Matius 20:29-34
Injil Matius, Markus, Lukas mencatat kisah tentang orang buta yang disembuhkan Yesus. Hanya kitab Matius menuliskan dua orang buta, sedangkan Markus dan Lukas mencatat hanya satu orang saja, yaitu Bartimeus. Dari tiga buku ini kita simpulkan bahwa Bartimeus adalah orang paling getol meminta kesembuhan dari Yesus.
Topik Firman Tuhan hari ini yaitu tentang kebutaan rohani. Kebutaan rohani bisa menyerang siapapun dan kapan saja.
Ada dua penyebab terjadinya kebutaaan secara rohani :
Karena ilah zaman. 2 Korintus 4:4. Hari-hari ini kita perhatikan bahwa dunia begitu maju dan canggih. Seakan-akan dunia sedang memamerkan kehebatannya dan tidak peduli dengan aturan manusia. Dunia berjalan begitu cepat. Dan tanpa kita sadari, ada anak-anak Tuhan yang tergopoh-gopoh mengikuti trend dunia ini. Akibat kecepatan lajunya kemajuan dunia ini membuat banyak anak-anak Tuhan tidak mau beribadah, sibuk mengurus usaha, sibuk bekerja, sibuk mencari uang, sibuk dengan karirnya. Mungkin saja masih beribadah tetapi pikirannya tertuju pada usahanya, pada pekerjaannya. Seringkali kita sangat fokuskan diri pada kebutuhan dunia, yang mengakibatkan kita abaikan Firman Tuhan. Bahayanya, orang yang demikian bisa mengalami kebutaan rohani. Ketika masalah datang, ia tidak tau berbuat apa. Ia menjadi gampang putus asa. Sebab ia tidak bisa lagi memandang kepada Tuhan dan Firman-Nya.
Hidup dalam kegelapan. I Yohanes 2:11. Orang yang hidup dalam kebencian, kepahitan, kekecewaan adalah sedang berada dalam kegelapan dan bisa membutakan mata rohani. Orang yang demikian bisa saja hadir di kebaktian tetapi hanya sebagai formalitas belaka. Seringkali kita membesarkan sebuah masalah padahal sebenarnya problema itu bisa dihilangkan atau dilupakan. Di dalam berjemaat juga seringkali kita temukan ketidak-cocokan antara satu dengan yang lain. Ketidak-cocokan pikiran, perasaan, dan lain sebagainya. Tetapi marilah kita belajar untuk selalu berpikiran positif, bahwa segala sesuatu terjadi dalam hidup ini adalah atas sepengetahuan Tuhan. Kalau kita sedang dalam kesusahan, dalam persoalan berat, dalam tekanan, Tuhan pasti peduli dan mengerti keadaan kita. Tidak usah kita mencari pembelaan manusia sebab Tuhan akan membela kita.
Bagaimana cara mengatasi atau sembuh dari kebutaan rohani?
Bersandar sepenuhnya kepada Tuhan. Mazmur 126:1 ”Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.”
Tuhan pasti memulihkan setiap orang yang percaya dan berharap kepada Tuhan. Jangan terburu-buru menyelesaikan masalah, tetapi buru-burulah datang di kaki Tuhan, minta petunjuk dari Tuhan. Ada banyak cara Tuhan menolong orang yang percaya kepadaNya. Kalau Tuhan ijinkan sebuah masalah, berarti Tuhan sudah sediakan jalan keluar yang paling indah bagi kita.
Memang seringkali ketika kita berada dalam masalah, banyak terdengar 'suara-suara' dari dunia ini yang sepertinya bisa menolong kita, tetapi kenyataannya hasilnya nihil. Karena itu carilah Tuhan, nantikanlah pertolongan Tuhan. Pertolongan Tuhan itu ajaib dan luar biasa.
Semua yang ada di dunia ini akan digoncangkan Tuhan ; ekonomi, politik, iklim, dllsb. Negara Zimbabwe mengalami inflasi hingga 15200 %. Merupakan negara pemecah rekor inflasi tertinggi di dunia. Tetapi anak-anak Tuhan tidak perlu kuatir, Tuhan pasti menolong dan memelihara. Oleh sebab itu tingkatkan iman anda. Tingkatkan jam-jam ibadah anda. Gunakan kesempatan yang sedikit ini untuk memuliakan Tuhan. Jangan pernah lalai dalam beribadah. Yesaya 58:13-14 ”Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat "hari kenikmatan", dan hari kudus TUHAN "hari yang mulia"; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong, maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.”
Berjuang supaya benih Firman Tuhan tertanam. Matius 13:20-21. Setiap orang percaya haruslah berusaha supaya Firman Tuhan yang diterima tertanam dan berakar di hidup kita, dan bukan berlalu begitu saja.
Pertolongan Tuhan tidak tersembunyi bagi siapa saja yang mau sungguh-sungguh datang kepadanya. Marilah sungguh-sungguh datang kepada Tuhan sehingga mata rohani kita terus bisa melihat keajaiban dan keagungan Tuhan. Puji Tuhan !
Ringkasan Khotbah Pdt. Janni Luntungan (Perth, Australia), Minggu 5 Oktober 2008 (II| BACA JUGA INI : |