Banner

GALATIA 4:8-11

Melalui surat Paulus, Yesus menegur keras jemaat Galatia karena mereka berusaha mencapai keselamatan dengan melakukan hukum-hukum, padahal mereka sudah mengenal Anugerah Allah dalam Yesus Kristus. Gereja di Galatia ditegur karena masih memelihara hari-hari tertentu, seakan-akan masih ada syarat-syarat untuk memperoleh selamat.

Nah, ternyata sampai sekarang tradisi ini masih ada. Orang mencari hari yang bagus, hari keberuntungan, ataupun menolak hari sial. Orang Kristen masih ada yang berbuat demikian, dengan mengagungkan suatu hari tertentu, dan menyepelekan hari lainnya.

Hari Sabtu tgl 7/7/07 saya meresmikan gereja kita yang baru di Surabaya. Saya hampir tidak bisa berangkat dari Jakarta ke Surabaya karena semua pesawat full-seat. Saya pikir karena liburan saja, tetapi kemudian saya tahu bahwa banyak pasangan yang memilih tanggal 7/7/07 untuk menikah. Termasuk gereja baru yang saya akan tahbiskan disengaja persemiannya pada hari itu karena di atas gereja ada 7 makhkota, dan 7 jendelanya dan di depan ada 7 kaki dian.

Angka 7 memang angka yang bagus sekali, dan menurut Alkitab angka 7 adalah angka sempurna. Memang tidak salah kalau kita memilih tanggal ini (7/7/07) untuk menikah atau mengadakan acara lainnya. Tetapi kita tidak boleh mengkramatkan tanggal ataupun hari. Misalnya, tanggal 13 orang jarang mengadakan pesta atau acara spesial karena banyak orang beranggapan bahwa angka 13 adalah angka sial. Sebagian orang lagi ada yang melarang mengadakan acara pada malam Selasa dan malam Jumat, karena katanya banyak hantu keluar.

Manusia banyak terikat kepada hari-hari, tanggal-tanggal dan angka-angka. Tetapi salah besar kalau ada orang Kristen yang memilah-milah waktu dan tanggal sebab Tuhan tidak dibatasi oleh waktu dan hari. Mulai hari Senin sampai hari Minggu semuanya hari Tuhan. Kenapa orang Kristen beribadah hari Minggu? Karena hari Minggu adalah hari libur dan hari Minggu adalah hari kebangkitan Tuhan Yesus. Tetapi bukan berarti kita tidak boleh beribadah hari Sabtu, hari Jumat, atau hari-hari lainnya. Tiap hari adalah hari ibadah. Nah, orang Yahudi terperangkap selalu dengan melihat hari-hari. Memang untuk merencanakan suatu acara kita selalu memperhitungkan waktu yang cocok, tetapi jangan pernah menghubungkan tanggal dan hari dengan keberuntungan, kecelakaan, dlsb. Berkat kita bukan dari angka-angka, bukan dari hari-hari tetapi berkat kita datangnya dari Tuhan.

Roma 14:4-6..Siapa yang berpegang pada suatu hari yang tertentu, ia melakukannya untuk Tuhan.

Tanggal 25 Desember merupakan tanggal yang ditetapkan orang Kristen sebagai hari Natal, hari peringatan kelahiran Yesus Kristus. Tetapi Alkitab berkata bahwa kalau kita memegang satu hari maka hendaklah ia melakukannya utuk Tuhan. Jadi kalau kita merayakan Natal pada bulan Desember maka semua acara natal itu harus untuk kemuliaan Tuhan.

Ibrani 13:8 berkata Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama -lamanya”. Kuasa Yesus sama hari Senin, Selasa, Rabu, juga kuasa-Nya sama bulan Januari, Februari, Maret, dll. Yang terpenting adalah apakah hari itu mengagungkan Tuhan ataukah hari itu hanya untuk kesenangan kita sendiri. Silahkan anda mengistimewakan sesuatu hari asalkan itu memuliakan Tuhan. Kalau kita sudah berprinsip hari Jumat hari puasa, kita puasa untuk kemuliaan Tuhan. Kalau ada yang ambil satu keputusan untuk selalu berdoa jam 5 pagi silahkan lakukan. Tetapi kalau ada saudara yang berdoa jam 4 atau jam 8 pagi itu juga sama, doanya pasti Tuhan dengar. Sebagian lagi ada orang Kristen hanya memegang hari Sabtu beribadah atau hari Minggu saja beribadah, di luar hari-hari itu tidak bisa beribadah. Ini salah. Sebab setiap hari adalah harinya Tuhan.

GALATIA 4:25-26. Dalam ayat ini kita menemui dua nama tempat, gunung Sinai di tanah Arab dan Yerusalem di Israel. Sekarang ini banyak orang Kristen berwisata rohani ke Yerusalem. Tetapi seringkali ini menjadi salah kaprah, karena ada orang Kristen yang sudah dibaptis air tetapi waktu pergi ke Israel minta dibaptis ulang di sungai Yordan. Ini salah, karena dibaptis di sungai Babura dengan dibaptis di sungai Yordan itu sama saja.

Orang-orang Yerusalem di Israel dan orang-orang Sinai di Arab sama masih di bawah perhambaan dosa. Jadi Yerusalem kita bukan di Israel tetapi di surga. Tidak ada tanah suci di dunia. Tanah suci hanyalah di sorga.

Yohanes 4:19-24 perempuan Samaria ini membanggakan kota Samaria sebagai tempat ibadah mereka. Dan orang Yahudi bangga sekali bahwa Yerusalemlah tempat menyembah karena disitu ada bait Allah. Tetapi Yesus berkata bukan di Samaria, bukan di Yerusalem, bukan di tanah Arab tempat menyembah. Tetapi orang yang menyembah Tuhan harus menyembah dalam roh dan kebenaran. Jadi penyembahan kita bukan ditentukan oleh tempat. Kita sekarang menempati sebuah gereja yang lumanyan bagus. Tetapi sekalipun gedung kita beratap rumbia, atau ibadah kita di rumah yang kecil, atau juga kita kebaktian di hutan, Tuhan tetap hadir. Sebab bukan lagi hal fisik yang utama.

Allah itu Roh dan Dia hanya bisa tinggal di roh kita. Dia tidak tinggal di gedung, bukan di gunung, bukan di lembah, apalagi di pohon beringin. Itu sebabnya orang yang menyembah Allah harus menyembah dalam roh dan kebenaran.

Nah, wujud penyembahan dalam roh dapat diekpresikan dalam bentuk fisik dengan bertepuk tangan, dengan mengangkat tangan. Kebenaran itu adalah Firman Tuhan. Menyembah harus sesuai dengan firman Tuhan.

Karena itu biarlah kita berlatih menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran sebab Allah adalah Roh. Yang pertama yang harus kita perhatikan dalam menyembah Tuhan adalah roh kita, bukan musik, bukan lirik lagunya, tetapi roh kita.

Saya harap kita semua baik tua dan muda, suami istri, keluarga-keluarga, anak-anak harus belajar menyembah dalam roh dan kebenaran. Ada banyak problema di pekerjaan kita, di rumah tangga kita dan seringkali kita tidak tahu solusinya. Tetapi kalau kita percaya dan kita yakin maka Tuhan yang Roh itu, yang hadir di mana-mana, akan mendengar doa kita. Sembah Tuhan, di mana saja dan kapan saja! Sama seperti percayamu jadilah bagi kamu. Amin!

(Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 8 Juli 2007 (I)
BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...