MATIUS 3:13-17
“Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
Baptisan air bukanlah peraturan gereja atau kemauan manusia, melainkan kehendak Tuhan. Dalam ayat di atas kita melihat bagaimana Yesus tunduk kepada kehendak Bapa, menerima baptisan air oleh Yohanes pembaptis. Kemudian dari sorga terdengar sebuah pernyataan Tuhan : "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
Mengapa Yesus disebut Anak yang dikasihi oleh Allah? Sebab Yesus selalu dan mau melakukan kehendak Bapa. Yohanes 6:38. Yesus selalu mempunyai komitmen untuk melakukan kehendak Bapa. Sebelum Yesus ditangkap oleh serdadu Romawi, Ia bergumul dengan sangat di taman Getsemani. Sebab dosa seluruh dunia akan ditimpakan kepadaNya. Tetapi dalam pergumulanNya Ia berkata : biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki. Matius 26:39. Yesus selalu berusaha melakukan kehendak Bapa. Bahkan Ibrani 5:8
mencatat bahwa sekalipun Ia anak tetapi Ia belajar untuk TAAT. Itu sebabnya kepada jemaat Filipi Paulus berpesan : Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Filipi 2:5-8.
Yohanes 1:12 menjelaskan bahwa semua orang yang percaya adalah anak-anak Allah. Saya dan saudara adalah anak-anak Allah. Namun, bisakah pernyataan Allah kepada Yesus tentang anak yang dikasihi dan dikenan menjadi bagian kita? Tentu bisa kalau kita juga mengasihi Allah. I Korintus 8:3. Orang yang mengasihi Allah dikenal Allah. Syarat untuk dikenal Allah ialah mengasihi Allah. Kalau kita dikenal Allah berkatnya sangat besar. Kita perlu mengenal Allah dan juga Allah mengenal kita. Sebab ngeri benar kalau kita mengenal Allah tetapi Allah tidak mengenal kita. Baca Matius 7:21-23. Ada yang merasa dikenal Tuhan tetapi Tuhan tidak mengenalnya. Kenapa tidak dikenal Allah? Karena tidak melakukan kehendak Allah. Orang yang melakukan kehendak Bapa mempunyai jaminan untuk masuk dalam Kerajaan Sorga. Orang yang mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh akan suka melakukan kehendak Bapa. Yohanes 14:15,21. Orang yang mengasihi Tuhan menuruti segala perintah Tuhan.
Berkat bagi orang yang mengasihi Tuhan :
1. Allah turut bekerja bagi orang yang mengasihiNya. Roma 8:28.
Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup orang yang mengasihi Allah semuanya mendatangkan kebaikan. Mungkin pada awalnya seolah-olah mendatangkan kerugian, tetapi percayalah, kalau kita mengasihi Tuhan, tidak ada sesuatu yang terjadi dalam hidup kita tanpa sepengetahuan Tuhan. Dan yakinlah Tuhan bekerjasama dengan kita.
2. Orang yang mengasihi Tuhan lebih daripada pemenang. Roma 8:37
Dalam ayat sebelumnya (Roma 8:37) dikatakan bahwa siapakah yang dapat memisahkan kita dari Kasih Kristus? Tidak ada. Sebab Tuhan Pembela dan Pelindung kita. Orang yang mengasihiNya akan selalu dan selalu mendapat kemenangan. Baca Amsal 8:17.
Alkitab mencatat bahwa Ayub adalah seorang yang mengasihi Tuhan. Ayub 1:1. Ia saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Namun suatu ketika Tuhan menguji kemurnian iman Ayub. Pertama, harta bendanya habis-ludes. Kedua, semua anak-anaknya meninggal dalam waktu yang bersamaan. Tetapi dalam kondisi yang demikian Ayub tidak berdosa. Ia berkata : Tuhan yang memberikan, Tuhan yang mengambilnya juga. Kemudian Iblis menjamah Ayub dengan borok-borok diseluruh tubuhnya. Istri Ayub kemudian menghasutnya untuk menghujat Allah. Tetapi Ayub menyebut istrinya gila. Ayub berkata : apakah kita hanya mau menerima yang baik dari Allah dan tidak rela menerima yang buruk? Dalam hal ini juga Ayub tidak berdosa.
Akhirnya, dalam kita Ayub pasal 42 diterangkan tentang pemulihan hidup Ayub. Dia diberkati berlipat kali ganda dengan harta benda dan dengan anak-anak yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng.
Apabila kita mengasihi Tuhan, jujur kepada Tuhan khususnya dalam hal persepuluhan maka kita akan melihat pertolongan Tuhan. Bd. Maleakhi 3:9, 10,11. Seringkali kita meminta berkat yang banyak tetapi kita tidak jujur dalam melakukan Firman Allah.
Oleh sebab itu, marilah kita belajar mengasihi Tuhan dengan segenap hati, sebab Tuhan berjanji : "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” I Korintus 7:9.
Tuhan memberkati!| BACA JUGA INI : |