Banner

MAZMUR 107:1-2 dan seterusnya

Dalam ayat ini pemazmur mengajak orang-orang tebusan Tuhan berkata bersyukur kepada Tuhan karena kemurahan Tuhan, untuk kasih setia Tuhan.

Syukuran sulit dilakukan oleh mereka yang belum ditebus oleh Tuhan. Kalau sekedar menyanyi, semua orang pasti bisa. Tetapi untuk bersyukur dari hati yang dalam untuk kasih setia Tuhan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang ditebus. Ditebus artinya dibeli. Sama seperti seorang budak belian dibeli oleh tuannya. Dahulu, sebelum ditebus Tuhan, manusia tergadai kepada dosa, kepada Iblis, kepada kematian. Tetapi kemudian Tuhan Yesus menebus kita, ditebus bukan dengan perak atau emas tetapi dengan darah yang sangat mahal, dengan darah Yesus, yang lebih mahal dari logam-logam mulia. (I Petrus 1:18).

Hanya orang-orang yang ditebus oleh Tuhan yang dapat menaikkan syukuran kepada Tuhan. Kita ditebus dari kuasa yang menyesatkan, dari kekuatan yang menindas. Iblis selalu menindas, menjajah. Kita dijajah oleh sakit penyakit, dijajah karena mencari uang, ditindas oleh kecanduan. Ada juga orang-orang yang disesakkan karena sulit kehidupan ekonomi, disesakkan oleh kehidupan rumah tangga yang tidak bisa bahagia dan tidak rukun. Dan akar dari segala persoalan di dunia ini adalah dosa. Dosa yang merajalela menyesakkan hidup manusia. Tetapi puji Tuhan, untuk itulah kita ditebus. Kita ditebus oleh Tuhan supaya kita jangan dijajah, jangan ditindas oleh perkara-perkara dunia ini. Karena itu kita bersyukur kepada Tuhan. Anak-anak Tuhan harus bersyukur kepada Tuhan karena kita ditarik dari lumpur dosa.

Ayat 3, 'yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan'

Dari empat penjuru mata angin, timur, barat, utara dan selatan orang-orang yang ditebus dikumpulkan oleh Tuhan.

Bulan April yang lalu saya menghadiri Peringatan 100 tahun Azusa Street Revival di kota Los Angeles, Amerika Serikat. Ada 33 ribu orang dari 144 negara, yang hadir. Mereka juga adalah orang-orang yang ditebus dan yang sudah penuh Roh Kudus dikumpulkan dari berbagai penjuru dunia.

Dua minggu yang lalu dalam rangka Perayaaan 85 tahun GPdI di Lapangan Bola Samura, Kabanjahe, hadir kurang lebih 20 ribu orang yang datang dari berbagai pelosok Tanah Karo dan dari beberapa kabupaten di provinsi Sumatera Utara dan NAD. Dalam perayaan itu, kita berada dalam satu perkumpulan raya dari orang-orang tebusan Tuhan di Sumut-NAD.

Hari Jumat dan Sabtu tgl. 29,30 September 2006 yl di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Tuhan kumpulkan gereja-gereja aliran Pentakosta dari kurang lebih dari 70 sinode. Tuhan kumpulkan kita sekitar 70 ribu anak-anak Tuhan dari berbagai macam organisasi gereja.

Saya juga percaya kalau Saudara datang beribadah di gereja bukan karena undangan Gembala, tetapi Tuhan yang mengumpulkan kita sebagai anak-anak tebusan kepada satu himpunan ibadah bersama.

Di Indonesia terdapat kurang lebih 700 bahasa, 500 suku, 17 ribu pulau. Di seluruh dunia diperkirakan ada 240 bangsa, 16.000 suku/kaum. Tuhan sanggup mengumpulkan kita semua di sorga nanti, dari segala suku, kaum, bahasa dan bangsa. Tetapi juga sekarang di dunia, kita bisa rasakan perkumpulan orang-orang tebusan Tuhan, yang bersyukur dengan gegap gempita.

