Banner

MAKANAN dan FIRMAN TUHAN

2 Raja-raja 4:38-44

Alkitab seringkali mengisahkan tentang adanya bencana kelaparan. Kelaparan sudah terjadi sejak zaman Abraham, dimana waktu itu penduduk bumi masih sedikit sekali. Kelaparan juga terjadi pada zamannya Ishak, zamannya Yusuf, zamannya nabi Elia dan zamannya nabi Elisa. Bahkan dalam Alkitab kelaparan ditulis hingga

hingga kitab Wahyu.

 

Wahyu 6:5,6 ”Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu." Di akhir zaman akan dibuka meterai ketiga. Meterai ketiga itu adalah kuda hitam. Kuda hitam mempunyai makna terjadinya  bencana kelaparan yang akan melanda seluruh dunia. Waktu itu secupak gandum sedinar harganya. Satu dinar ialah gaji orang Yahudi satu hari. Jadi gaji satu hari hanya bisa membeli gandum secupak, hanya untuk sekali makan. Atau bisa membeli tiga cupak jelai. Jelai adalah gandum yang kualitasnya rendah sekali. Berarti suatu saat krisis pangan yang luar biasa akan terjadi di dunia ini. Tetapi Tuhan berkata : ”janganlah rusakkan minyak dalam anggur itu.” Minyak adalah bayangan urapan. Anggur adalah bayangan sukacita dan kasih. Orang-orang yang mempunyai urapan Roh Kudus, mempunyai sukacita, mempunyai kasih sorgawi, tidak akan terkena bencana mengerikan ini.

 

Namun, sebenarnya sekarang ini dunia sudah mulai mengalami krisis pangan. Harga-harga bahan pangan melonjak naik. Syukur, di Indonesia khususnya di Sumatera Utara belum terasa dampaknya. Tetapi di negara-negara tetangga kita, misalnya Thailand, Vietnam, dlsb. walaupun penghasil beras tetapi harga beras melambung tinggi. Yang lebih menyedihkan lagi terjadi di beberapa negara di benua Afrika, berasnya ada tetapi rakyat tidak mampu membelinya.

 

Beberapa sumber mengatakan bahwa penyebab utama krisis pangan yang mulai melanda dewasa ini adalah mahalnya BBM (bahan bakar minyak). Empat tahun lalu harga minyak dunia sekitar USD 50/barrel. Tetapi sekarang harga minyak di pasar dunia melebihi USD 100/barrel. Dalam empat tahun ini terjadi 100% kenaikan harga minyak. Itu sebabnya pemerintah negara kita menganjurkan supaya masyarakat beralih menggunakan gas, jangan lagi menggunakan minyak tanah. Sebab biaya produksi minyak tanah adalah tiga kali lipat dari harga jual bensin sekarang ini. Penyebab kedua dari krisis pangan adalah bencana alam. Dan yang ketiga adalah meningkatnya jumlah penduduk.

 

Nah, dalam ayat pokok di atas kita membaca bahwa di zaman Elisa terjadi bencana kelaparan. Karena tidak ada gandum, nabi Elisa menganjurkan orang-orang yang bersamanya untuk mencari makanan alternatif. Ternyata, setelah dimakan perut mereka sakit. Mereka mengadu kepada Elisa perihal maut dalam makanan itu. Elisa menyuruh mereka untuk mengambil tepung.  Waktu itu tepung sangat mahal harganya. Tepung adalah bahan pembuat roti. Dan dalam Yohanes 6:35, 41,48,51 Yesus berkata : "Akulah roti hidup”, "Akulah roti yang telah turun dari sorga". Karena itu Musa menulis bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN. Ulangan 8:3. Dunia akan mengalami krisis pangan, kelaparan yang luar biasa, tetapi puji Tuhan kita mempunyai Firman, Roti yang dari sorga, Roti yang membawa kehidupan.

 

II Raja 4:43-44. Kemudian datanglah seseorang membawa hulu hasil, yaitu dua puluh roti jelai serta gandum baru dalam sebuah kantong. Tetapi dilihat dari banyaknya roti, hanya bisa memberi makan dua puluh orang sedangkan jumlah mereka keseluruhan sebanyak seratus orang. Ada makanan tetapi kurang. Dalam hidup ini, kekurangan sepertinya tidak bisa berhenti. Tetapi dalam keadaan demikian, Elisa memerintahkan supaya roti itu dibagikan, katanya : "Berikanlah kepada orang-orang itu, supaya mereka makan, sebab beginilah firman TUHAN: Orang akan makan, bahkan akan ada sisanya." Di sini kita perlu peka kepada Firman Tuhan. Firman Tuhan selalu menghasilkan mujizat. Mujizat bukan hanya dalam hal kesembuhan, tetapi juga bisa terjadi dalam soal makanan, soal keuangan, dllsb. Kalau ada yang mengalami kekuarangan dengarlah baik-baik Firman Tuhan, dengarlah apa yang Tuhan katakan kepada anda. Sebab Firman Tuhan melampaui segala situasi dan kondisi. Seringkali kita diijinkan Tuhan dalam percobaan supaya kita dilatih untuk beriman dan  percaya kepada kuasa Tuhan.

 

I Timotisu 4:4-5 ”Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.” Dalam kitab-kitab yang ditulis oleh Musa kita membaca bahwa ada makanan-makanan tertentu yang dilarang oleh hukum taurat. Tetapi sekarang peraturan makanan haram itu tidak ada lagi, bukan dibatalkan, tetapi digenapkan oleh Tuhan Yesus di salib. Sejak salib Kristus peraturan makanan haram tidak ada lagi.

 

Namun beberapa orang menyalahgunakan Firman Tuhan dalam 1 Timotius 4:4-5 dengan makan darah. Larangan makan darah tidak termasuk makanan haram, sebab haram itu diatur dalam hukum taurat. Sedangkan larangan makan darah merupakan larangan sebelum hukum taurat. Di zaman Nuh, Tuhan sudah perintahkan tidak boleh makan darah. Juga di zaman gereja makan darah dilarang keras. Kisah 15:20. Darah tidak boleh dimakan!

 

Sebelum makan kita perlu mengucap syukur kepada Tuhan, dan makanan dikuduskan oleh Firman Allah dan doa. Kalau kita mengucap syukur dan berdoa mohon pengudusan Firman, maka Tuhan bisa merubah yang tidak enak menjadi enak, yang kurang menjadi cukup.

 

Zaman sekarang adalah zaman informasi. Informasi kita terima lewat telinga dan mata kita. Beragam informasi bisa masuk ke dalam hidup kitamelalui televisi, radio, bermacam-macam suratkabar, internet, dll. Tetapi informasi ini tidak selalu benar dan juga seringkali menyesatkan dan berbahaya.  Oleh sebab itu berbagai informasi jangan terlalu menggelisahkan dan menakutkan kita. Sebab kita percaya Firman Tuhan selalu mengatakan yang benar. Firman Tuhan menjadi filter atas semua informasi yang kita terima. Firman Tuhan adalah benar dan pasti terjadi. Tuhan memberkati!

 

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 6 April 2008
BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...