I YOHANES 1:5-7
Sebelum umat Islam memasuki bulan puasa, PLN sudah mengumumkan bahwa selama bulan Ramadhan tidak akan ada pemadaman listrik di kota Medan. Semua orang senang mendengar berita ini, sebab hidup di kota tanpa penerangan sangat berat sekali. Tetapi tahukah anda bahwa sekarang ini banyak orang yang hidup dalam kegelapan dosa, kegelapan rohani. Secara alamiah kita perlu terang tetapi dalam hal rohani juga kita sangat butuh Terang Tuhan, terang keselamatan.
Tetapi sangat disayangkan, masih banyak manusia lebih memilih hidup dalam gelap daripada hidup dalam terang. Bahkan ada orang Kristen, yang rajin masuk gereja, rajin memberi persembahan, tetapi hidup kekristenannya masih dalam kegelapan.
Ciri-ciri orang yang hidup dalam kegelapan adalah :
I Tesalonika 5:4-7
1. Hari Tuhan datang seperti pencuri. Orang yang hidup dalam kegelapan tidak mengerti dan tidak mau tahu tentang kedatangan Yesus yang kedua kali. Ia tidak percaya pengangkatan gereja Tuhan, tidak mengerti kebangkitan orang mati, ketika Yesus datang kembali ke dunia. Ia masih hidup dalam kegelapan walaupun beragama Kristen.
2. Tidur. Orang yang tidur tidak berbuat apa-apa alias pasif. Orang Kristen yang tidak pernah berbakti, tidak pernah menyembah Tuhan, tidak pernah baca firman Tuhan, tidak pernah melayani, adalah orang yang kerohaniannya tidur dan hidup dalam kegelapan. Sekarang banyak sekali diadakan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani), tujuannya adalah supaya orang-orang Kristen yang rohaninya tidur bangun kembali.
Dalam Matius 25:1-13 dikisahkan tentang lima gadis yang bijaksana dan lima gadis yang bodoh. Gadis atau wanita ini adalah gambaran gereja Tuhan di akhir zaman. Gadis yang bodoh itu mempunyai minyak, tetapi waktu Yesus datang minyaknya habis. Mobil mewah sekalipun menjadi tidak berarti sama sekali kalau tidak ada minyaknya. Demikian orang Kristen yang tidak mempunyai minyak, lampu hidupnya padam. Banyak orang Kristen pada awalnya bersemangat tetapi di tengah jalan berhenti, tidur, tidak melakukan apa-apa, akhirnya tidak beribadah.
3. Mabuk. Mabuk artinya tidak sadar. Ada orang yang mabuk kerja, ada yang mabuk politik, ada yang mabuk asmara, mabuk alkohol, mabuk narkoba yang membuat pikirannya rusak. Saya harap tidak ada jemaat GPdI Maranatha yang mabuk, yang selalu membuat masalah/keributan. Orang yang mabuk pasti hidup dalam gelap. Barangkali anda tidak mabuk alkohol, tetapi mabuk cari duit, mabuk dapat kedudukan, mabuk dengan karirmu, sehingga tidak muncul dalam kebaktian.
Efesus 5:3-8
4. Percabulan dan rupa-rupa kecemaran. Di dunia modern tetapi gelap ini, percabulan dan rupa-rupa kecemaran sudah terang-terangan. Di mana-mana ada gambar-gambar wanita dengan pakaian yang sangat minim. Kalau anda menyentuh hal-hal yang demikian berarti anda hidup dalam gelap.
Kira-kira sepuluh tahun lalu ada seorang pendeta yang masih muda dari Amerika mengadakan KKR di Pardede Hall. Dia luar biasa dipakai Tuhan dalam pelayanan. Tetapi beberapa bulan kemudian, kakaknya dari Amerika mengirim surat kepada saya menginformasikan bahwa pendeta tadi sedang menjalani masa pendisplinan, dinon-aktifkan dari pelayanan. Karena ternyata pendeta yang populer itu, jatuh dalam dosa homoseksual dengan bodyguard-nya. Ia selalu memberitakan Firman Tuhan, Terang Tuhan, tetapi ia sendiri hidup dalam kegelapan.
