Banner

Tetap Dalam BATAS-BATAS DAERAH KERJA

2 Korintus 10:13-18

”Sebaliknya kami tidak mau bermegah melampaui batas, melainkan tetap di dalam batas-batas daerah kerja yang dipatok Allah bagi kami (within the limits of the sphere which God appointed us New King James), yang meluas sampai kepada kamu juga.

Dalam ayat di atas Paulus berbicara tentang daerah batas kerja pelayanannya. Seperti kita ketahui bahwa pelayanan Paulus lebih banyak kepada orang-orang kafir, yang bukan Yahudi, dan daerah kerjanya itu mulai dari Antiokhia hingga ke Eropa. Rasul Paulus menyatakan bahwa setiap kita sebagai anggota jemaat Kristus masing-masing mempunyai daerah kerja. Kepada jemaat Tesalonika Paulus dengan tegas berkata : jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. II Tes 3:10. Nah, banyak anak Tuhan mengharapkan berkat banyak dari Tuhan tetapi tidak mempunyai daerah kerja alias 'pengangguran' rohani.

Batas daerah kerja secara geografis

Misalnya saya adalah Gembala Sidang GPdI Maranatha di kota Medan. Kota Medan adalah tempat pelayanan saya. Namun seperti yang dikatakan Paulus dalam II Korintus 10:16 bahwa terkadang bisa melayani jauh dari batas daerah kerja. Contohnya, hari Jumat lalu saya melayani di Gunung Sitoli, Nias, memimpin ibadah pelepasan dan pengutusan siswa-siswi Sekolah Alkitab Nias, juga melayani seminar hamba-hamba Tuhan aliran Pentakosta se-Nias. Bahkan tanggal 6 Mei yad saya harus berangkat ke Seattle, Amerika untuk menghadiri satu konperensi yang diadakan oleh gereja The City Church. Juga akan menghadiri konperensi gereja Foursquare di Houston. Dan di antara kedua pelayanan ini, saya juga mendapat undangan untuk melayani di beberapa gereja kita di Amerika Serikat. Ini adalah pelayanan-pelayanan yang di luar batas daerah kerja saya.

Pelprip, Pelprup, Pelkam GPdI Maranatha juga beberapa kali diundang melayani di beberapa gereja, yang sebenarnya sudah di luar daerah pelayanan kita. Namun semua kita mempunyai daerah pelayanan secara geografis. Jemsel-jemsel kita juga punya daerah pelayanan ; Medan Baru, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Amplas, Medan Tembung, Medan Timur, Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Sunggal, Medan Marelan, dan Namorambe. Jemsel-jemsel kita ada daerah batas kerjanya. Tidak mungkin ada jemsel kita di Berastagi karena itu bukan daerah kerja kita. Jadi yang pertama kita harus berada dalam daerah kerja secara geografis. Batas daerah kerja saya dan jemaat adalah kota Medan.
Batas medan pelayanan secara jenis pelayanan. Roma 12:4-8

”Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.”
Batas medan pelayanan yang kedua ini sedikit menarik karena melibatkan kita semua. Di mana setiap kita masing-masing mempunyai jenis pelayanan, tidak ada yang terkecuali, semuanya mendapat karunia untuk melayani, untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Batas kemampuan-kemampuan dalam melayani. I Korintus 12:4-11

Mulai tanggal 1 Mei hingga 11 Mei 2008 setiap malam kita mengadakan Ibadah Raya Doa. Kita berdoa syafaat untuk banyak hal, salah satunya berdoa untuk pengurapan Roh Kudus dan untuk penyataan karunia-karunia  Roh Kudus.

Dalam ayat di atas dijelaskan bahwa karunia Roh Kudus diberikan kepada tiap-tiap orang, bukan hanya kepada pendeta. Tetapi semua orang bisa menerima karunia Roh Kudus.

Beberapa tahun lalu dua orang insinyur pertanian dari Jakarta datang ke Sekolah Alkitab Purbasari untuk membina siswa/i dalam soal pertanian dan peternakan. Dua insiyur ini tidak digaji tetapi memberikan kemampuan ilmu pengetahuannya untuk pekerjaan Tuhan

Kita juga bisa melayani dengan keuangan. Tahun 1998 saya kaget melihat sejumlah besar uang masuk di rekening bank saya. Dua hari kemudian seseorang dari Jakarta memberitahukan bahwa uang itu sengaja dikirimkan untuk pembelian tanah di pulau Nias untuk pembangunan sekolah Alkitab. Setelah tanah terbeli, sejumlah uang dikirimkan kembali untuk pembangunan gedung sekolah Alkitab. Dan Puji Tuhan, hingga tahun ini sudah sekitar 240 orang hamba Tuhan dihasilkan dari Sekolah Alkitab tersebut. Hal ini bisa terjadi karena ada orang yang memiliki kapasitas keuangan dan tidak sungkan-sungkan membagi uangnya untuk pekerjaan Tuhan. Jadi kemampuan kita, bakat kita, talenta kita, bisa kita berikan kepada Tuhan.

II Korintus 10:15. Kita bersyukur orang lain bisa melayani, tetapi kita musti buat sesuatu untuk diberikan kepada Tuhan. Apakah medan pelayanan anda? Apakah sudah ada daerah pelayanan anda?
Yohanes 9:4 ”Kita harus (wajib - TL) mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.” Tuhan memberikan pekerjaan yang Dia tugaskan kepada kita menurut anugerah yang telah Ia berikan kepada kita, melalui karunia-karunia, kemampuan-kemampuan, talenta-talenta, kapasitas-kapasitas yang kita miliki. Tuhan mau kita mengerjakan pekerjaanNya. Waktu kita mengerjakan pekerjaan Tuhan, kita sedang melakukan pekerjaan yang paling mulia.

Yesus berkata selama masih siang aku wajib mengerjakan pekerjaan Tuhan. Kata ”siang” dalam ayat ini mempunyai dua pengertian. Arti yang pertama adalah masih terbuka pintu anugerah. Nanti waktu Yesus datang kembali anugerah tertutup. Arti yang kedua ialah selagi ada peluang kita wajib mengerjakan pekerjaan Allah. Peluang itu bisa hilang. Misalnya hilang karena kita sakit keras dan tak berdaya. Peluang itu harus kita gunakan, sebab mengerjakan pekerjaan Tuhan berarti kesempatan mendapat berkat lebih banyak.

Sangat banyak jenis pekerjaan Tuhan. Ada banyak kerja buat Tuhan kalau anda mau. Kalau bekerja buat Tuhan bekerjalah dengan sukacita.

Biarlah Firman Tuhan ini mengingatkan kita untuk selalu siap dalam pekerjaan Tuhan. Walaupun mungkin kelihatannya kecil pelayanan anda, tetapi anda telah terlibat dalam pekerjaan Tuhan. Maka Tuhan yang adalah 'bos' kita akan memberkati kita. Saya yakin setiap orang yang melayani Tuhan pasti diberkati luar biasa. Haleluyah! Tuhan memberkati!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 27 April 2008 (Ibadah Raya II)

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...