“ …. Sebab Anak Domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus”. 1 Koristus 5:7.
PASKAH yang pertama terjadi sekitar 3500 tahun yang lalu di tanah Mesir. Pada waktu itu Tuhan berfirman kepada Nabi Musa dan Harun agar umat Israel yang waktu itu masih di Mesir, sebagai berikut:
”Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan itu diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap- tiap rumah tangga.” (Keluaran 12: 3)
Anak domba itu dikurung empat hari kemudian disembelih dan darahnya diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang pintu setiap rumah. Kemudian dikatakan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana mereka tinggal. Dan apabila Tuhan melihat darah itu, maka Tuhan akan lewat dari pada mereka, dan tidak ada kemusnahan di tengah tengah mereka (Baca Keluaran 12: 4-14).
Tuhan juga berfirman kepada Musa : “maka kamu haruslah berkata : Itulah korban PASKAH bagi TUHAN yang melewati rumah- rumah bangsa Israel di Mesir, ketika Ia menulahi orang Mesir, tetapi menyelamatkan rumah-rumah kita.” (Keluaran 12: 27) .
Darah anak domba yang telah menyelamatkan rumah-rumah Israel dahulu, menunjuk jauh ke depan kepada darah Yesus Kristus, yang ditumpahkan untuk menebus hidup umat manusia dari dosa dan kebinasaan (1 Petrus 1:18-19). Karena itu bagi kita, orang percaya, anak domba Paskah tidak lain ialah Yesus Kristus yang lebih dari 2000 tahun yang lalu sudah mati di salib Golgotha untuk menyelamatkan manusia berdosa dan diperdamaikan dengan Allah (Roma 5: 6-11).
Bagi kita, merayakan Paskah berarti suatu ibadah syukuran dan kemenangan, karena Yesus Kristus telah menjadi domba Paskah. Tadinya kita tidak ada pengharapan, terkutuk dan binasa. Tetapi oleh karena Yesus Kristus, Tuhan kita, Tuhan menebus kita, menyelamatkan kita. Kita tidak lagi binasa di bawah kutuk dosa, kita sudah menang atas Iblis, maut, kutuk dan penyakit. Di dalam Yesus Kristus, kita memperoleh pengampunan, pembenaran, damai sejahtera, kesembuhan dari segala penyakit.
Haleluyah! Puji Tuhan!
| BACA JUGA INI : |