Dalam Mazmur 23 saya mendapatkan paling sedikit ada 12 kebenaran berkat yang luar biasa bagi anak Tuhan. Tetapi dalam kesempatan ini saya hanya akan menyampaikan 2 hal saja.
1. TUHAN ADALAH GEMBALAKU TAK AKAN KEKURANGAN AKU ( ayat 1)
Dalam mazmurnya ini Daud dengan iman berkata kalau Tuhan menjadi Gembala kita tak akan kekurangan. Sebagai manusia kita sering mengalami kekurangan ; kekurangan uang, kurang cerdas, kurang punya akal budi, kurang bisa bergaul, kurang sehat, dlsb. Dalam Filipi 4:12 rasul Paulus mengaku bahwa dirinya juga pernah mengalami kekurangan. Jadi kalau anda pernah mengalami kekurangan-kekurangan itu lumrah, apalagi soal ekonomi.
Mazmur pasal 23 yang terdiri dari enam ayat ini sangat populer di kalangan Kristiani. Bahkan banyak orang yang bisa menghafalkannya. Tetapi sangat sedikit orang mengalami kebenaran Firman Tuhan ini. Dalam Mazmur ini dijelaskan bahwa kalau kita menjadi domba-domba Tuhan maka kita tidak akan kekurangan. Karena itu Paulus berkata dalam Filipi 4:13 berkata : “Segala perkara (all things) dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku”. Berarti walaupun ada kekurangan Paulus bisa menanggungnya dan selalu ada solusi. Orang Kristen yang percaya Yesus sebagai Gembala, tidak panik bila terjadi kekurangan. Karena itu kepada bangsa Israel melalui Musa dan Yosua Tuhan berfirman bahwa Aku sekali-kali tidak akan membiarkan kamu, tidak akan meninggalkan kamu. Dalam Yohanes 10:11 lebih ditekankan lagi “Akulah gembala yang baik, gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya”. Bila kita adalah domba-dombaNya, Ia menjamin.
Dalam Yakobus 1:4 Yakobus berharap supaya jemaat menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun, baik dalam soal jasmani terlebih dalam soal rohani. Selanjutnya dalam ayat 5 Yakobus menulis : “Tetapi apabila di antara kamuada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, - yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit -, maka hal itu akan diberikan kepadanya”. Seringkali kita berkata bahwa berkat yang istimewa itu adalah kalau kita cukup semua ; uang cukup, beras cukup, rumah sudah ada, pakaian cukup, dlsb. Seringkali kita hubungkan tidak berkekurangan itu hanya soal ekonomi. Tetapi Alkitab berkata kalau ada di antara kamu yang kekurangan hikmat biarlah ia minta kepada Tuhan. Kenapa disebut kekurangan hikmat, kenapa bukan kekurangan uang ? Dalam hidup ini hikmat penting sekali. Perlu hikmat dalam hubungan suami istri, perlu hikmat dalam mendidik anak-anak, perlu hikmat dalam mengelola keuangan, dlsb. Orang yang kekurangan hikmat perlu meminta kepada Tuhan.
2. PIALAKU PENUH MELIMPAH (ayat 5).
Piala itu adalah cangkir atau gelas. Piala biasanya dipakai untuk jamuan istimewa. Piala itu berisi anggur. Dan anggur selalu berbicara tentang sukacita. Jadi kalau Daud berkata “pialaku penuh melimpah” artinya sukacita yang melimpah. Situasi ekonomi mungkin lagi susah, tetapi pialaku penuh melimpah. Hal ini juga berbicara Roh Kudus karena dalam Roma 14:17 dijelaskan bahwa Kerajaan Allah bukan soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Mungkin secara ekonomi hidup pas-pasan saja tetapi ada damai sejahtera. Atau mungkin ada kekurangan sana-sini tetapi ada sukacita. Saya berdoa dan berharap supaya jemaat ini penuh dengan Roh Kudus sehingga sukacita kita meluap-luap.
Pialaku penuh melimpah berarti mempunyai kelebihan berkat-berkat. Yohanes 10:11 berkata bahwa Iblis datang untuk membawa kebinasaan tetapi Yesus datang membawa hidup dan hidup itu berkelimpahan.
Ada dua cara untuk menerima berkat :
1. Harus berdoa. Untuk menerima berkat damai sejahtera, sukacita, kesehatan, kegembiraan, kerukunan, berkat urapan Roh Kudus, untuk berkat-berkat lainnya kita musti berdoa. Berkelimpahan bisa kita alami kalau doa kita ditingkatkan. Untuk semua berkat jasamani dan rohani harus berdoa, minimal satu jam berdoa sehari perlu lebih banyak berkat tambah jam-jam berdoa dan menyembah.
2. Memiliki iman. Doa perlu iman. Iman kita peroleh dari mendengar Firman Tuhan. Setiap hari baca Firman, minimal 2 atau 3 fatsal.
Kunci dari semua ini, jikalau TUHAN ADALAH GEMBALAKU, posisi Daud adalah sebagai domba. Domba selalu menurut, patuh, taat. Berapa kali anda mendengar dan menerima Firman tetapi tidak dilakukan, tidak taat. Jadilah domba yang selalu mentaati Firman Tuhan. Iblis selalu membuat roh kita berontak kepada Firman Tuhan tetapi kiranya Roh Kudus menolong kita memiliki roh ketaatan, kepatuhan, sehingga kita semua bisa mendapat berkat dan berkat rohani jasmani yang lebih banyak, untuk memberkati pekerjaanNya, dan memberkati orang-orang lain. Haleluyah.
| BACA JUGA INI : |