FILIPI 4:4
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! sekali lagi kukatakan : Bersukacitalah!
Dalam suratannya ini Rasul Paulus menasihatkan rekan-rekan sekerjanya dan anak-anak Tuhan untuk senantiasa bersukacita dalam Tuhan. Sukacita dalam Tuhan sangat dibutuhkan anak Tuhan.
Pada kesempatan ini saya akan utarakan tiga sukacita:
Sukacita dalam beribadah. Mazmur 100:2 'Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai'.
Hari-hari ini banyak orang beribadah tetapi ibadahnya tidak sungguh-sungguh. Itu sebabnya firman Tuhan berkata bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya padahal hatinya jauh daripada-Ku. Banyak orang yang beribadah seperti orang munafik. Bd. Matius 23:27. Kelihatannya beribadah tetapi bukan ibadah yang benar.
Ibrani 12:28¦marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya.. Orang yang beribadah dengan cara yang berkenan kepada Allah pasti diberkati Tuhan.
Alkitab berkata dalam I Timotius 3:16 ; 6:6 bahwa agunglah rahasia ibadah kita. Ibadah itu memberikan keuntungan besar bagi kita. Dan Tuhan berjanji bahwa ada perbedaan antara orang yang beribadah dengan orang yang tidak beribadah. Maleakhi 3:18. Keluaran 23;25-26 ¦Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu. Tidak akan ada di negerimu perempuan yang keguguran atau mandul. Aku akan menggenapkan tahun umurmu. Bd. Ulangan 28:1-6.
Ciri orang yang beribadah dengan sungguh sungguh adalah diberkati dan senantiasa mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Yeremia 17:7-8.
Tahun 2007 adalah tahun berkat bagi anak-anak Tuhan sebab Tuhan kita adalah Tuhan yang kaya raya. Dia rela miskin supaya kita menjadi kaya. Bd. Yohanes 10:10. Kuncinya adalah kita harus beribadah dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan.
Sukacita dalam berdoa. Filipi 1:4 Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita. Doa dibutuhkkan oleh setiap orang percaya. Banyak orang berdoa tidak dengan sukacita sehingga doanya tidak dijawab Tuhan. Yakobus 5:16-17 berkata : Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Elia adalah manusia biasa, tetapi dia berdoa supaya jangan turun hujan tiga tahun enam bulan dan doanya dijawab. Tetapi nabi-nabi Baal berdoa dari pagi sampai siang supaya turun api dari langit tetapi doanya tidak dijawab. Elia berdoa kepada Allah lalu turun api membakar mezbah di gunung Karmel.
Dalam hal DOA kita tidak boleh anggap enteng. DOA BUKAN KEWAJIBAN, DOA BUKAN KEBUTUHAN, TETAPI DOA ADALAH BAGIAN HIDUP ORANG PERCAYA. Di mana dan kapan pun kita harus berdoa sebab doa adalah nafas orang percaya. Bd. I Tesalonika 5:17 'Tetaplah berdoa'. Alkitab menjamin bahwa apa saja yang kita minta dan doakan dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya. Matius 21:22.
Kita tidak tahu peristiwa apa yang terjadi di tahun 2007 tetapi orang yang suka berdoa akan diluputkan Tuhan.
Sukacita dalam memberi. II Korintus 9:7 “Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Memberi atau berkorban harus dengan sukacita, tidak boleh dengan berduka atau terpaksa.
Amsal 11:24-25 - Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Rumus dunia berkata bahwa 'hemat pangkal kaya'. Tetapi rumus Sorga adalah 'menyebar harta tambah kaya'. Jika kita memberi dengan sukacita maka Tuhan memberkati.
Maleakhi 3:10 ‘dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Dari buku Kejadian sampai Wahyu Allah yang menguji kita. Tetapi dalam hal membawa perpuluhan kita yang menguji Allah. Tuhan akan mencurahkan berkat kepada kita kalau kita mau membawa persembahan perpuluhan.
Dalam Ulangan pasal 8 Tuhan mengingatkan kita bahwa kalau kita mendapat sesuatu itu bukan hasil usaha kita tetapi pemberian atau anugerah Allah. Itu sebabnya kita bermegah bukan karena kekuatan kita melainkan karena kita memahami kasih Allah dalam hidup kita. Bd. Yeremia 9:23-24.
Jadi bersukacita dalam Tuhan itu sangat penting. Beruskacita dalam beribadah, dalam berdoa, dalam memberi dan dalam semua urusan dengan Tuhan kita musti bersukacita. Peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di awal tahun 2007 membuat kita takut untuk melalui tahun 2007 ini. Tetapi firman Tuhan berkata bahwa apapun yang terjadi anak Tuhan harus tetap bersukacita. Puji Tuhan!
(Ringkasan Khotbah Pdt. Melky Arubaya (Bintaro, Tangerang), Minggu 14 Januari 2007 (Ibadah Raya 2)| BACA JUGA INI : |