Banner

Efesus 3:18-20

      Ayat di atas menguraikan doa rasul Paulus untuk jemaat di Efesus. Satu doa yang dipanjatkan kepada Tuhan supaya jemaat Efesus dapat memahami betapa lebarnya, panjangnya, tingginya dan dalamnya kasih Kristus. Pikiran/otak manusia itu memang luar biasa. Tetapi untuk mencapai keluasan kuasa Tuhan tetap terbatas. Malah pikiran kita, otak kita, logika kita, sering membatasi karya Tuhan yang tidak terbatas.

      Ayat 20 berbunyi "Bagi Dialah yang melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita". Artinya Tuhan sanggup melakukan lebih banyak dari apa yang kita doakan dan apa yang kita pikirkan. Semua orang mempunyai cita-cita maupun angan-angan, tetapi Allah sanggup mengerjakan sesuatu lebih dari apa yang kita impikan dalam benak kita. Kita harus dapat memikirkan suatu karya besar terjadi. Sangat disayangkan banyak orang mengimpikan sesuatu yang besar dan luar biasa tetapi gagal mencapainya karena ia tidak dapat mengangkat pikirannya dalam jangkauan kuasa Tuhan dapat melakukan jauh lebih besar daripada yang kita pikirkan.

      Yesaya 54:2. Lapangkan tempat kemahmu artinya visi kita, pandangan kita, iman kita, sikap kita, harus selalu ditingkatkan, diperluas. Banyak orang Kristen taraf hidupnya biasa-biasa saja karena sering membatasi pikirannya pada jangkauan yang sangat sempit.

      Pesan Tuhan adalah lapangkan tempat kemahmu. Kita tidak boleh puas dengan apa yang telah kita capai, baik rohani maupun jasmani. Tuhan bisa mengubahkan keadaan kita kalau pikiran kita meningkat tentang betapa luasnya kuasa Tuhan dapat berkarya.

      Banyak juga orang yang percaya tentang nasib sial, malang, atau jadi orang tak berhasil. Tetapi Alkitab memberitahukan bahwa Tuhan tidak pernah merancangkan sesuatu yang buruk, yang celaka, yang sial bagi kita, melainkan damai sejahtera. Yeremia 29:5,7,11,12. Oleh sebab itu responilah rancangan Tuhan untuk masa depan kita dengan pikiran yang luas, iman yang besar dan doa. Jangan sekali-kali tersudut atau terperangkap bahwa kita tidak akan mampu mencapai suatu cita-cita yang luhur.

      II Petrus 3:18. Orang percaya harus bertumbuh dalam kasih karunia (pemberian Tuhan). Caranya kita harus menerobos segala kestatisan hidup sekarang ini dengan berdoa, membuka pikiran, iman dan kerja keras.

      Bertumbuh berarti menembus suatu taraf statis. Kita harus mematahkan penghalang-penghalang yang merintangi pertumbuhan dalam kasih karunia. Tuhan berkuasa melakukan jauh lebih banyak dari keterbatasan kata-kata doa dan pikiran kita. Tuhan memberkati.

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...