Yakobus 1:21-25
Mendengar Firman itu perlu usaha yang serius, karena justru waktu mendengar Firman pikiran kita bisa menerawang ke mana-mana. Mendengar Firman berarti mendapat berkat. Wahyu 1:3. Karena pendengaran akan Firman menghasilkan iman untuk menerima berkat-berkat. Roma 10:17. Menerima Firman Tuhan harus bersikap lemah lembut (ayat 21). Terhadap Firman kita tidak boleh bersikap menentang atau kritis. Sikap yang oposan terhadap firman membuat hati kita keras yang berakibat Firman tidak berkuasa memberkati hidup kita. Mungkin ada pengkhotbah yang cara penyampaian Firman kurang menarik, tata bahasanya kurang sistematis, tetapi kalau hati kita lembut menerimanya maka Firman yang disampaikannya itu akan berkuasa. Hati yang lemah lembut adalah hati yang dikuduskan, hati yang siap meninggalkan semua kekotoran dan kejahatan.
Firman yang diterima dengan lemah lembut akan tertanam di dalam hati. Firman yang tertanam akan bertumbuh dan menghasilkan buah-buah yaitu berkat. Firman tidak akan tertanam di tanah hati yang keras, tanah yang berbatu-batu atau di tanah yang penuh semak duri (Mat 13:1-23). Firman yang tertanam di dalam hati, berkuasa menyelamatkan jiwa. Dokter hanya bisa menyelamatkan tubuh, tetapi dokter manapun tidak dapat menyelamatkan jiwa. Hanya Firman Tuhan yang berkuasa menyelamatkan jiwa/roh manusia.
Ayat 22-24. Firman yang diterima dan dilakukan berkuasa untuk membuat segala pekerjaan yang kita lakukan diberkati. Mendengar Firman, membaca Firman dan mencatat Firman merupakan satu perbuatan yang baik sekali. Tetapi seringkali kita berhasil mendengar Firman namun gagal untuk melakukannya. Tuntutan Alkitab untuk diberkati dalam segala apa yang kita kerjakan adalah : melakukan Firman Tuhan! Melakukan Firman adalah sesuatu yang harus kita gumuli terus menerus.
Ayat 25 Firman yang sungguh-sungguh dilakukan memberi kebahagiaan. Firman kebenaran artinya semua yang ada di Firman benar. Efesus 1:13. Sumber semua berkat-berkat adalah dari mendengar Firman kebenaran. Yohanes 8:31,32. Firman berkuasa memerdekakan. Kita bersyukur negara kita Indonesia telah merdeka dari penjajahan bangsa lain. Secara politik kita memang tidak dikuasai negara lain lagi tetapi pada kenyataannya masih banyak yang belum merdeka. Misalnya belum merdeka dari kemiskinan, belum merdeka dari ketakutan. Ketakutan atau kekuatiran seringkali membuat iman kita jatuh. Satu-satunya unsur yang sanggup memerdekakan kita dari ketakukan adalah Firman kebenaran. Karena itu Firman harus di dengar dengan sungguh-sungguh serta dituruti.
Filipi 2:16 - Firman kehidupan, memampukan kita bertahan sampai kepada kedatangan Yesus yang kedua kali. Musa menulis : "...bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan Tuhan". Ulangan 8:3. Anda tidak bisa hidup karena makanan sehari-hari saja, tetapi dari Firman yang berkuasa memberikan kebutuhan kehidupan kita. Firman berkuasa memberikan kehidupan kekal bagi roh, jiwa dan tubuh. Berkat kehidupan yang komplet.
Oleh sebab itu hargailah, hormatilah, dan lakukanlah Firman Tuhan. Jika kita menerima Firman dengan hati yang lemah lembut, tertanam di hati kita maka Firman itu berkuasa menyelamatkan jiwa, memberkati segala apa yang kita perbuat, serta memerdekakan kita dari segala bentuk penjajahan iblis dan dosa. Tuhan memberkati!
| BACA JUGA INI : |