II Korintus 1:20
“Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.”
Janji Tuhan bagi orang percaya sangat banyak sekali. Janji Tuhan itu sering kita dengar dalam khotbah-khotbah, kita baca dalam ALKITAB, dalam buku-buku rohani, dan pada banyak media lainnya. Rasul Paulus menegaskan bahwa sikap orang percaya terhadap seluruh janji Tuhan haruslah berkata “ya”. Semua janji Tuhan adalah “ya” karena janji itu benar, berkuasa dan memberkati. Tidak ada pilihan lain selain berkata 'ya' kepada janji Tuhan.
Paulus kemudian melanjutkan, bahwa kita harus berkata 'amin”. Ucapan 'amin' lebih mulia dari kata 'ya'. Amin adalah sebuah pernyataan kepada Allah sekaligus suatu penyembahan kepada Tuhan. Jadi sangat penting bagi orang percaya untuk senantiasa membiasakan diri mengucapkan ya dan amin setiap mendengar janji Tuhan. Walaupun harus diakui bahwa sebagian orang Kristen masih belum menikmati janji-janji Tuhan. Atau mungkin sudah mengalaminya tetapi hanya beberapa persen saja dari sekian banyak janji Tuhan.
Roma 4:20-21. Abraham adalah figur panutan bagi orang percaya mengenai iman kepada jaminan janji Tuhan. Ketika Abraham berumur 75 tahun, Tuhan sudah berjanji untuk menjadi Bapak banyak bangsa, memiliki keturunan seperti bintang di langit banyaknya. Tetapi hingga Abraham berumur 100 tahun dan Sarah istrinya 90 tahun, janji Tuhan tentang keturunan belum digenapi. Fisik Abraham semakin lemah, tenaganya semakin berkurang. Sarah, secara bilogis tidak mungkin lagi melahirkan anak sebab kandungannya sudah tertutup. Tetapi dengan jelas Alkitab mencatat bahwa dalam situasi yang demikian Abraham semakin memantapkan imannya dan semakin yakin akan janji Tuhan.
Kita harus yakin dan memberikan respons kepada semua Firman Tuhan. Walau janji Tuhan itu belum terjadi atau kelihatannya mustahil tetapi kita harus selalu berkata amin. Fisik kita bisa lemah tetapi iman kita terhadap janji Tuhan haruslah teguh berdiri. Abraham makin yakin di saat fisiknya makin lemah. Seringkali kita ingin banyak ditolong oleh Tuhan tetapi kita tidak pernah berani membuat pernyataan iman kepada janji Tuhan.
Pernyataan atau pengakuan mulut kita kepada janji Tuhan sangat besar kuasanya :
Perkataan iman kita. Ibrani 13:6 Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?
Kenapa dengan yakin kita dapat berkata “Tuhan adalah Penolongku?” Jawabannya terdapat dalam ayat 5, “Karena Allah telah berfirman”. Jadi kalau Allah sudah berfirman kita harus merespons dengan perkataan ya, amin.
Salah satu janji Allah dalam kitab Keluaran 15:26 menyebutkan bahwa Tuhan adalah Penyembuh (Yahweh Rapha). Yesaya 53:5 oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh. Jadi, jangan panik kalau diserang penyakit.
Banyak lagi janji Tuhan untuk kebutuhan kita setiap hari dan hanya bisa kita peroleh dengan percaya teguh kepada janji Tuhan.
Ucapan Amin dan Haleluyah adalah penyembahan surgawi. Wahyu 19:4.
Banyak pemeluk agama yang mengucapkan kata 'amin'. Tetapi darimanakah sebenarnya kata 'amin' orang Kristen. Dalam kitab Wahyu 19:4 kita membaca bahwa empat makhuk dan 24 orang tua-tua di surga selalu menyembah Allah dengan berkata : “amin, haleluya.” Jadi ucapan 'amin, haleluya' adalah kata-kata pujian dan penyembahan, kata-kata sorgawi. Orang Kristen khususnya pantekosta dan kharismatik mempunyai banyak sekali ucapan-ucapan rohani, misalnya : shalom, luar biasa, dahsyat, dllsb, tetapi yang paling sering digunakan dan datangnya dari surga adalah kata : amin, haleluya. Dua kata sorga ini memberi efek ganda yaitu penyembahan kepada Tuhan dan memberi kekuatan kepada yang mengucapkan. Karena itu kita harus membiasakan diri mengucapkan 'amin, haleluyah'.
Sekarang ini banyak sekali siasat Iblis untuk melemahkan orang-orang percaya. Tetapi kalau kita banyak menyembah Tuhan, mengucapkan amin, haleluya, maka iman kita akan bertambah kuat.
Roh Kudus jaminan dari semua yang Tuhan sediakan.
Apakah yang menjadi jaminan bagi kita bahwa semua janji-janji Tuhan bisa dimiliki orang percaya? 2 Korintus 1:22. Jaminannya ialah Roh Kudus. Roh Kudus adalah Allah yang mahahadir. Allah Roh Kudus menyertai gereja Tuhan di seluruh penjuru dunia ini. Roh Kudus bisa masuk di hati setiap orang percaya. Roh Kudus menjadi Pembela, Penolong bagi kita. Roh Kudus sebagai jaminan bagi kita untuk bisa menikmati janji-janji Allah.
Efesus 1:14. Roh Kudus adalah jaminan bagi kita sebelum kita sampai menikmati seluruh janji Allah. Roh Kudus yang memimpin kita kepada begitu banyak janji-janji Tuhan. Jadi Roh Kudus itu sebagai jaminan atau down payment atau panjar dari semua janji-janji Tuhan bagi gereja-Nya. Tuhan memberkati!
Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 31 Agustus 2008 (Ibadah Raya II| BACA JUGA INI : |