Banner

Matius 17:20

“Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, -- maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.”

Kalimat yang berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan sudah sering kita dengar dan itu sebuah kebenaran. Tetapi dalam ayat di atas dikatakan bahwa kalau kamu (manusia) punya iman sebesar biji sesawi saja maka takkan ada yang mustahil bagimu.  Biji sesawi sangat kecil sekali, tetapi Yesus berkata kalau kita punya iman sebesar biji yang kecil itu, maka tidak ada mustahil bagimu. Inilah kekuatan yang besar dari iman. Iman mampu menghasilkan perkara-perkara besar, perkara yang melebihi kemampuan manusia.

Tetapi iman yang bagaimana yang bisa mengerjakan sesuatu yang mustahil? Matius 13:32 “Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya." Benih sesawi yang kecil, kalau ditanam akan tumbuh, bertunas, berdaun, berdahan, berbunga dan berbuah. Benih yang kecil kalau ditanam memunculkan hal yang besar. Demikian juga dengan iman, supaya iman menghasilkan perkara besar, iman harus terus bertumbuh besar. Sama seperti orangtua pasti berbahagia apabila melihat anaknya mengalami pertumbuhan, tidak kerdil. Dan tidak ada orangtua yang mempercayakan hal-hal besar dan berharga apabila anak itu masih anak-anak. Tuhan juga tidak akan menyatakan hal-hal yang besar dan mulia kepada kita kalau iman kita tidak bertumbuh besar.

Dalam Matius 15:22-28 kita membaca tentang iman yang besar dari seorang perempuan Kanaan. Dari garis keturunan ia tidak layak menerima pertolongan Yesus. Tetapi karena wanita itu mempunya iman yang besar, ia menerima mujizat yaitu anaknya dilepaskan dari roh jahat. Setiap hari kita perlu mujizat, baik dalam keluarga, pekerjaan, bisnis, dll. Tetapi mujizat atau pertolongan Tuhan hanya bisa kita terima apabila kita punya iman.

Namun bukan sekedar iman tetapi iman yang terus bertumbuh, terus bergerak, pro-aktif dan iman yang disertai dengan perbuatan. Yakobus 2:14-26. Iman kita harus sesuai dengan perbuatan kita sehari-hari. Jangan dikatakan orang beriman tetapi tidak mau melakukan Firman Tuhan. Hidupnya jauh dari kehendak Tuhan. Surat Yakobus berkata bahwa iman tanpa perbuatan adalah kosong atau nol, tidak akan menghasilkan apa-apa.

Hidup Kristiani adalah oleh iman. Roma 1:17 “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." Firman Tuhan ini juga sudah ditulis dalam Habakuk 2:4. Orang Kristen tidak hidup karena uang, pangkat, jabatan, dlsb, tetapi dari iman kepada iman. Segala sesuatu dalam hidup ini harus berdasarkan iman. Di luar iman atau tanpa iman adalah dosa (Roma 14:23).

Kenapa iman perlu dalam kehidupan ini :  

1)    Mohon berkat, kesembuhan, pemulihan, kesejahteraan, kebahagiaan, dll. Dalam doa kita memohon kepada Tuhan akan segala sesuatu yang kita perlukan. Tetapi berdoa harus dengan iman. Yakobus 5:16 “.... Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Berdoa, kita bisa menangis, berteriak, bahkan mungkin diam saja, tetapi doa kita harus dengan iman. Sebuah doa akan menjadi percuma kalau tidak dengan iman.

Jadi kegunaan iman di sini adalah untuk mencapai berkat-berkat Allah yang kita perlukan setiap hari.

2)    Perisai memadamkan panah api dari Iblis. Efesus 6:16 “dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat.”  Ini bagian kekristenan yang seringkali kita tidak ingini yaitu bahwa kehidupan Kristen adalah kehidupan dalam peperangan rohani. Sebagai orang Kristen kita punya Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kita punya Roh Kudus sebagai Penolong, tetapi jangan lupa bahwa kita juga punya musuh, yaitu Iblis. Dengan berbagai macam taktik dan strategi Iblis berusaha menjatuhkan anak-anak Tuhan. Iblis bisa menyerang kita melalui percobaan, pergumulan, masalah, penyakit, kesulitan hidup, dll. Tetapi Paulus berkata bahwa kita bisa bertahan kalau kita punya senjata, yaitu perisai iman. Iman dapat menangkis semua panah api dari si jahat. Biasanya bentuk perisai itu besar, sehingga mampu menutupi dan melindungi alat-alat vital mulai dari dada sampai kaki. Jadi bayangkan kalau perisai itu kecil, hanya bisa melindungi sebagian kecil dari tubuh. Iman kita juga harus besar sehingga mampu melindungi seluruh hidup kita dari semua serangan si jahat. Karena itu istri-istri doakan para suami dalam bekerja supaya imannya besar sehingga terhindar dari godaan Iblis.

Dalam Efesus 5:17 “dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah”. Kita bisa serang balik Iblis dengan pedang Roh yaitu Firman Tuhan. Lawan semua tipuan dan serangan Iblis dengan Firman Tuhan.

Ada tiga sumber iman :

a)    Firman Allah. Roma 10:17. Itu sebabnya kita perlu beribadah dan mendengar Firman Tuhan, sebab Firman Tuhan adalah sumber iman. Iman datang dari pendengaran akan Firman Kristus.

b)    Anugerah Tuhan. Roma 12:3. Iman yang kita miliki adalah anugerah / pemberian Tuhan. Dan Tuhan punya ukuran tersendiri dalam memberikan iman. Masing-masing mendapat iman dengan ukuran yang berbeda-beda. Namun kalau kita merasa bahwa iman kita kecil atau kurang, kita bisa minta (doa) supaya Tuhan tambahkan (Lukas 17:5). Sebab semua pemberian yang baik datangnya dari Bapa. Yakobus 1:17

c)     Karunia Roh Kudus. I Korintus 12:9. Saya pernah menghadiri sebuah KKR. Waktu itu saya duduk di pentas. Saya melihat ada seorang buta maju ke depan. Orang itu sama sekali tidak ada biji (bola) matanya. Tetapi hamba Tuhan yang melayani KKR itu berkata : hai biji mata datanglah dan normalkan mata orang ini. Lalu orang buta itu jatuh. Setelah bangun, biji mata orang itu sudah ada dan bisa melihat normal. Inilah namanya karunia iman. Ia kembalikan biji mata dengan iman. Dan saya percaya, Roh Kudus akan bekerja bagi kita semua, baik orang muda maupun orangtua, akan mendapat karunia-karunia dari Roh Kudus.

2 Tesalonika 1:3 “Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara. Dan memang patutlah demikian, karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di antara kamu.” Biarlah iman kita terus bertambah besar.  Tambah dan tingkatkan iman kita di tahun 2012 ini. Tuhan Yesus memberkati

 

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 15 Januari 2012 (Ibadah ke-2)

 

BACA JUGA INI :
Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...