I SAMUEL 16:11-13
Pada waktu raja Saul masih berkuasa di Israel, Tuhan memerintahkan nabi Samuel supaya pergi ke rumah Isai untuk mengurapi seorang raja baru menggantikan Saul, karena Tuhan sudah menolak raja Saul. Samuel pergi ke Bethlehem dengan membawa tabung tanduk berisi minyak untuk mengurapi raja Israel yang baru.
Pengurapan artinya penyiraman atau pengolesan minyak. Pengurapan dalam Perjanjian Lama berarti suatu pengangkatan, pelantikan atau peresmian dari satu jabatan yang Tuhan berikan. Dalam Perjanjian Lama ada tiga jabatan yang diurapi dengan minyak yaitu imam, raja dan nabi. Juga pengurapan dilakukan atas Kemah Suci (Tabernakel yang dibangun oleh Musa) dan segala perabotannya. (Keluaran 40:9)
Tetapi dari tujuh anak-anak Isai yang muncul di hadapan Samuel, tidak seorang pun yang Tuhan pilih untuk diurapi menjadi raja. Sehingga Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari." Pada waktu Daud muncul, Tuhan memerintahkan Samuel untuk mengurapinya. Di tengah keluarganya, Samuel menuangkan minyak di kepala Daud sebagai tanda bahwa Daud diangkat menjadi raja Israel.
Nah, dalam Perjanjian Baru pengurapan minyak dilakukan kepada manusia yang sakit. Yakobus 5:14, Markus 6:13. Merupakan satu tindakan yang keliru dan tidak Alkitabiah apabila ada orang yang mengurapi rumah, bangunan, kendaraan, dll. Pengurapan minyak hanya kepada manusia. Tetapi yang paling dominan dilakukan oleh Yesus dan rasul-rasul dalam mendoakan orang sakit atau hamba-hamba Tuhan yang perlu didoakan, atau untuk kepenuhan, adalah dengan penumpangan tangan. Gereja mula-mula mempraktekkan penumpangan tangan. (Kisah 6:6, 8:18, 13:3, 19:6, 28:8).
Apa kuasa pengurapan kepada Daud? I Samuel 16:13 ¦sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Pengurapan berarti ada kuasa Tuhan, ada Roh Tuhan.
Apa dampak / akibat daripada pengurapan kepada Daud?
I Samuel 16:14. Tadinya Saul juga diurapi oleh Tuhan menjadi raja Israel, berarti padanya ada kuasa Tuhan. Tetapi waktu ia memberontak kepada Firman Tuhan maka Roh Tuhan undur daripadanya. Akibatnya, Saul diganggu roh jahat. Tuhan izinkan roh jahat itu masuk kepada Saul. Oleh sebab itu hati-hati kalau sudah diurapi Roh Kudus. Roh Kudus tidak pernah memaksa untuk tinggal di dalam kita. Jangan sampai Roh Allah itu undur daripada kita. Sebab kalau Roh Tuhan ada pada kita maka roh jahat/iblis tidak mempan menyerang kita, tetapi apabila Roh Tuhan undur, roh jahat bisa masuk.
I Samuel 16:15-18. Ternyata pegawai-pegawai Saul mengetahui bahwa di rumah Isai ada anak yang masih muda tetapi pandai main kecapi. Kecapi adalah alat musik yang menghasilkan melodi. Melodi kalau dimainkan oleh orang yang diurapi oleh Tuhan, maka akan mempunyai kuasa. Setiap kali Daud memainkan kecapinya maka roh jahat yang ada pada Saul keluar. Sebab itu jangan sekali-kali meremehkan pujian penyembahan. Pujian penyembahan merupakan satu sarana untuk peperangan rohani. Pujian penyembahan berkuasa mengundang hadirat Tuhan. Kalau hadirat Tuhan datang maka akan terjadi kesembuhan, terjadi kelepasan..
Jadi orang yang diurapi Tuhan pasti memuji dan menyembah Tuhan. Seringkali kita membuat banyak alasan untuk tidak memuji Tuhan. Tetapi sejak lahir seorang bayi sudah diberi kemampuan menyanyi. Buktinya kalau bayi lahir musti menangis. Karena itu tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bisa memuji Tuhan. Semua orang bisa mengeluarkan melodi dari mulutnya untuk Tuhan.
I Samuel 17:31. Raksasa Goliat dari Filistin sudah berminggu-minggu menantang pasukan Israel. Tetapi dari puluhan ribu tentara Israel tidak ada satu orang pun yang berani maju melawan Goliat. Daud yang masih muda dan diurapi menawarkan diri. Raja Saul tadinya ragu mengijinkan Daud melawan Goliat tetapi Daud berkata dengan bangganya : Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Pekerjaan menggembalakan domba menjadi kebanggaan daripada Daud. Sekarang banyak orang tidak bangga atau bersyukur kepada pekerjaannya. Tetapi kalau anda mau diberkati Tuhan, anda harus bersyukur untuk pekerjaan yang saudara terima. Dan Tuhan pasti akan memberikan pekerjaan yang lebih baik lagi.
Daud bersaksi : Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya. Secara logika hal ini tidak mungkin bisa dilakukan remaja berusia 17 tahun. Tetapi karena urapan Roh Tuhan, maka Daud memiliki kekuatan luar biasa.
I Samuel 17:45-47 Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah. Inilah perkataan iman. Daud berkata-kata dengan percaya, dengan iman.
I Samuel 17:48-50. Waktu Goliat tertawa terbahak-bahak mengejek Daud serta maju menghampirinya, maka Daud mendekatinya dan mengumban batu yang diambilnya dari sungai dan tepat kena di dahi Goliat. Lemparan batu itu begitu keras hingga menghancurkan otaknya Goliat. Kenapa bisa terjadi demikian? Karena urapan Roh kudus.
Jadi kita harus terlebih dahulu diurapi Roh Kudus. Urapan itu akan mendatangkan kuasa. Tetapi seringkali kita mau diurapi tetapi tidak mau prosesnya. I Samuel 16:21. Daud sudah diurapi menjadi raja tetapi dia rela menjadi pelayan Saul. Bahkan Daud juga masih setia dengan pelayanannya di Bethlehem yakni menggembalakan domba ayahnya. I Samuel 17:15. Jadi kalau Saudara Tuhan percayakan memimpin jemsel atau pelayanan lainnya maka saudara harus hargakan itu.
Bagaimana pengurapan Tuhan di zaman kita ini. Yoel 2:28-29. Tuhan berjanji bahwa pada akhir zaman pengurapan Roh Kudus akan dicurahkan dan terjadi bagi semua orang percaya ; untuk anak laki-laki dan perempuan, untuk orang-orang tua, untuk teruna-teruna / orang-orang muda, untuk hamba-hamba atau kelompok marginal, semuanya yang percaya, akan menerima pengurapan Roh Kudus, pengurapan kuasa. Tuhan memberkati!
Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 20 Mei 2007 (Ibadah raya ke-2| BACA JUGA INI : |