Banner

Tahun 2012

Lukas 24:25

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!

Dalam ayat di atas kita membaca Yesus menegur keras dua orang muridNya yang sedang berjalan ke Emaus. Mereka sedang bercakap-cakap tentang Yesus yang sudah bangkit. Dan ternyata tanpa mereka sadari Yesus sudah berjalan bersama-sama dengan mereka.


Saya menjumpai banyak orang Kristen mengalami ketakutan. Padahal kita punya Raja di atas segala raja, yang setia menjaga kita setiap waktu. Namun masih banyak anak Tuhan yang takut. Padahal kalau kita belajar Alkitab, tidak ada alasan bagi kita untuk takut. Sebelum ke Medan, saya melayani di hutan pedalaman Kalimantan. Di sana tidak ada PLN. Untuk listrik orang menggunakan generator, tetapi waktunya sangat terbatas. Kalau listrik sudah padam orang-orang takut, sebab gelap sekali. Padahal sebenarnya kita tidak perlu takut lagi sebab kita punya Yesus.

Roma 4:16 - 5:1

Kita tentu mengetahui kisah Abraham, seorang yang mempunyai iman atau percaya yang luar biasa. Abraham adalah panutan bagi semua orang percaya. Tuhan memanggil Abraham keluar dari tanah Ur-Kasdim ke suatu tempat yang belum diketahui. Dan dalam umur 75 tahun, Tuhan menjanjikannya menjadi bapa bagi banyak bangsa. Tetapi baru umur 100 tahun Abraham mempunyai anak. Namun Alkitab mencatat bahwa Abraham begitu sabar menantikan janji Tuhan. Bahkan semakin lama dia menunggu semakin kuat imannya (ayat 21).

Lukas 18:31-34

Ayat-ayat ini adalah ucapan Yesus beberapa hari sebelum Ia disalib di Golgota. Yesus mengingatkan, semua nubuatan nabi-nabi tentang Dia akan digenapkan di Yerusalem. Tetapi murid-murid Yesus sama sekali tidak mengerti semuanya dan mereka tidak tahu apa yang dimaksudkan.

Segala sesuatu yang ditulis para nabi, yang dikatakan Yesus antara lain tentang nubuatan penderitaan dan kematian Yesus dalam Kitab Nabi Yesaya 53.

Yakobus 4:8

“Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!”

Kata mendekat atau menghampiri dalam ayat di atas berbicara tentang DOA. Istilah doa bukanlah hal yang asing bagi kita. Namun doa bukanlah hal yang biasa-biasa saja. Berdoa juga bukan karena kebutuhan tetapi doa adalah satu kebutuhan hidup. Doa merupakan fondasi hidup Kekristenan. Hari-hari ini Tuhan menggerakkan saya untuk menyampaikan pokok ini, dan saya sendiri didorong Tuhan untuk lebih banyak berdoa.

Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...