Amsal 31:10-31
Perikop di atas berbicara tentang istri. Efesus 5:22-33 mencatat bahwa hubungan suami-istri dianalogikan dengan hubungan Kristus dengan Jemaat. Kristus Yesus adalah suami/kepala dan jemaat/gereja adalah istri. Jadi kalau kita berbicara tentang istri dalam kiasan Alkitab berarti menguraikan tentang jemaat Tuhan.
Penulis kita Amsal adalah raja Salomo. Di sejarah dunia Salomo terkenal dengan orang yang paling banyak mempunyai istri ; 300 istri dan 700 gundik. Tentu istri-istri Salomo adalah wanita-wanita tercantik di seluruh dunia. Rupanya kecantikan istri-istrinya tidak membuat Salomo bahagia. Sebab dalam Amsal 31:10 Salomo berkata ; Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata. Dalam bahasa Inggris ada dua arti kata ”cakap” yaitu ”noble character = mempunyai karakter yang agung, mulia. Arti kedua dari ”cakap” ialah ”virtuous” yang berarti sangat ahli, sangat bermartabat. Salomo bertanya : siapakah yang akan mendapatkan istri yang cakap. Tuhan Yesus juga mencari istri atau gereja Tuhan yang cakap? Jemaat yang tanpa cacat dan kerut. Baca Efesus 5:22-33. Istri yang cakap lebih berharga daripada permata. Permata yang tertinggi karatnya hanya dimiliki Ratu Elisabeth, dari Inggris, yang mencapai ratusan karat. Tetapi walaupun mempunyai permata 1000 karat, istri yang cakap lebih berharga dari itu.
Dalam ayat-ayat di atas Salomo menguraikan kualifikasi istri yang cakap, jumlahnya sekitar 37 keistimewaan. Sudah hebat kalau ada seorang istri di jemaat ini yang mempunyai 15 dari 37 keistimewaan yang diuraikan Salomo.
Salah satu keistimewaan istri yang cakap yang saya khotbahkan hari ini terdapat dalam kalimat terakhir Amsal 31:25 : ”ia tertawa tentang hari depan.” Kata 'tertawa' digunakan kata ”laugh” dan ”rejoice” artinya sukacita. Bersukacita untuk masa depan. Banyak orang panik ketika menjelang pensiun. Cemas memikirkan kebutuhan yang terus meningkat di masa yang akan datang. Tetapi gereja yang adalah bayangan dari wanita yang cakap bisa tertawa tentang hari depan.
Sebuah survey di Inggris mengatakan bahwa pekerjaan yang paling menyenangkan dan membuat bahagia bukanlah pekerjaan seorang pelawak yang kesehariannya bekerja membuat orang tertawa dan senang. Sebab seorang pelawak bisa saja membuat orang lain senang tetapi belum tentu ia bahagia. Bd. Amsal 14:13 ”Di dalam tertawapun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan”. Ada manusia tertawa tetapi hatinya merana. Tetapi istri yang digambarkan raja Salomo adalah istri yang tertawa, yang gembira, yang berbahagia menatap masa depan.
Apakah mungkin kita bisa tertawa menghadapi masa depan dengan keadaan dunia yang semakin gelap, kejahatan yang merajalela, bencana-bencana alam yang mengerikan serta harga-harga yang terus melambung naik?
Apa yang membuat gereja Tuhan bisa melihat masa depan dengan tertawa :
Janji Tuhan mengenai masa depan kita. Yeremia 29:11,12
Tuhan menyusun rancangan bagi kita, suatu rancangan damai sejahtera yang bertujuan memberikan kepada kita masa depan yang penuh pengharapan. Namun lebih lanjut dalam ayat 12 dikatakan bahwa apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu. Ternyata ada prosedur supaya kita bisa menerima janji masa depan yang penuh harapan yaitu apabila kita mencari Tuhan, apabila kita berdoa. Kalau kita mencari Tuhan pasti terjadi pemulihan / transformasi. Hal yang mustahil bisa menjadi mungkin. Yang lemah bisa Tuhan berikan kekuatan. Rumah tangga, ekonomi, karir, bisnis, bahkan anak-anak yang krisis bisa berubah menjadi okay, kalau kita mencari Tuhan. Saya selalu menghimbau seluruh jemaat supaya selalu mengundang Tuhan di rumahmu, di kamarmu, di pekerjaanmu. Banyak penghalang yang dibuat iblis supaya kita tidak bisa berdoa. Tetapi usahakanlah berdoa 1 jam atau 2 jam setiap hari. Doa itu yang menjamin masa depan kita penuh harapan.
