I Tesalonika 3:1-10
Rasul Paulus kuatir jemaat Tesalonika goyang imannya karena banyak kesusahan yang dialami mereka. Paulus mengirim Timotius untuk menguatkan iman dan menasehati jemaat Tesalonika.
Selama kita di dalam dunia kesusahan-kesusahan itu selalu ada dan jenisnya 1001 macam. Namun saat ini saya batasi dalam 9 hal yang sering kita alami dalam hidup sehari-hari, yaitu :
I Tesalonika 3:2-3. Timotius pulang dari Tesalonika dengan membawa kabar gembira. Jemaat ini ternyata kuat. Keadaan jemaat Tesalonika mungkin terjadi pada kita :
1. Kesusahan-kesusahan. Mazmur 34:30. Kalau kesusahan datang Mazmur ini menjamin kelepasan. Mazmur 34:20 "Kemalangan (affiction) orang benar itu banyak" tidak ada habis-habisnya tetapi kita bersyukur karena Tuhan melepaskan kita dari semuanya. Mazmur 34:22. Kemalangan akan mematikan orang fasik. Belum sekarang, nanti mereka akan mengalami kematian kekal.
Apabila kesusahan (I Tesalonika 3:3 "affictions"), kesesakan ("troubles" Mazmur 34:18), dan penderitaan ("suffering" Yakobus 5:13) datang, orang benar harus berseru-seru, berdoa kepada Tuhan. Tuhan pasti melepaskan kita. Mazmur 46:2.
2. Goyang iman. Mazmur 55:23. Tuhan tidak membiarkan orang benar goyah.
3. Penggoda (Iblis) mencobai. Kejadian 4:7. Iblis memperalat dosa untuk menggoda. Kita harus menguasainya. (Kejadian 4:7). Dosa itu tempatnya Iblis, dia menggoda Kain. Tetapi kita harus lawan Iblis (I Petrus 5:9 ; Yakobus 4:7) maka Iblis akan lari.
4. Kabar gembira = Iman, Kasih. I Tesalonika 3:3. Jemaat di Tesalonika mengalami banyak kesusahan tetapi imannya tidak goyah. Di saat kita mengalami banyak kesusahan di saat itulah iman kita diuji. Dan Jemaat Tesalonika iman dan kasihnya konsisten.
5. Teguh berdiri I Korintus 15:58. Ingat nasihat kepada Jemaat Korintus.
6. Siang malam berdoa. Yakobus 5:13. Berdoa itu adalah pilihan kita. Paulus seorang rasul yang hebat tapi selalu berdoa. Doakanlah selalu jemaat Tuhan.
7. Pertemuan : Kita harus selalu ada kerinduan kepada pertemuan.
Pertemuan dengan sesama orang percaya (pertemuan ibadah) untuk menambah iman. Ibrani 10:24-25; I Tesalonika 3:10.
8. Bersyukur dan bersukacita. I Tesalonika 5:16-18; I Tesalonika 5:9
Kita harus senantiasa bersukacita, berdoa tanpa berkeputusan dan mengucap syukur dalam segala hal, termasuk pada saat kita menghadapi kesusahan, kemalangan, dan kesesakan.
| BACA JUGA INI : |