KEJADIAN 49:28
Melalui penumpangan tangan Yakub kepada dua belas anaknya, Tuhan memberkati tiap-tiap anak Yakub. Tetapi tiap-tiap anak Yakub mempunyai berkat yang berbeda. Misalnya Yehuda diberkati dengan kuasa kerajaan sedangkan Yusuf diberkati dengan kekayaan, dlsb.
Nah, prinsip yang terjadi kepada 12 anak Yakub (Israel) di Perjanjian Lama ternyata berlaku juga pada Gereja Tuhan sekarang ini. Sebab Yesus dalam pelayanannya di muka bumi memulainya dengan memilih dan memberdayakan dua belas murid. Angka dua belas adalah angka pemerintahan Illahi. Perhatikan, 12 suku anak Yakub yang menjadi cikal bakal 12 suku Israel, kemudian 12 murid Yesus yang penuh Roh Kudus yang kemudian menjadi perintis dan pimpinan gereja mula-mula.
Berkat kepada tiap-tiap anak Yakub menjadi berkat tiap-tiap orang dari gereja Tuhan. I Korintus 12:7 “Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. Semua orang percaya, tanpa terkecuali menerima karunia (pemberian) rohani melalui Roh Kudus. Dua belas anak Yakub menerima berkat jasmani, tetapi gereja Tuhan pertama-tama menerima karunia rohani.
Seringkali kita lupa bahwa kepada kita masing-masing Yesus sudah memberikan karunia-karunia rohani. Sekalipun tidak sama tetapi setiap orang percaya mempunyai karunia rohani. Karena itu sebagai anak Tuhan, kita perlu mengetahui karunia apa yang telah kita terima dari Tuhan. Dalam I Korintus 12 ada sembilan karunia rohani, dan dalam keseluruhan kitab Perjanjian Baru kita menemukan ada banyak jenis karunia rohani.
I Korintus 12:18 Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya. Allah memberikan karunia masing-masing kepada kita menurut kehendak-Nya.
I Korintus 14:26 Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.
Di Ibadah, setiap orang percaya harus mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan. Baik itu pujian, mazmur, dll. Dan semua persembahan kita harus memuliakan Tuhan dan membangun orang lain. Mungkin ada yang menyanyi, berdoa, tetapi semuanya harus membangun. Jadi Tuhan memberikan karunia kepada tiap-tiap orang yang berguna untuk membangun jemaat, membangun gereja, membangun rohani.
Roma 12:3,4 Setiap orang percaya diberikan iman, tetapi ukuran iman kita semua tidak sama. Iman itu bisa ditambah dengan berdoa kepada Tuhan. Iman juga bisa meningkat dengan mendengar Firman Tuhan, membaca Firman Tuhan dan mendengar kesaksian.
Roma 12:6-8 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.
Dalam ayat di atas ada 7 karunia pelayanan : (1) bernubuat - artinya berkata-kata pesan Tuhan yang diterima seseorang dengan iman. (2) Karunia melayani - maksudnya melayani atau menolong orang lain (diakonia). Karunia ini banyak sekali jenis pelayanannya. (3) Karunia mengajar - mengajar orang lain di jemsel-jemsel, di wadah-wadah pelayanan, memuridkan orang lain, dlsb. (4) Karunia menasehati - biasanya dilakukan orang-orang tua. Karunia menasehati sangat penting dalam Gereja Tuhan. (5) Karunia membagi-bagikan sesuatu - bagi yang mempunyai berkat besar secara finansial silahkan membagikannya untuk pembangunan gereja, ke proyek pekerjaan Tuhan, membagikannya ke Pelapas dan Pelayanan Tunawisma gereja kita, dll. Tetapi orang yang membagi-bagikan sesuatu harus dengan ikhlas, jangan dengan terpaksa. (6) memberi pimpinan - banyak orang yang ingin menjadi pemimpin tetapi tidak mau bekerja, tidak mau berkorban, tidak mau capek. Pemimpin harus melakukannya dengan rajin walaupun tugas itu berat dan melelahkan. (7) menunjukkan kemurahan - jangan melayani dengan muka cemberut, jangan datang ke gereja dengan muka muram, jangan memberi dengan terpaksa, tetapi dengan muka senyum, dengan sukacita.
Lukas 9:1,2. Dalam Perjanjian Lama Tuhan memberkati 12 anak Yakub. Dan di Perjanjian Baru Tuhan memberdayakan, memberikan kuasa dan mengutus 12 murid-Nya. Dan karunia-karunia ini dipercayakan kepada 12 murid Yesus. Berarti setiap anak-anak Tuhan musti jadi murid. Apa tugas murid? Belajar dari Firman, belajar dari Yesus. Kalau kita mau memiliki berkat-berkat Tuhan maka kita harus menjadi murid yang terus belajar dan melakukan Firman Tuhan serta memuridkan orang lain, alias menangkan jiwa-jiwa untuk kerajaan Tuhan. Tuhan memberkati!
(Ringkasan Khotbah Pdt. MD. Wakkary, Minggu 1 Juli 2007 (II)
| BACA JUGA INI : |