Kisah Para Rasul 5:17-21
Pada perikop di atas dijelaskan tentang kebangunan rohani besar yang terjadi pada pelayanan rasul-rasul di zaman gereja mula-mula. Banyak orang sakit menerima kesembuhan dari Tuhan. Orang-orang sakit yang diletakkan di jalan-jalan dan sembuh ketika terkena bayangan rasul-rasul. Begitu dahsyatnya Roh Tuhan bekerja. Tetapi pada ayat-ayat di atas kita membaca bahwa rasul-rasul dimasukkan dalam penjara. Sepintas kita bertanya : Kenapa Tuhan mengijinkan rasul-rasul masuk penjara. Mengapa hal seperti ini dialami orang Kristen. Di satu pihak mengalami jamahan Tuhan, tetapi di lain pihak mengalami cobaan yang berat. Namun justru di dalam penjara Tuhan nyata kuasanya yang lebih besar lagi. Pada waktu malam malaikat Tuhan meloloskan rasul-rasul dari penjara. Pintu penjara yang terkunci bisa terbuka oleh kuasa Tuhan. Seringkali Tuhan mengijinkan kita mengalami satu ujian berat dengan tujuan agar Tuhan menyatakan kuasaNya yang besar. Pada waktu keluar dari penjara malaikat berpesan kepada rasul bunyinya: "...beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak". Ada orang ketika menang dari cobaan, lupa menyaksikan kuasa Tuhan kepada orang lain.
Kisah Para Rasul 8:1b-3. Kali ini bukan hanya rasul-rasul yang masuk penjara, tetapi juga anak-anak Tuhan. Bahkan Stefanus salah seorang diaken jemaat dilempari dengan batu sampai mati syahid. Kisah Para Rasul 12:5-10. Petrus, rasul terkenal itu, juga dimasukkan ke dalam penjara. Petrus sekali berkhotbah ribuan orang bertobat. Tetapi kemudian Petrus dibelenggu, dikurung dalam sel besi dengan kawalan super ketat. Dalam penindasan itu Petrus tidak pernah mengeluh kepada Tuhan. Malah diborgol tangan dan kaki, Petrus tidur nyenyak. Pada tengah malam malaikat Tuhan membawa dia keluar dari penjara. Semua belenggu dan terali serta pintu besi terbuka lebar oleh kuasa Tuhan.
Banyak peneliti Alkitab berkata bahwa Paulus adalah rasul terbesar. Pelayanannya begitu hebat. Sapu tangannya saja bisa menyembuhkan orang. Tetapi dalam II Korintus 11:23-28 Paulus bersaksi tentang banyaknya pengalaman penderitaan yang dialaminya dalam pelayanan. Tetapi dia tidak mengeluh. Paulus dicambuk dan dipenjara berkali-kali, sering karam kapal dan terapung di tengah laut. Kelaparan, kedinginan, tidak ada pakaian, dirampok, dilempar batu, dan banyak tekanan lainnya.
Tekanan atau penderitaan anak-anak Tuhan bukan hanya terjadi di zaman Perjanjian Baru tetapi juga pada zaman Perjanjian Lama. Bd. Ibrani 11:32-38. Ada orang dilempari, dibunuh dengan pedang, digergaji, menderita kekurangan. Keadaan mereka begitu menderita tetapi imannya tidak goyah.
Kalau ada orang Kristen menderita, ditimpa oleh satu bencana, ditimpa cobaan yang dahsyat, itu bisa terjadi sebab Kristus juga telah menderita. I Petrus 2:19-21. Kalau kita mau melihat kuasa Tuhan yang ajaib harus ada harganya, diantaranya tekanan, aniaya dan penderitaan. I Petrus 4:12-17. Firman Tuhan mengatakan bahwa ada waktunya Tuhan ijinkan orang Kristen ditindas, dianiaya, tetapi di atas itu semua, Tuhan selalu sediakan jalan keluar. Jadi manakala kita menghadapi masalah, jangan langsung menyerah. Bahkan selalu bersyukur dan ingat bahwa Tuhan selalu menyertai kita, dan pada akhirnya ada solusi dan kemenangan.
Ibrani 13:5-6. Allah telah berfirman : "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau!" Sebab itu dengan yakin kita berkata : "Tuhan adalah penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" Banyak orang yang lebih menderita daripada kita tetapi mereka bertahan dalam Tuhan Yesus, tidak goyah imannya karena mereka tahu Tuhan adalah penolongnya. Ingat ada berkat-berkat! Tetapi juga ada tekanan-tekanan.
"Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku" (Filipi 4:13). Tuhan Yesus memberkati!| BACA JUGA INI : |