Banner

Lelah - Letih - Lesu - Lemah

Hakim-Hakim 8:4-10

Gideon merekrut tentara 22.000 orang. Tetapi hanya 300 orang yang memenuhi syarat Tuhan untuk maju mengalahkan orang Midian. Bagi dunia jumlah ini tidak rasional. Tidak mungkin 300 orang mampu mengalahkan puluhan ribu pasukan Midian. Di dunia, kekuatan dihitung dari jumlah yang besar, jumlah uang, persenjataan, fasilitas, dlsb. Orang Kristen di Indonesia juga sering mengeluh karena merasa minoritas. Kita akan mengeluh kalau kita memakai hitung-hitungan duniawi. Mungkin jumlah orang Kristen sedikit, tetapi belajar dari kisah Gideon, kita memperoleh pengetahuan bahwa minoritas + Yesus = mayoritas. Sebaliknya, mayoritas – Yesus = minoritas. Tuhan sanggup menolong kita dalam jumlah kecil ataupun dalam jumlah besar karena Tuhan kita maha besar, tidak tergantung kepada jumlah, bilangan, materi, atau pasukan. Matius 18:20 menulis ; “di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama Tuhan, di situ Tuhan hadir.” Karena itu kita jangan bergantung kepada jumlah dalam menantikan pertolongan Tuhan.

Ayat 4 – “....meskipun masih lelah, namun mengejar juga”. Lelah dalam bahasa Yunani disebut “ayeph” = faint, exhausted, languish (bhs Inggris) artinya merana, melemah, habis tenaga, lelah. Lelah, letih, lesu, lemah adalah kodrat alamiah manusia. Kita bisa lelah (capek) karena bekerja, berusaha, belajar, mencari nafkah, dlsb. Di dunia ini banyak kelelahan. Akibat krisis ekonomi global, di Jakarta sudah 30.000 ribu orang di PHK karena banyak pabrik dan perusahaan ditutup. Bahkan di Amerika, selama bulan Februari 2009 saja dilaporkan 651 ribu orang terkena PHK. Karena lelah dan banyaknya tekanan di kantor, seorang ayah bisa marah-marah ketika pulang di rumah. Ada guru yang sering pukuli anak didiknya untuk pelampiasan stressnya. Di dalam dunia ini orang bisa capek, lalu stress dan berbuat hal-hal yang tidak terpuji.

Orang Kristen juga dapat lelah, letih atau lemah dalam beribadah, berdoa, melayani, berkorban, bersaksi/menangkan jiwa. Tetapi Tuhan tidak pernah berkata capek untuk memberkati dan menolong kita. Jiwa kita tidak pernah capek menerima berkat Tuhan. Iblis sering menjebak kita melalui kelemahan manusiawi kita. Tetapi peristiwa Gideon memberikan semangat kepada kita, bahwa meskipun kita bisa lelah, tetapi karena Tuhan, kita harus terus bergerak maju.

Galatia 6:9. Lemah = “ekkakeo” (Bhs Yunani) = weary (Inggris) = letih, lesu, lemah. Kita akan menuai banyak berkat asal kita tidak menjadi lelah. Sekarang ini kita belum mencapai keberhasilan yang komplit. Karena itu gereja Tuhan harus terus bergerak, bertumbuh, berkembang dan maju ke depan. Kita terus meningkatkan kegiatan-kegiatan ibadah di gereja sebab saya tidak mau kita terjebak dengan berkata kita ini sudah berhasil, sudah banyak berbuat untuk Tuhan. Gideon masih mengejar terus karena dua raja Midian yang belum tertangkap. Kita juga harus terus bergerak, karena masih banyak jiwa perlu diselamatkan, disembuhkan dan dipulihkan.

Yeremia 12:5. “Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda? Dan jika di negeri yan damai engkau tidak merasa tenteram, apakah yang akan engkau perbuat di hutan belukar sungai Yordan.” Kita musti punya kesanggupan lari bertading dengan kuda. Terjemahan lama, apabila sungai Yordan meluap atau sebak. Kalau di Yerusalem kota shalom = damai kita sudah merasa tidak tentram, bagaimana kita dapat menyeberang sungai Yordan yang sewaktu-waktu bisa meluap. Hidup Kristiani adalah perjuangan dan kita harus bergerak menang dan terus menang.

Yeremia 31:25. “Sebab itu Aku akan membuat segar orang yang lelah, dan setiap orang yang merana akan kubuat puas.” Tuhan membuat segar orang yang lelah, letih, lesu dan lemah. Ini zaman penyegaran bagi orang percaya. Kesegaran tidak muncul tanpa diberikan oleh Tuhan. Sekarang ini memang banyak sekali obat perangsang supaya kuat dan segar. Tetapi Alkitab berkata bahwa Tuhanlah yang bisa membuat kita segar. Kalau lelah minta kesegaran dari Tuhan. Datang pada Yesus kalau letih dan lesu (Matius 11:28), Ia pasti memberikan damai, kelegaan dan kesegaran.

Hakim-hakim 8:10.Tiga ratus orang pasukan Gideon mengalahkan 120.000 orang Midian. Gideon sukses 400 ganda. Kalau kita berhasil menyengarkan dan mengalahkan keletihan maka sukses/berkat luar biasa akan terus mengalir di depan kita. Karena itu, jangan membiarkan diri anda terjebak dalam kelelahan, keletihan, kelesuan atau kelemahan. Bangkit, maju, dengan Yesus, dengan Firman, dengan Roh Kudus, kita disegarkan, kita dikuatkan, kita pasti berhasil. Tuhan Yesus memberkati!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 8 Maret 2009 (Ibadah Raya II)

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...