KOLOSE 2:6-7
Dalam ayat 6 ditulis : “Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita.” Kristen sejati bukanlah sekedar menganut agama Kristen. Kristen sejati adalah setiap orang yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dalam hidupnya. Lagi, Paulus berkata : “Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Tuhan.” Musuh besar orang Kristen bukanlah Alqaeda, bukan Osama bin Laden, bukan juga terorisme. Musuh besar kita adalah iblis, yang selalu berusaha menggoyahkan iman orang percaya supaya keluar dari hidup dalam Yesus Kristus. Lihat saja pada hari Natal dan hari Paskah, gedung-gedung gereja dipenuhi orang Kristen. Tetapi setelah berakhir perayaan itu banyak orang Kristen tidak lagi ke gereja. Orang Kristen yang demikian sering disebut dengan istilah Kristen kapal selam (kadang muncul kadang tenggelam), atau juga Kristen napas (Natal-Paskah) hanya hadir pada hari Natal dan Paskah. Tetapi Firman Tuhan menganjurkan agar hidup kita tetap di dalam Tuhan Yesus, jangan goyah dan jangan keluar.
Ayat 7 - “Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia.”
Ada dua proses yang mirip tetapi tidak sama yang harus dikerjakan orang Kristen, yaitu berakar di dalam Kristus dan dibangun di atas Tuhan Yesus.
Kata berakar selalu mempunyai konotasi dengan kata bertumbuh. Sebuah tanaman akan bertumbuh kalau ada akar. Akar berfungsi menghisap semua zat-zat dari tanah untuk mendorong pertumbuhan. Akar sangat penting supaya tanaman atau pohon bertumbuh. Semakin tinggi pohonnya, semakin dalam akarnya. Inilah gambaran pertama dari kehidupan anak Tuhan, yaitu berakar untuk bertumbuh.
I Korintus 3:9 “....kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.” Orang percaya adalah ladangnya Allah dan bangunan Allah. Kenapa kita disamakan dengan ladang dan bangunan Allah? Tuhan ingin menanamkan kepada kita suatu pemahaman bahwa umat Tuhan harus bergerak dan bertumbuh. Tuhan mau supaya gereja-Nya bertumbuh, tidak kerdil atau layu. Orang tua senang dan akan memberikan apapun apabila melihat anaknya bertumbuh sempurna. Bertumbuh dalam fisik, bertumbuh dalam kecerdasan, dlsb. Demikian juga dengan Tuhan kita, Dia merindukan pertumbuhan rohani kita. Kalau kita bertumbuh, Tuhan pasti memberikan apa yang kita perlukan. Karena itu, sebagai ladangnya Tuhan kita didorong supaya bertumbuh. Berkat Tuhan akan berhenti mengalir kalau kita tidak bertumbuh.
Efesus 4:15 – “Tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.”
Arah pertumbuhan, tujuan pertumbuhan rohani kita adalah menjadi seperti Yesus Kristus. Kalau kita tanam biji mangga, maka akan tumbuh pohon mangga dan buahnya adalah buah mangga. Kalau kita berakar di dalam Kristus, maka kita pasti bertumbuh ke arah Yesus Kristus. Kita manusia dapat bertumbuh ke arah Yesus Kristus, suatu hal yang luar biasa. Tetapi demikianlah Firman Tuhan dan Kuasa Roh Kudus yang bekerja di dalam kita orang yang percaya.
Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia. (Kolose 2:7). Di bangun di atas Dia, itu berarti fondasinya adalah Yesus Kristus. I Korintus 3:11. Fondasi pembangunan rumah rohani kita hanyalah Yesus Kristus. Semua kehidupan Kristiani bersentral kepada Yesus Kristus. Sangat disayangkan kalau ada orang Kristen tidak mengenal betul akan pribadi Yesus, tidak dekat dengan Yesus. Kalau kita dekat dengan Yesus maka hidup kita pasti dijamin oleh Tuhan.
Nah, dasar bangunan adalah fondasi, tetapi kemudian harus dibangun oleh para ahli. Ahli semen, ahli keramik, ahli plafon, dlsb. Kita tidak bisa membangun rumah rohani dengan cara gampang seperti membangun dengan bahan kayu, apalagi dengan rumput atau hanya dengan jerami. (Baca I Korintus 3:12). Sebab satu waktu bangunan akan diuji dengan api. Kayu, rumput dan jerami pasti habis terbakar apabila diuji dengan api. Tetapi kalau emas, perak dan batu permata akan tahan selamanya. I Petrus 1:7. Iman kita akan diuji supaya keluar seperti emas.
Kalau anak Tuhan mau membangun rumah rohaninya dengan benar, maka Tuhan pasti memberikan fasilitas-fasilitas. Karena Tuhan ingin rumah rohani kita berdiri kokoh dan sempurna.
Hasil akhir dari proses pertumbuhan dan pembangunan rohani kita ialah : Kita berhasil (berbuah-buah) dalam pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus (2 Petrus 1:5-8). Berusahalah bertumbuh ke tujuan dan dibangun di atas dasar Yesus Kristus. Dibanguna dan bertumbuh dalam Yesus Kristus akan membuat kita menjadi anak-anak Tuhan yang sukses, yang berhasil dan proaktif. Tuhan memberkati.
Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 8 Februari 2009 (Ibadah Raya II)
| BACA JUGA INI : |