Banner

Matius 13:24-30

Yesus seringkali mengajar dalam bentuk perumpamaan-perumpamaan yang dipetik dari kehidupan alamiah sehari-hari. Dalam perikop di atas Yesus menguraikan perumpamaan tentang gandum (padi) dan lalang.

Setelah Yesus meninggalkan orang banyak, murid-murid bertanya tentang arti dari perumpamaan itu. Matius 13:36-43. Gandum adalah gambaran anak-anak Tuhan, atau orang-orang percaya. Lalang adalah anak-anak Iblis. Musuh adalah Iblis. Sedangkan ladang adalah dunia. Benih itu adalah Firman Tuhan dari Anak Manusia, Anak Allah. Tuhan Yesus adalah 100% Allah tetapi juga 100% manusia. Karena itu Tuhan Yesus mempunyai gelar sebagai Anak Allah sekaligus sebagai Anak Manusia. Yesus menaburkan benih-benih Firman Tuhan, dan benih itu tumbuh di ladang (dunia), termasuk di dunia Indonesia, dunia Sumatera Utara. Di ladang (dunia) inilah Firman Tuhan ditaburkan. Karena itu selagi hidup di dunia, kita musti baca dan dengar Firman Tuhan.

Nah, waktu benih Firman Tuhan ditaburkan, benih itu tumbuh. Tetapi pada waktu malam Iblis dengan kelicikannya menaburkan lalang di antara gandum itu. Orang tidak tahu samasekali. Gandum dan lalang sama-sama tumbuh, sama-sama keluar tangkainya, daunnya sama-sama hijau. Tidak ada bedanya, tidak ketahuan mana gandum mana lalang. Tetapi perbedaan mulai kelihatan apabila :

1.     Gandum mulai berbulir (berbuah-buah) sedangkan lalang tidak.

2.     Makin banyak bulirnya, makin merunduk tumbuhannya, sedangkan lalang terus menonjol ke atas.

Itu sebabnya kita perlu waspada. Gandum dan lalang itu sama-sama orang Kristen, sama-sama masuk gereja, sama-sama berdoa. Lalang itu berada di antara gandum.
Matius 7:16,20,21. Di akhir zaman akan banyak orang percaya kepada Yesus tetapi tidak semua yang masuk dalam sorga. Jadi dimungkinkan ada orang-orang Kristen yang kelihatannya setia, kelihatannya penuh Roh Kudus. Tetapi Tuhan berkata 'Aku tidak kenal kamu'. Lalang dan gandum hampir-hampir tidak bisa dibedakan. Tetapi kita bisa mengenal mereka dari buahnya. Buah itu bicara daripada karakter Kristiani (Galatia 5:22-23). Tetapi buah juga bicara dari jiwa-jiwa yang dimenangkan untuk Kristus. Lalang tidak ada buah tetapi menonjol ke atas. Ada banyak orang Kristen yang demikian, sulit berkorban, susah aktif beribadah tetapi banyak kritik.
Matius 13:41. Ciri khas lalang itu adalah menyesatkan. Kelihatannya benar tetapi sebenarnya menyesatkan. Lalang itu juga disebut pelaku kejahatan karena sumbernya adalah Iblis. (Matius 7:23).

Tetapi orang-orang benar bercahaya seperti matahari dan bintang-bintang. Matius 13:43, Daniel 12:3. Pada akhir zaman orang benar akan bersinar lebih dari sekarang.

Matius 13:23,24. Penting sekali dengar Firman Tuhan dan mengerti. Karena mendengar dan mengerti Firman adalah pangkal melaksanakan Firman Tuhan. Kalau mau berbuah-buah harus melaksanakan Firman Tuhan. Belajar melaksanakan satu Firman Tuhan dulu, nanti langkah berikutnya akan Tuhan tolong. Orang yang mendengar dan mengerti Firman serta akan berbuah-buah 30 kali lipat, 60 kali lipat, 100 kali lipat. Saya berharap semua jemaat GPdI Maranatha menjadi orang Kristen yang berbuah-buah. Sebab nanti ada pemisahan antara gandum dan lalang. I Petrus 4:17. Sebelum Yesus datang kembali terjadi pemisahan atau penyaringan dalam gereja Tuhan. Diizinkan mengalami berbagai percobaan sebagai ujian (testing - Inggris) terhadap iman kita. Kemudian pada waktu Yesus datang kembali akan terjadi pemisahan total antara gandum dan lalang.

I Tesalonikha 4:13-18. Orang mati dalam Kristus akan dibangkitkan. Rohnya yang di sorga akan bergabung kembali dengan tubuh yang baru menyongsong Tuhan Yesus di awan-awan. Yang masih hidup yakni gereja yang sempurna yang berbuah 100 kali lipat, akan diubahkan kemudian terangkat ke awan-awan. Yesus datang dari sorga, dan terjadilah pertemuan di udara.

Saya berdoa supaya semua jemaat GPdI Maranatha menjadi orang-orang Kristen yang berkualitas gandum. Kalaupun seandainya ada di antara kita yang rupanya lalang, saya percaya bahwa ada kuasa transformasi di tangan Tuhan. Tuhan berkuasa mengubah lalang menjadi gandum sebelum Tuhan datang kembali. Puji Tuhan!
BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...