Banner

TIGA MODEL KEHIDUPAN ANAK TUHAN

TIMOTIUS 2:3-7. Di sini rasul Paulus menulis surat kepada anak rohaninya bernama Timotius, seorang hamba Tuhan muda yang dipakai Tuhan luar biasa. Dalam suratnya Paulus menyampaikan tentang 3 model atau contoh kehidupan anak Tuhan, yaitu sebagai prajurit, sebagai olahragawan dan sebagai petani. Paulus mengemukakan pokok-pokok terpenting dari karakter seorang prajurit atau tentara, olahragawan atau atlet dan petani, yang semuanya memiliki pengertian spiritual (rohani) yang signifikan.

Prajurit yang baik dari Yesus Kristus (ayat 3).

Seorang pengkhotbah pernah menyampaikan bahwa zaman kini banyak orang Kristen berstatus seperti pasien yang sakit. Mereka adalah orang Kristen yang lemah dan tidak sehat, yang selalu harus didorong-dorong untuk beribadah, untuk berdoa, untuk melayani. Rasul Paulus menulis, orang Kristen harus seperti prajurit, yang selalu siap siaga menunggu instruksi komandannya. Negara kita juga mempunyai prajurit atau tentara bernama TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang terdiri dari TNI AD, TNI AU, TNI AL. Umat Kristen harus menjadi tentara dari panglima agung Yesus Kristus.

Ikutlah menderita – “Endure hardship” artinya bertahan dalam kehidupan yang berat, bertahan dalam kehidupan yang tidak nyaman. Orang Kristen harus dapat bertahan dalam masa-masa yang berat, yang sulit. Harus siap menderita. Jemaat harus bangkit, bangun dan dilatih menjadi prajuritnya Tuhan.
Seorang prajurit tidak memusingkan dirinya soal hidup sehari-hari karena ia tahu bahwa negara menjamin hidupnya. Di negara-negara maju, kesejahteraan seorang prajurit sangat diperhatikan. Sebagai prajurit yang baik dari Kristus, seperti prajurit di dunia ini mendapat jaminan negara, kita tentu mendapat jaminan pemeliharaan Panglima Besar Yesus Kristus. Yesus pasti menjamin hidup para prajurit rohaninya. Baca Matius 6:31-33. Seorang prajurit Kristus tidak memusingkan dirinya, tetapi fokus kepada Yesus, sebab ia yakin dengan mematuhi dan menyenangkan hati komandannya, hidupnya terjamin.
Seorang prajurit berusaha berkenan kepada komandannya artinya menyenangkan komandannya. Kita harus selalu menyenangkan panglima kita yaitu Yesus. Pujian dan penyembahan adalah bagian dari usaha kita menyenangkan Tuhan. Seorang prajurit selalu berkata ‘siap’ atau ‘ya’ kepada komandannya. Kita harus menjadi prajurit Yesus yang selalu berkata ya kepada Firman Tuhan. Selalu berkata siap kepada perintah Tuhan. Jangan pernah mengomel atau membantah kepada firman Tuhan.
Di saat krisis seperti ini kita musti bangkit menjadi prajurit yang berani, tabah dan selalu siap untuk Tuhan. Sebab prajurit di bawah komando Yesus Kristus pasti menang menghadapi berbagai tantangan berat dunia ini.

Olahragawan (atlet atletik). Ayat 5.

Sebelum menghadapi pertandingan, seorang atlet harus latihan keras. Namun, di samping  persiapan fisik dan persiapan mental seorang atlet, dia wajib mentaati aturan-aturan pertandingan. Misalnya, seorang atlet sepakbola harus menendang bola, bukan menendang kaki. Juga bola harus di kaki bukan di tangan. Apabila melanggar aturan tersebut maka akan diberi peringatan, hukuman, dan bisa mengakibatkan kekalahan. Karena itu Alkitab berkata : “Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olah raga.”

Atlet olahraga atletik harus mengikuti dengan seksama peraturan-peraturan yang berlaku dalam atletik.
Kita juga harus belajar  taat kepada aturan-aturan yang diberikan oleh Tuhan dalam Firman-Nya. Tuhan mau semua anak-anak Tuhan menjadi pemenang, bukan pecundang. Memang untuk mendapat kemenangan itu tidak gampang. Tetapi kalau kita terus berlatih dan berusaha mentaati firman Tuhan, kita pasti menjadi pemenang, kita pasti berhasil, kita akan merebut gelar juara. Kita bangkit menjadi pemenang. 

Petani (ayat 6).

Petani terkenal dengan kerja kerasnya. Pagi-pagi sudah di ladang, mencangkul tanahnya, memberikan pupuk, menjaga tanamannya dari gangguan binatang dan berbagai hama. Ia bekerja keras supaya tanamannya tumbuh dan menghasilkan. Tetapi petanilah yang pertama sekali menikmati hasil usahanya.
Orang Kristen harus bekerja keras, harus sungguh-sungguh ikut Tuhan. Banyak orang Kristen tidak sungguh-sungguh ikut Tuhan. Kalau ada acara bagus di televisi lalu tidak masuk gereja. Kalau ada undangan pesta, tidak jadi kebaktian. Kalau sedang banyak kesibukan lalai beribadah. Kini saatnya gereja Tuhan musti bekerja keras. Karena kalau kita kerja keras, kita yang pertama menikmati hasilnya. Kita akan menikmati berkat-berkat sesuai janji Firman Tuhan. Keluarga kita menerima berkat-berkat Tuhan. Jemaat kita menikmati berkat Tuhan yang luar biasa.

“Seorang prajurit yang sedang berjuang...” (ayat 4). Hidup di dunia ini adalah perjuangan. Kita musti bersyukur kepada Yesus untuk keselamatan yang kita terima, berkat Perjuangan Panglima Besar kita Yesus Kristus. Karena itu, kita harus membalasnya dengan ikut berjuang melayani Tuhan. Jangan mau menjadi orang Kristen yang pasif, tetapi harus menjadi orang Kristen yang proaktif. Ini saatnya kita bangkit dan berkata ya kepada firman Tuhan. Tema jemaat kita di tahun 2009 ini  adalah ‘memberkati untuk diberkati’. Ini bukanlah arahan gembala tetapi perintah Firman Tuhan. Kalau anda taat kepada Firman Tuhan, maka perubahan yang besar pasti terjadi dalam hidupmu.

2 Timotius 2:6. Tuhan akan memberikan kepada kita pengertian yang lebih dalam sehingga kita mengerti dan bisa melakukan 3 model hidup orang Kristen ini.

2 Timotius 2:1 – “Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.” Awal  dari tiga model hidup orang Kristen di atas adalah jadilah kuat, jangan lemah. Dan kita bisa kuat adalah karena kasih karunia atau pemberian Tuhan (grace, charis). Itu sebabnya selalu dianjurkan untuk meminta pimpinan Roh Kudus. Apabila kita terima Firman Tuhan dengan iman maka kita akan dikuatkan Roh Kudus.

Apabila kita berusaha melakukan 3 model hidup Kristiani di atas, yakni bertahan hidup dalam masa berat, menyenangkan hati Tuhan, taat kepada FirmanNya dan mengikut Tuhan sungguh-sungguh, maka kita pasti menikmati berkat-berkat Illahi. Puji Tuhan!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 25 Januari 2009 (Ibadah Raya II
BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...