Banner

U P A H

Ayub 7:1 "Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?”

 Kehidupan manusia di dunia ini disebut dengan kehidupan yang bekerja, kehidupan orang upahan. Bekerja, ya mendapat upah! Orang yang hidup di dunia ini adalah seperti orang yang sedang mencari nafkah atau mencari imbalan kerja untuk kelangsungan kehidupan sehari-hari.

 

Bagaimana dalam Tuhan, dengan pelayanan pekerjaan Tuhan. Matius 10:40-42  ”Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku. Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar...” Kata 'kamu' dalam ayat ini menunjuk kepada murid-murid Tuhan Yesus. Yesus berkata, barangsiapa menyambut salah seorang dari murid Tuhan, menyambut hamba Tuhan, ia menyambut  Yesus. Dan orang yang menyambut Yesus adalah menyambut Bapa di sorga Sumber segala berkat.

 

Dalam ayat-ayat di atas kita menemukan tiga jenis upah, yaitu : (1) upah nabi, (2) upah orang benar, (3) upah memberi kepada orang kecil. Upah diterima sesuai dengan pekerjaan atau pelayanan masing-masing. Bd. I Korintus 3:7-8.  Upah diterima oleh masing-masing yang telah bekerja. Oleh karena itu hati kita 'panas' mendengar Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang di luar negeri tidak dibayar upahnya malah dipukuli, disiksa dan ada yang mati. Menjadi ketentuan Firman Allah, yang juga diterapkan di pekerjaan dunia, bahwa setiap orang yang bekerja harus mendapat upah yang layak.

 

Kata ”upah” dalam bahasa Yunani, misthos, dalam bahasa Inggeris mempunyai tiga pengertian yang hampir sama maknanya :

o    “hire” = menyewa, menggaji

o    “wages” = bayaran pekerja/upah

o    “reward” = imbalan kerja/upah jasa

 

Jadi setiap orang yang bekerja akan menerima imbalannya. Dalam Matius 10:40 tidak disebut bekerja tetapi menyambut (receiveth = menerima). Orang yang menerima atau menyambut pekerjaan Tuhan, menyambut hamba Tuhan, menyambut orang percaya, akan mendapat upah. Sekarang di jemaat kita ada 84 jemsel. Berarti setiap minggunya ada 84 rumah yang menerima orang percaya, jumlahnya mungkin hanya 8 sampai 12 orang saja dalam satu jemsel (jemaat sel).

 

Lukas 6:38 ”Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu." Kalau anda memberi untuk Tuhan dan pelayananNya maka anda pasti diberkati. Dan Tuhan selalu memberi dengan takaran yang baik ; yang dipadatkan, yang digoncang sampai tumpah keluar. Jadi, upah dari Tuhan itu sesuai dengan ukuran yang kita pakai dalam pekerjaanNya. Kalau kita menggunakan takaran yang baik yang sampai tumpah keluar maka demikianlah Tuhan akan memberkati kita berlimpah-limpah. Itu sebabnya dalam Injil Matius dikatakan bahwa upah itu tidak satu jenis tetapi beragam jenis ; upah nabi, upah orang benar, upah memberi kepada orang kecil.  Nah upah mana yang kita pilih. Kita selalu mau meminta ukuran besar dari berkat Tuhan, tetapi bagaimana ukuran kita kepada pekerjaan Tuhan. Tuhan bisa menahan berkat kita di langit, (Hagai 1:10), karena kita mengukur pekerjaan Tuhan dengan takaran kecil.

 

Berikut hubungan antara IMAN, KERJA dan UPAH.

- sungguh-sungguh mencari Tuhan : Allah memberi upah. Ibrani 11:6

Kita tentu mengenal penginjil internasional Benny Hinn yang terkenal dengan pelayanan kesembuhan Illahinya. Dalam setiap acara KKRnya dihadiri ratusan hingga jutaan jiwa yang selalu hadir lebih awal dari jam dimulainya ibadah. Orang sangat antusias dalam setiap penginjilannya. Tetapi bagaimana dengan sikap kita dalam mencari Tuhan? Apakah kita juga serius dan sungguh-sungguh? Ada beberapa anak Tuhan baru hadir di ibadah setelah menjelang khotbah, alias lambat. Ingat, kalau kita sungguh-sungguh menyambut Tuhan, serius dan bergairah, kita akan menerima upah dari Tuhan.

 

-  pegang teguh percaya, ada upah besar. Ibrani 10:35

Jangan kau lepaskan imanmu tetapi tumbuhkan imanmu dengan memperbanyak ibadah. Iman adalah satu hal yang sangat berharga bagi orang Kristen. Iman yang bisa membawa kita dari neraka pindah ke sorga, yang membawa kita dari kemiskinan kepada hidup yang sangat diberkati. Karena itu sangat disayangkan kalau ada pemuda-pemudi Kristen yang tidak memegang teguh imannya dalam hal memilih jodoh. Jangan pernah tinggalkan imanmu walaupun dalam keadaan susah, percobaan berat, karena suatu kali ada upah yang besar dari Tuhan. Sesuai dengan keyakinan kita masing-masing kita akan menerima upah. Iman itu memberikan kita upah baik di dunia maupun di surga.

 

-  dihina, dicela, dianiaya, pandangannya kepada Upah. Ibrani 11:26

Ada orang-orang yang dihina, ditindas, dicela, bahkan mungkin dianiaya karena Tuhan tetapi mereka anggap bahwa penghinaan karena Kristus sebagai satu kekayaan. Mereka tidak lagi melihat upah di dunia ini, tetapi pandangannya kepada upah besar di surga, kepada upah hidup kekal.

 

Saya menghimbau supaya seluruh jemaat mencamkan Firman Tuhan tentang upah ini. Kita semua memerlukan upah. Dan berdoalah supaya kita sanggup berbuat  menurut ukurannya Tuhan. Saya yakin kalau kita berbuat menurut ukuran yang dikehendaki Tuhan, ukuran yang tumpah keluar, maka Tuhan juga akan memberikan berkat yang lebih lagi kepada kita sebab Tuhan memonitor semua pekerjaan kita, semua pelayanan kita. Puji Tuhan!

 

Ringkasan Khotbat Pdt. M.D. Wakkary, 27 Januari 2008 (II)

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...