Banner

Kisah Para Rasul 13:36a

Allah yang menentukan dan mengatur setiap manusia hidup pada zamannya masing-masing. Allah yang menentukan Daud hidup pada zaman sekitar 10 abad sebelum Kristus, Dia juga yang menetapkan kita hidup di zaman akhir ini. Kita sangat bersyukur kepada Allah yang menentukan kita hidup di zaman akhir ini dimana kita bisa menyaksikan nubuatan-nubuatan Firman Allah sedang dalam penggenapannya. Allah tentu mempunyai maksud dan tujuan bagi manusia pada zamannya masing-masing, pada generasinya masing-masing. Alkitab mencatat bahwa Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya. Bahkan Allah memberikan suatu pujian terhadap Daud. Perhatikan Pernyataan Allah mengenai Daud berikut ini :

Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. (Kisah Para Rasul 13:22b)
Apakah alasannya sehingga Daud sangat berkenan di hati Allah dan dikatakan 'melakukan segala kehendak-Nya' pada zamannya?

Marilah kita memperhatikan kehidupan Daud anak Isai ini. Di Alkitab kita menemukan banyak kisah tentang Daud, dan taukah Saudara bahwa sebahagian besar kitab Mazmur adalah tulisan Daud melalui ilhaman Roh Kudus bahkan Matius (Lewi) mencatat dalam Injilnya bahwa Yesus adalah Anak Daud. Masih banyak prestasi-prestasi Daud yang lain namun kita akan lihat beberapa hal saja yang dapat menjadi cermin bagi orang percaya yang memiliki kesempatan seperti Daud di zaman akhir ini.

PRESTASI ROHANI DAUD DALAM KEHIDUPANNYA :

1. Daud seorang yang suka memuji Tuhan, (Mazmur 119:164). Memuji Tuhan menjadi kebiasaan dan kesukaan Daud, bahkan sampai 7 kali dalam sehari, Mazmur 122:1: Aku bersukacita ketika dikatakan orang kepadaku: mari kita pergi ke rumah Tuhan)

2. Daud seorang yang suka menyembah Tuhan (duduk di hadapan Tuhan, rendah hati), 1 Tawarikh 17:16. Menyembah Tuhan adalah kesukaan Daud bahkan sejak masa muda di padang belantara.

3. Daud tidak pendendam, 1 Samuel 24:7-14, 1 Samuel 26:9-12, sekalipun ada kesempatan (2 kali) untuk membunuh Saul, tapi Daud tidak mau melakukan itu. Daud sudah memahami betul Firman Tuhan yang menyatakan bahwa pembalasan itu adalah hak Allah. Sekalipun Saul sudah melanggar ketetapan Tuhan dan ia ingin membinasakan Daud, tetapi Daud menyerahkan sepenuhnya kepada Allah. Membalas kefasikan dengan kefasikan bukanlah type seorang Daud (1 Samuel 24:14).

4. Daud sebelum melakukan tindakan terlebih dahulu bertanya kepada Tuhan, 2 Samuel 5:19,23. Dia selalu melibatkan Tuhan dalam tindakannya. Orang percaya harus selalu memegang prinsip “jika Tuhan menghendaki maka aku akan berbuat ini dan itu (Yakobus 4:15).

5. Daud sangat menghargai hadirat Tuhan (2 Samuel 6:13), Selama 3 bulan Tabut Perjanjian berada di rumah Obed Edom, keluarganya diberkati Tuhan. Berita ini sampai kepada Daud maka ia membawa tabut itu ke kota Daud, Yerusalem. Jarak rumah Obed Edom ke kota Yerusalem diperkirakan antara 7-14 mil. Setiap 6 langkah berjalan imam mengangkut Tabut Perjanjian maka Daud mengorbankan 2 ekor lembu. Ribuan ekor lembu dikorbankan dalam prosesi itu. Ada keringat, darah dan asap dimana imam harus bertahan dalam tugasnya yang begitu berat. Saudara yang dikasihi Tuhan, pekerjaan Tuhan memang berat tetapi harus dipikul. Berkeringat untuk Tuhan, berkorban (1 Korintus 15:58 'jerih payah'). Untuk Tuhan, Daud tidak mau tanpa membayar harga (2 Samuel 24:24).

6. Daud disertai Tuhan, sehingga BERHASIL di segala perjalanannya, 1 Samuel 18:14. Keberhasilan Daud dalam segala perjalanannya adalah karena dia telah melakukan segala kehendak Allah pada zamannya, pada generasinya.

2 Tawarikh 16:9a

Mata Tuhan sedang mengamati dan tertuju mencari orang yang bersungguh hati mencari Dia dan sekarang kepada orang percaya pada zaman akhir ini, kepada saya dan Saudara.

1. 2 Korintus 11:2-3, Kelebihan orang percaya 'zaman akhir' sebagai mempelai, namun Paulus memperingatkan gereja akhir zaman akan kesetiaannya kepada Kristus.

2. Lukas 18:8b, jika Anak Manusia itu datang (kedatangan Yesus kedua kali), adakah Ia mendapati iman di bumi? Yesus berbicara tentang gereja atau orang percaya di akhir zaman. Ada banyak orang yang kandas imannya karena pencobaan-pencobaan hidup di akhir zaman ini. Apapun yang terjadi, bertahanlah, milikilah iman yang kokoh kepada Kristus. Berdoalah seperti murid-murid: Tuhan, tambahkanlah iman kami. Firman Tuhan juga menunjukkan sumber iman yaitu mendengar Firman Tuhan (Roma 10:17).

3. Ibrani 11:40, tanpa gereja (orang percaya) akhir zaman ini, sejarah dunia tidak sempurna/lengkap. Kitalah pemegang estafet terakhir yang kalau Tuhan kehendaki akan sampai ke garis finish, menjadi gereja sempurna. Perlombaan iman kita diperhatikan oleh saksi-saksi seperti awan yang mengelilingi kita (Ibrani 12:1-2).

4. Yohanes 4:23, penyembah-penyembah benar. Seperti Daud yang adalah penyembah pada zamannya, Tuhan mencari penyembah-penyembah benar di akhir zaman ini.

Pada zamannya, DAUD melalui penyembahannya sanggup membuka tingkap surga dimana setiap kali para penyembah melakukan tugasnya mengelilingi tabut perjanjian maka terlihat api biru yang menunjukkan kehadiran kemuliaan (shekinah) Allah.

Lima hal untuk membuka tingkap-tingkap Surga :

(1). Penderitaan (Kisah 7:55-58a), (2) Ketekunan (Matius 7:7-8), (3) Kesatuan (Matius 18:19-20; 1 Petrus 3:7), (4) Persepuluhan (Maleakhi 3:10), (5) Penyembahan (Mazmur 24:7, 134:1-2)

Orang Percaya (kita) harus BELAJAR kepada DAUD yang dekat dengan Tuhan dan mengabdikan hidupnya untuk memenuhi tujuan-tujuan Allah di dunia.

Tuhan tetapkan kita hidup di zaman ini, tentu ada tujuan-Nya.

SUKA ATAU TIDAK, SATU-SATUNYA JALAN KITA BISA MEMULAI MEMBUKA SURGA DI RUMAH TANGGA, GEREJA DAN KOTA KITA ADALAH DENGAN MENJADI PENYEMBAH-PENYEMBAH YANG SUKA MEMBERI, TEKUN DAN BERSATU, YANG TIDAK TAKUT UNTUK MENGORBANKAN SEMUA BAGI KRISTUS.

TUHAN INGIN MEMAKAI SAYA dan SAUDARA PADA ZAMAN INI.

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...