I Korintus 1:18-24
SALIB identik dengan orang Kristen. Dan orang yang tidak suka kepada orang Kristen tentu tidak suka pada salib. Orang Kristen biasanya menaruh salib sebagai tanda Kristiani. Dan salib sebagai simbol Kristiani itu baik, tetapi yang lebih penting adalah BERITA DARI SALIB. Dunia modern sekarang tidak mau ketinggalan dalam soal berita. Dan melalui televisi, surat kabar, radio, internet kita bisa mendapatkan berita. Orang ingin tahu apa yang terjadi hari ini. Tetapi ADA SATU BERITA yang sudah 2000 tahun lalu terjadi dan terus menjadi berita terkini (top news). Berita itu adalah berita SALIB KRISTUS.
Saudara, di dunia ini banyak kaum intelektual, banyak orang arif, banyak negarawan bahkan banyak teolog-teolog. Tetapi apakah dengan intelektual, atau karena dia orang pintar dia bisa selamat? Apakah karena dia orang terpandang atau mempunyai jabatan tinggi dia bisa selamat? TIDAK. Keselamatan hanya bisa datang dari mendengarkan berita yang di atas segala berita yaitu berita dari salib Kristus. Kenapa? Karena berita dari salib Kristus mempunyai kuasa untuk menyelamatkan manusia, memulihkan manusia, mendamaikan manusia, dan menyembuhkan manusia.
Orang Yahudi dan orang modern sekarang beranggapan bahwa berita salib Kristus tidak mempunyai makna. Itu hanya kejadian masa lampau yang tidak perlu diacuhkan. Berita dari salib hanya bagi orang yang stress dan orang yang tidak ada kerjaan. Itu sebabnya sangat kita sayangkan hingga sekarang ini hanya sekitar 15 ribu orang Yahudi yang percaya Yesus Kristus dan selebihnya dari 3 juta penduduk Israel belum percaya Yesus. Tetapi untuk orang-orang yang dipanggil Allah berita salib adalah kekuatan (dunamis) Allah. Kristus adalah kuasa dan hikmat Allah. Kita mungkin tidak pandai karena tidak mempunyai pendidikan yang tinggi tetapi kalau kita terima salib Kristus ada kuasa keselamatan mengalir dalam hidup kita dan juga ada hikmat Tuhan.
Mengapa berita salib harus kita beritakan dan kita terima?
I Petrus 2:24 “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
Di kayu salib Yesus memikul dosa umat manusia. Sekarang dunia ini berpenduduk 7 milyar manusia. Dan korban Yesus di kayu salib Golgota sanggup untuk mengangkut dosa 7 milyar umat manusia termasuk 225 juta penduduk Indonesia.
Dewasa ini, masalah korupsi, narkoba, terorisme, trafficking, illegal-loging, kawin-cerai dalam rumah tangga, poligami, kriminalitas, dan banyak persoalan lagi menjadi masalah yang sangat besar dan menakutkan. Tetapi semua penyebab persoalan ini adalah dosa. Manusia tidak bisa melepaskan diri daripada jerat dosa. Sebab manusia sudah dilahirkan dengan dosa. Walaupun di hati dan jiwa manusia ada keinginan untuk berbuat baik tetapi tubuh ini adalah tubuh yang rentan berbuat berdosa.
Tetapi di sinilah kuasa salib Kristus bekerja. Waktu seseorang menerima Yesus, maka kuasa salib bekerja dan dosa manusia betapapun merahnya bisa menjadi putih bersih seperti salju. Kuasa salib mengubah manusia dari jahat menjadi baik, dari berdosa menjadi tidak berdosa. Hanya oleh kuasa salib dosa manusia bisa dihapuskan. Karena itu semua orang yang percaya kepada pemberitaan salib otomatis dosanya diampuni.
Pada waktu Yesus di salib, dia dipukul, dicambuk sehingga menimbulkan banyak luka. Dan terutama ada lima luka besar dalam tubuh Yesus ; dua di tangan, dua di kaki, serta di lambung Yesus akibat tikaman serdadu Romawi yang menyebabkan semua darah dan air dalam tubuh Yesus keluar. Tetapi justru oleh bilur-bilur, oleh luka-luka Yesus kita disembuhkan. Karena itu semua orang yang percaya kepada pemberitaan salib mempunyai kesempatan untuk menikmati kuasa kesembuhan Illahi. Dokter yang ada di dunia ini hanya bisa mengobati, tetapi Yesus bukan mengobati melainkan menyembuhkan segala penyakit. Luka-luka Yesus menjamin kesembuhan semua orang yang percaya.
Efesus 2:16 “Dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.” Manusia jatuh ke dalam dosa karena ketidaktaatannya kepada Tuhan. Dan karena ketidaktaatan itu maka hubungan antara Allah dengan manusia itu putus total. Hanya orang Israel Tuhan berikan peluang mendekati Allah melalui hukum Torat. Itu sebabnya ada masa 1500 tahun orang Israel harus tunduk kepada Taurat. Tetapi selama 15 abad tidak seorang pun yang berhasil melakukan hukum Taurat.
Tetapi salib Kristus memperbaiki hubungan Allah dengan manusia. Waktu di salib Golgota, tangan kanan Yesus memegang tangan Allah dan tangan kiri-Nya memegang manusia. Di dalam salib Kristus Allah berdamai dengan manusia. Sehingga Allah kembali mengasihi manusia tanpa membedakan bangsa, suku, bahasa, ras dan warna kulit.
Pendamaian yang dikerjakan oleh Yesus bukan hanya antara Allah dengan manusia, tetapi juga antara manusia dengan manusia. Sekarang di dunia ada organisasi bernama UNO (United Nations Organization) yang beranggotakan 190 negara. 190 negara ini berkumpul membicarakan perdamaian di dunia. Tetapi pada kenyataannya kita melihat bahwa peperangan antar bangsa, antar suku selalu ada. Perdamaian yang dibentuk manusia hanya bisa bertahan sementara. Tetapi satu-satunya juru damai antara sesama manusia, sesama suku, sesama bangsa yang berperang adalah Salib Kristus. Tetapi sayang sekali banyak orang yang tidak mengetahui hal ini. Salib adalah kuasa Allah yang sanggup mendamaikan, bukan saja bangsa dengan bangsa, negara dan negara, tetapi juga rumah tangga yang berantakan karena perceraian. Suami-istri yang tidak punya hubungan damai dalam keluarga bisa didamaikan salib Kristus.
Siapa pun, kalau dia datang kepada salib Kristus di salib Kristus ada kuasa Allah yang menyelematkan, yang menyembuhkan, yang mengampuni dari dosa dan mendamaikan manusia dengan Allah dan mendamaikan manusia dengan manusia. Itu sebabnya dalam suratan Galatia 6:14 Paulus berkata : “Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.†Dunia ini tidaklah sesuatu yang sangat berarti bagi Paulus. Tetapi Paulus bermegah, berbangga karena salib Kristus. Jadi, apakah Anda juga bermegah karena Kristus? Dunia ini sifatnya sementara, pangkat, jabatan, harta semuanya sementara. Tetapi salib Kristus kekal. Oleh sebab itu setiap orang Kristen yang bermegah karena salib Kristus walaupun mungkin pangkatnya tidak naik-naik, dia tidak risau karena Tuhan akan menjamin hidupnya. Tuhan memberkati!
Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary (Jumat, 6 April 2007 - Ibadah Peringatan Kematian Yesus| BACA JUGA INI : |