Hari ini kita memperingati hari kemerdekaan bangsa kita yang ke-63 tahun. Sebagai orang percaya kita selalu menyambut hari ulang tahun dengan ucapan syukur kepada Tuhan. Sebab tambahan umur adalah pemberian Tuhan.
Hari ini Firman Tuhan saya kutip dari Yeremia 5:23-25. Nabi Yeremia hidup menjelang bangsa Israel dikalahkan, juga menjelang kota Yerusalem diduduki oleh pasukan Babelonia dan menjelang orang-orang Yehuda ditawan ke Babelonia. Pada waktu itulah Yeremia menguraikan kenapa bangsa ini ditimpa malapetaka atau dihukum oleh Tuhan. Penyebab utama dari murka Tuhan adalah karena bangsa itu melawan, memberontak, menyimpang dan mempunyai hati yang memisah.
Di dunia kita sering melihat orang yang menentang, memberontak. Bahkan kadangkala di gereja ada hati yang selalu memberontak. Hati yang selalu melawan, karena tidak takut kepada Tuhan. Anak-anak yang suka melawan berarti hati anak itu tidak takut kepada Tuhan. Itu sebabnya anak-anak kita sebaiknya dibawa ke ibadah di gereja, supaya dididik dalam ketaatan kepada Tuhan. Dalam kitab Amsal diberitahukan bahwa takut akan Tuhan adalah permulaan dari segala pengetahuan. Jadi penting sekali anak-anak kita mempunyai hati yang taat kepada Tuhan.
Akibat bangsa Israel tidak mempunyai hati yang taat maka hujan tidak datang pada waktunya. (Bd. Yeremia 5:24). Negara kita terkenal dengan kekayaan alamnya. Tetapi masih banyak rakyat kita tidak bisa beli makanan, sulit mendapatkan beras. Hujan, sungai dan danau banyak, tetapi koq rakyat Indonesia masih kekurangan air. Bahkan kalau musim hujan sampai banjir terjadi. Tetapi musim kemarau, kekeringan berkepanjangan. Sehingga mengakibatkan petani seringkali gagal panen. Kenapa banyak panen gagal? Kenapa harga pangan mahal sekali? Kenapa hasil minyak kita berkurang. 30 tahun lalu kita menghasilkan minyak 1,6 juta barrel per hari, koq sekarang justru penduduk makin bertambah malah produksi minyaknya makin berkurang menjadi 900 ribu barel sehari. Apa penyebabnya? Karena banyak pimpinan bangsa ini tidak takut kepada Tuhan. Sebenarnya Tuhan selalu memberi hujan pada waktunya. Bahkan Tuhan menjamin waktu panen. Tetapi bila bangsa tidak takut kepada Tuhan, berontak kepada Tuhan, maka panen-panen akan bermasalah. Musim-musim menjadi tidak beraturan.
Dosa kita menghambat jaminan berkat Tuhan. Hujan berarti berkat, panen juga berarti berkat. Dosa kita menghambat yang baik dari Tuhan kepada kita. (Yeremia 5:25). Hati yang tidak takut kepada Tuhan, memberontak kepada Tuhan menghalangi janji berkat Tuhan.
Apa yang terjadi di bangsa bisa terjadi kepada gereja Tuhan. Mungkin kita sering bertanya-tanya keadaan keluarga kita yang kurang diberkati Tuhan. Bencana akan terjadi dalam keluarga kita jikalau ada benih yang selalu melawan, menentang. Di dalam gereja Tuhan tidak ada istilah oposisi.
I Korintus 10:11. Bangsa Israel menjadi contoh dan peringatan bagi kita gereja Tuhan yang hidup di zaman akhir. Firman Tuhan menguraikan tentang kesalahan-kesalahan umat Tuhan di masa lalu untuk menjadi contoh dan menjadi peringatan bagi kita yang hidup di zaman akhir ini.
Kisah 17:26. Tuhan menentukan keberadaan bangsa-bangsa dan negara-negara (termasuk bangsa Israel dan bangsa Indonesia. Tuhan yang menentukan negara China menjadi bangsa yang terbesar sekarang di dunia yang penduduknya lebih 1,6 miliar jiwa, disusul India, 1,1 miliar, kemudian Amerika 300 juta jiwa, dan keempat bangsa Indonesia 235 juta jiwa. Tuhan juga menentukan musim-musim yang tetap bagi bangsa-bangsa.
Yehezkiel 11:19-20. Ayat ini adalah janji Tuhan bagi Israel, tetapi saya yakin juga janji Tuhan untuk segala bangsa di akhir zaman, yaitu Tuhan akan memberikan hati yang lain (undivided heart = hati yang tidak terbelah, hati yang satu, hati yang utuh). Tuhan akan memberikan roh yang baru yaitu Roh Kudus yang membaharukan hati, dan akan mengubahkan hati batu (stony heart) menjadi hati yang lembut / hati daging (heart of flesh).
Bangsa Israel tidak mempunyai hati yang taat sehingga mereka hampir punah. Ribuan tahun orang Israel tercerai berai. Gereja Tuhan harus mempunyai hati yang taat, hati yang selalu dibaharui Roh Kudus. Bangsa Indonesia juga harus mempunyai hati yang taat. Sebagai gereja di Indonesia kita musti belajar membenahi hati kita. Seringkali kita sibuk membenahi pakaian kita, membenahi kebutuhan jasmani kita, tetapi lupa membenahi hati kita. Bd. Amsal 4:23. Jagalah hati dengan segala kewaspadaan. Hati bangsa Indonesia harus dikembalikan menjadi hati yang taat kepada Tuhan.
Kenapa hati kita perlu diubahkan? Supaya kita mentaati Firman Tuhan. Firman Tuhan adalah ketetapan-ketetapan Tuhan yang harus kita lakukan dan patuhi.
Saya yakin Indonesia akan diberkati Tuhan, tanah kita akan diberkati Tuhan, kalau kita menjadi bangsa yang taat.
II Tawarikh 7:14. 7:14. ”Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. ”
Apabila umat Tuhan merendahkan hati, berdoa dan mencari wajah Tuhan maka Tuhan memulihkan negeri kita, kota kita, desa kita. Memulihkan keluarga kita. Memulihkan pekerjaan kita. Memulihkan ekonomi kita, dll.
Oleh sebab itu, biarlah kita semua mempunyai hati yang taat kepada Tuhan yang mengakibatkan terjadinya pemulihan. Tuhan memberkati!
| BACA JUGA INI : |