Janji Tuhan tentang Pemulihan. Mazmur 126:1-3.
Sion adalah bayangan dari gereja Tuhan. Ketika Tuhan memulihkan keadaan kita maka mulut kita penuh dengan tertawa. Kita bisa tertawa tentang masa depan kalau terjadi pemulihan. Pemulihan atau restorasi berarti yang hilang (dicuri), diganti. Yang rusak, dibaharui. Yang sudah kurang ditambah kembali.
Kerukunan rumah-tangga yang hilang, sukacita yang hilang, kerajinan beribadah yang hilang, kesetiaan yang hilang dicuri Iblis akan diganti Tuhan kembali. Hidup yang rusak karena tidak bersama Yesus dibaharui kembali. Yang mengalami kekurangan kasih, kurang berkat, dlsb, Tuhan akan tambah kembali. Dan kalau pemulihan itu terjadi maka hati dan mulut kita penuh dengan sorak-sorai. Saya percaya bahwa Tuhan selalu mau memulihkan keadaan kita.
Janji Tuhan ketika dalam percobaan yang berat.
Ayub 8:21 ”Ia masih akan membuat mulutmu tertawa dan bibirmu bersorak-sorak.” Biasanya kalau kita berada dalam pencobaan berat kita menangis atau bersedih. Tetapi rasul Yakobus menganjurkan supaya apabila kita mengalami percobaan berat berdoalah kepada Tuhan. Yakobus 5:13-16. Kalau dirundung percobaan, jangan malas beribadah, jangan malas berdoa, jangan malas membaca Firman Tuhan. Justru dalam pencobaan kita musti lebih dekat kepada Tuhan. Sebab sesudah pencobaan berat untuk sementara waktu itu Tuhan akan membuat kita tertawa. Kita bisa kembali bersorak-bersorak sebab Tuhan campur tangan dalam hidup kita.
Mati adalah Keuntungan. Filipi 1:20-21.
Beberapa hari lalu Pdt. DA. Supit di Bd Lampung sudah pulang ke Rumah Bapa di Surga. Ia mengalami gagal ginjal. Namun sebelumnya ia berkata kepada Tuhan : kalau Tuhan masih mau pakai saya tolong Tuhan sembuhkan tanpa campur tangan dokter. Tetapi kalau tidak saya sudah siap dipanggil ke Rumah Bapa. Hal yang sama dialami oleh Pdt. Ronny Bolung di Batam yang beberapa minggu lalu juga dipanggil pulang ke Rumah Bapa. Seorang pendeta dari Jakarta, Pdt. Benni Santoso, ketika ia divonis dokter kanker lever, ia berdoa minta kesembuhan dari Tuhan. Tetapi Tuhan menjawab sudah cukup anugrah-Ku bagimu. Lalu sebelum meninggal, hamba Tuhan ini menyusun seluruh acara pemakamannya.
Bagi mereka, kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan melainkan sebuah keuntungan.
Paulus berkata bahwa kalau kita milik Tuhan maka hidup adalah untuk Kristus dan mati adalah keuntungan.
Keuntungan biasanya kita peroleh dari hasil usaha, hasil investasi. Dan orang yang bisa tertawa adalah orang-orang yang sudah investasi dalam Tuhan. Orang yang sudah bekerja buat Tuhan. Apakah anda sudah mempunyai investasi dalam pekerjaan Tuhan?
Jadi pada kesempatan ini saya menghimbau semua jemaat supaya hadapilah masa depanmu dengan Tuhan Yesus. Sebab kalau kita memandang masa depan dengan iman, dengan percaya maka kita bisa tertawa tentang masa depan yang cerah. Tuhan Yesus memberkati!
Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 15 Juni 2008 (Ibadah Raya ke-2)
| BACA JUGA INI : |