5. Serakah. Kenapa 'penyakit' korupsi sekarang ini merajalela, karena serakah. Orang Kristen tidak boleh serakah. Kita selalu diajar : beri maka kamu akan diberi. Gereja kita mendapat sound-system yang baru karena ada anak Tuhan yang tidak serakah. Berkat yang diterima tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk pekerjaan Tuhan. Orang-orang yang serakah pertanda masih hidup dalam kegelapan.
6. Penyembahan berhala. Berhala dalam bahasa Inggris disebut 'idol'. Idol artinya yang dipuji, yang diagungkan. Jadi berhala itu adalah segala sesuatu yang kita agungkan. Berhala bisa terjadi di mana-mana. Ada pekerjaannya jadi berhala, ada cucunya jadi berhala, ada mobilnya jadi berhala, dllsb. Kalau anda melakukan sesuatu supaya jadi 'idol', supaya dipuji, supaya tenar, itu sudah memberhalakan diri. Semua yang aktif dalam pelayanan worship-team harus hati-hati, anda melayani, anda menari, bermain musik bukan supaya dipuji orang, tetapi kita memuja Tuhan, memuliakan Dia. Tidak boleh ada unsur yang menggantikan posisi Tuhan yang absolut, dalam hidup kita.
7. Perkataan kotor, kosong. Ada ibu-ibu yang suka latah. Dan biasanya kalau latah yang keluar dari mulutnya adalah perkataan kotor. Itu tidak boleh. Sebab yang demikian adalah tanda orang yang hidup dalam gelap. Kalau anda latah, berdoa supaya penyakit latah disembuhkan. Seandainya tetap latah, ketika anda kaget ucapkanlah Haleluyah, Puji Tuhan! Jangan biasakan memaki, menghujat, seperti sebagian orang masih lakukan.
Hidup dalam terang antara lain ditandai dengan :
I Yohanes 1:7
Persekutuan sesamanya. Ada orang Kristen yang tidak mau bersekutu dengan sesama orang percaya. Tidak mau salaman di gereja, tidak mau berjemsel, tidak mau aktif dalam wadah pelayanan. Namun kalau arisan atau kumpul-kumpulan di lain tempat sangat bersemangat mengikutinya. Orang yang demikian belum hidup dalam terang. Orang yang hidup dalam terang suka bersekutu dengan saudara seiman.
Darah Yesus menyucikan dari segala dosa. Dalam persekutuan orang benar Tuhan hadir. Matius 18:20. Dan darah Yesus menyucikan kita semua dari dosa, jikalau kita mengakui jujur.
Efesus 5:9
3, Kebaikan 4, Keadilan 5, Kebenaran
Kita harus terus bergumul mencapai ketiga hal ini, berbuat baik, berbuat adil dan berbuat benar.
I Tesalonika 5:8
6, Iman 7, Kasih. I Korintus 13:13. 8, Pengharapan.
Inilah prinsip-prinsip penting hidup dalam terang.
Yohanes 8:12 - Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."
Yesus adalah Terang Dunia. Setiap orang yang percaya dan mengikut Yesus tidak hidup dalam gelap tetapi mempunyai Terang Tuhan. Itu sebabnya dalam Matius 5:14 Yesus kemudian berkata : ”Kamu (orang percaya) adalah terang dunia.” Tetapi kita sangat prihatin sebab masih banyak manusia lebih suka kegelapan. Baca Yohanes 3;19-21. Karena itu Yesus memanggil kita untuk keluar dari gelap. I Petrus 2:9.
Karena itu ajak mereka yang masih tinggal dalam gelap supaya keluar dari gelap dan berjalan dalam terang Tuhan. Hidup dalam gelap berarti hidup dalam dosa.
Saya harap kita berjalan dalam terang Tuhan. Mungkin ada yang sudah bertahun-tahun jadi anggota jemaat tetapi belum berjalan dalam terang atau kakinya terpasung dalam hal yang gelap. Berdoalah supaya Tuhan mengangkat anda dari hidup gelap dan menjadi anak-anak terang. Haleluyah!
Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 14 September 2008
| BACA JUGA INI : |