Oleh sebab itu jangan sampai kita tidak termasuk dalam perkumpulan-perkumpulan raya itu.

Apa manfaatnya kita di dalam tebusan Yesus Kristus ?

Ayat 19, “Maka berseru-serulah mereka kepada Tuhan dalam kesesakan mereka, dan diselamatkanNya mereka dari kecemasan mereka”.

Dahulu orang-orang Pantekosta selalu diejek karena berdoa dengan keras-keras. Tetapi sekarang dimana-mana orang mulai berdoa dengan suara keras. Puji Tuhan. Jangan malu, jangan gengsi atau sungkan untuk berseru-seru kepada Tuhan, memanggil nama Tuhan. Karena pada waktu kita berseru-seru kepadaNya, Dia akan menyelamatkan kita. Seringkali Tuhan izinkan harus mengalami satu kecemasan supaya kita berseru-seru kepada Tuhan dan Tuhan selamatkan.

Ayat 20, “disampaikan-Nya firmanNya dan disembuhkanNya mereka, diluputkanNya mereka dari liang kubur”.

Kita berterimakasih untuk kemajuan ilmu kedokteran pada tahun-tahun terakhir ini, tetapi kita melihat orang-orang sakit tidak pernah berkurang. Obat-obat makin mujarab tetapi orang-orang sakit makin bertambah-tambah dan jenis-jenis penyakit juga bertambah-tambah. Jadi kalau Anda sekarang sehat, itu anugerah Tuhan. Tetapi kalaupun Saudara sakit, Tuhan berikan Firman-Nya, dan Firman yang kita imani akan menyembuhkan Anda. Tuhan memiliki banyak cara untuk menyembuhkan. Tetapi kuncinya kita harus percaya kepada Firman Tuhan.

Ayat 35, “DibuatNya padang gurun menjadi kolam air, dan tanah kering menjadi pancaran-pancaran air”.

Bentuk kehidupan kering itu, banyak sekali. Rohani kita bisa kering, damai sejahtera bisa kering, kerukunan di keluarga bisa kering, kantong kita bisa kering, seperti padang gurun. Tetapi padang gurun bisa Tuhan ubahkan menjadi kolam air.
Ayat 33, “DibuatNya sungai-sungai menjadi padang gurun, dan pancaran-pancaran air menjadi tanah gersang”.

Ada keluarga yang sebelumnya diberkati, anak-anak pintar, hubungan suami istri bahagia, tetapi tiba-tiba berubah menjadi padang gurun. Banyak orang Kristen waktu sudah diberkati lupa Tuhan. Jangankan untuk hadir di Ibadah jemsel atau ibadah doa, ibadah raya minggu pun susah. Pemazmur berkata, bisa jadi yang tadinya kolam air berubah menjadi padang gurun.

Ayat 31, “Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kasih setiaNya, karena perbuatan-perbuatanNya yang ajaib terhadap anak-anak manusia”.

Ayat 43, “Siapa yang mempunyai hikmat? Biarlah ia berpegang pada semuanya ini, dan memperhatikan segala kemurahan Tuhan.”

Perhatikan segala kemurahan Tuhan pada hidup Anda. Tuhan sudah selamatkan, Tuhan sudah jadikan Saudara menjadi anak-anak Tuhan, Tuhan berikan nafas setiap hari, Tuhan berikan kesehatan, Tuhan berikan keluarga yang bahagia, Tuhan berikan pekerjaan. Sepanjang hidup kita kemurahan Tuhan itu luar biasa.
Sebab itu bagi orang-orang yang ditebus Tuhan jangan lupa bersyukur untuk kasih setia Tuhan, dan tetap ada dalam perkumpulan raya, karena dalam kumpulan orang-orang tebusan Tuhan ada Firman yang menyelamatkan, ada Firman yang menyembuhkan, ada firman yang mengubah kita dari padang gurun menjadi kolam air. Tuhan memberkati!

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...