Banner

APA YANG DILAKUKANNYA PADA KAYU SALIB ?

Kolose 2:13-15.

Umat manusia sudah divonis mati baik fisik dan jiwa karena pelanggaran-pelanggaran kita. Bagi orang Yahudi, pelanggaran itu adalah pelanggaran terhadap hukum Torat, yang banyak sekali jumlahnya, tetapi intinya 10 jenis hukum. (Keluaran 20:1-17). Kalau tidak lakukan satu hukum saja, kita sudah melanggar dan berdosa serta ada ancaman hukumannya.

Bagi orang-orang non Israel, kita juga di bawah hukuman sebab kita tergolong orang-orang yang tidak bersunat. Dalam Alkitab kita membaca bahwa semua orang yang mengadakan perjanjian abadi dengan Tuhan harus disunat, antara lain Abraham dan semua keturunannya. Jadi kalau kita tidak disunat maka kita juga digolongkan berdosa dan dalam kematian.

Tetapi Puji Tuhan, untuk itulah Yesus mati di kayu salib di Golgotha. Kenapa Yesus harus mati di kayu salib? Kenapa tidak ditikam, atau dipenggal kepalaNya, atau dengan cara kematian lainnya ? Apalagi penyaliban Yesus berbeda dengan biasanya. Umumnya seorang yang menerima hukuman gantung di salib diikat tangan dan kakinya di kayu salib sehingga ketika dinaikkan tubuhnya tidak melonjor ke bawah. Tetapi pada waktu penyaliban Yesus, terjadi sesuatu yang berbeda, tangan dan kakinya dipaku. Menurut sejarawan Yahudi, Yosephus, paku yang dipakukan ke tangan dan kaki Yesus panjangnya sekitar 10 inchi (20 cm). Bahkan beberapa ahli mengemukakan bahwa yang dipaku serdadu Romawi di antara telapak tangan ujung lengan Yesus. Sebab kalau telapak tangan yang dipaku maka bisa robek dan tidak bisa menahan tubuh Yesus.

Kenapa harus  dipaku? Sebab waktu Yesus dipaku di salib, Dia memakukan surat hutang kita. Zaman dulu belum ada pegadaian atau pun bank yang bisa menjadi tempat peminjaman. Jadi kalau orang mau berhutang, kepada si pemberi hutang ia  harus terlebih dahulu menandatangi surat hutang. Apabila tidak sanggup membayarnya ia akan diadukan untuk dijatuhi hukuman. Kita banyak hutang kepada Allah, karena pelanggaran kita. Di surat hutang itu diuraikan semua daftar dosa pelanggaran kita. Tetapi justru untuk itulah Yesus disalib, dan surat hutang dosa manusia itu dipakukan di salib. Demi menghapuskan surat hutang kita, dan meniadakan ancaman hukuman, Yesus mengalami penderitaan yang amat sangat berat. Di taman Getsemani, jiwanya sangat tertekan, sehingga keringatNya bercampur darah. (Lukas 22:44). Ia dicambuk sebanyak 40 kali (Ulangan 25:3), atau 39 kali (2 Korintus 11:24). Menurut sejarah setiap cambuk, terdapat tiga sampai 12 cabang dari kulit dan yang memiliki mata kail dari besi atau tulang yang mencabik merobek tubuh Yesus. Kemudian Yesus diberi mahkota dari duri yang ditancapkan  di batok kepalanya dan mengucurkan darah ke seluruh wajah dan tubuhnya.

Ketika disalib, darah mengalir dari hunjaman paku di kaki dan tangan Yesus. Yang terakhir, tombak menusuk lambungnya. Sehingga seluruh darah Yesus tertumpah untuk menghapuskan semua surat hutang kita. Salib tidak boleh kita sembah. Tetapi salib di mana Kristus dipakukan kita jadikan sebagai peringatan abadi bahwa dosa dan pelanggaran kita sudah ditiadakan di sana.

Ayat 15 – “Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka, (NIV = ‘by the cross’ = oleh salib). Yang dimaksud dengan pemerintah-pemerintah dalam ayat ini adalah pemerintah-pemerintah Iblis. Baca Efesus 6:12. Di salib Golgotha, semua kekuatan pemerintah-pemerintah Iblis sudah dikalahkan oleh darah Yesus. Dan sebagai orang percaya, kita berhak menerima kemenangan atas penguasa roh jahat di udara. Salib Kristus memberikan kepada kita kemenangan atas Iblis dan seluruh kekuatannya.

I Petrus 2:24 “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurNya kamu telah sembuh.”

Dalam ayat di atas ada 3 hal penting sehubungan dengan korban Yesus di salib :

1.    Di salib, Ia memikul dosa semua manusia.

Di zaman Yesus, ditaksir hanya 100 juta orang yang menghuni seluruh dunia, tetapi jumlah penduduk bumi sekarang ini sudah lebih 7 milyar. Penduduk Indonesia sendiri sudah mencapai 235 juta orang. Jadi, Tuhan Yesus memikul dosa seluruh umat manusia dari abad pertama sampai abad ke-21 ini. Itu sebabnya tidak heran kalau tiga jam matahari tidak bersinar ketika Yesus disalib, dunia gelap gulita, sebab Allah Bapa tidak tega melihat putraNya harus memikul dosa semua umat manusia.

2.    Tujuan Yesus mengampuni semua dosa kita adalah supaya kita hidup dalam kebenaran. Itu sebabnya kita selalu beribadah, mendengar Firman Tuhan, menjalankan sabda Tuhan, supaya apa saja yang kita buat dalam hidup kita dapat benar. Sebab tidak ada kebenaran selain firman Tuhan. Yohanes 17:17. Karena itu kita harus hidup untuk kebenaran. Yesus adalah kebenaran. Yohanes 14:6.

3.    Oleh bilur-bilurNya kita sembuh. Walaupun sekarang ini banyak fasilitas medis dan kemajuan pengobatan di mana-mana, namun penyakit semakin merajalela, dan rumah sakit bertambah banyak.

Tetapi, Puji Tuhan, oleh bilur-bilur Yesus kita sembuh. Namun jangan lupa kita harus hidup untuk kebenaran.
 
Dalam suasana peringatan kematian Yesus ini, kita diingatkan bahwa kita tidak lagi berhutang atas dosa, tetapi “berhutang” untuk berbuat kebenaran, beribadah kepada Yesus, melayani Tuhan, memuliakan Allah. Sebab itu kita musti syukuri kematian Yesus. Dalam kematian Yesus ada pengampunan, keselamatan, kemenangan dan kesembuhan. Tuhan Yesus memberkati!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 12 April 2009 (Ibadah Raya I)

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...