Roma 1:8-12
Rasul Paulus adalah seorang rasul yang dipakai Tuhan luar biasa. Tetapi dalam pelayanannya, Paulus kerapkali alami aniaya, tekanan dan sengsara. Bahkan Paulus pernah berdoa kepada Tuhan supaya duri (penyakit) dalam dagingnya dicabut. Namun Tuhan berkata : “Cukuplah kasih karuniaku bagimu.”Karena itu, Paulus adalah teladan bagi kita bagaimana bertahan dalam iman walaupun ujian dan percobaan menerpa kita. Dan Firman Allah berkata bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:28).
Ayat 1 : “.....sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.” Kota Roma adalah kota hiburan. Kota yang penuh dengan dosa. Tetapi iman jemaat di Roma tersiar ke seluruh dunia. Iman kita sebagai orang percaya harus tersiar ke seluruh dunia. Orang mengenal kita karena mempunyai iman yang teguh.
Bagaimana supaya iman kita bisa tersiar ke seluruh dunia ? Dengan DOA dan UCAPAN SYUKUR. Doa dan ucapan syukur sangat penting dalam hidup orang percaya. Berdoa bisa dengan akal budi, tetapi akan lebih besar kuasanya apabila kita berdoa dengan bahasa Roh. Berdoa dalam bahasa Roh berarti kita menyampaikan kepada Tuhan hal-hal yang tidak terungkapkan dengan kata-kata. Juga, dalam doa itu kita harus mengucap syukur. Dosa terbesar bangsa Israel adalah dosa bersungut-sungut, tidak tahu mengucap syukur. Dewasa ini banyak orang Kristen yang bersungut-sungut karena doanya tidak dijawab Tuhan. Tetapi untuk mempunyai iman yang besar, yang tersiar ke seluruh bumi, kita harus berdoa dan mengucap syukur. Dalam doa kita memuliakan Tuhan, menyatakaan keagungan Tuhan kita yang besar. Dengan doa dan ucapan syukur akan terjadi mujizat besar. Berdoalah dalam bahasa Roh. Apabila belum dipenuhkan Roh Kudus, mintalah kepenuhan (pengurapan) Roh Kudus.
Saya bangga kalau ada gereja GPdI sebesar dan semegah GPdI Maranatha. Ini adalah bukti iman yang besar. Saya juga bersyukur kepada Tuhan kalau di kota Las Vegas, kota dosa, bisa berdiri gereja Tuhan.
Doa dan ucapan syukur sangat besar kuasanya, dan menjadi pengalaman pribadi saya. Tahun 2000 suami saya dipanggil pulang ke rumah Bapa di surga. Saya putus asa, saya merasa tidak mampu untuk melanjutkan pelayanan di Las Vegas, kota yang penuh dosa. Dan jemaat yang saya layani umumnya mempunyai pendidikan tinggi (S1, S2). Untuk mengambil keputusan ini, apakah saya tetap tinggal di Amerika melanjutkan pelayanan atau kembali ke Indonesia, saya harus merendahkan diri di hadapan Tuhan dengan berpuasa selama 10 hari. Kemudian Tuhan memberikan tongkat putih kepada saya dan berkata : “Gembalakanlah domba-dombaKu.” Keputusan Tuhan tidak akan pernah salah. Jemaat yang rata-rata berpendidikan S1 dan S2, saya timpali dengan S3 (Sungguh Sungguh Sekali). Puji Tuhan! Memang tantangan demi tantangan harus saya lewati, tetapi Tuhan menolong dan memberi kemenangan kepada saya. Dan setiap masalah yang saya lewati menjadi kesaksian bagi orang lain, meneguhkan dan menguatkan iman banyak orang.
Iman orang percaya akan menghasilkan yang tidak mungkin menjadi mungkin. Anak saya yang paling kecil, via internet mencoba-coba melamar menjadi pramugari di United Airlines. Puji Tuhan, ia diterima. Di perusahaan penerbangan internasional itu, ia mendapat fasilitas untuk terbang ke mana saja ke seluruh dunia tanpa bayar alias gratis. Puji Tuhan, saya sebagai ibunya dapat menggunakan fasilitas itu, jadi saya bisa terbang ke mana saja di dunia ini tanpa harus bayar tiket pesawat terbang. Tuhan kita luar biasa, kalau kita mau berdoa dan mengucap syukur. Kita akan menerima banyak fasilitas-fasilitas dari Tuhan.
Saya juga pernah hampir meninggal karena ganasnya serangan penyakit kanker dalam tubuh saya. Tetapi oleh karena doa dan puasa serta nazar suami saya, saya bisa hidup hingga hari ini.
Empat bulan setelah suami meninggal, saya bisa mendapatkan surat working permit (ijin kerja) sebagai hamba Tuhan dari pemerintah Amerika. Padahal biasanya surat ini sulit didapat. Tetapi saya tahu, doa dan ucapan syukur besar kuasanya.
Karena itu kita musti bersyukur kepada Tuhan, kita mempunyai Allah yang luar biasa. Iman kita harus diketahui dunia. Dunia harus tahu bahwa kita mempunyai Allah yang luar biasa.
Apabila anda sedang dibentuk Tuhan dengan berbagai percobaan, lakukanlah doa dan ucapan syukur, sehingga iman anda tersiar ke seluruh dunia. Berdoa tidak cukup hanya sepuluh menit, tetapi perlu berjam-jam di hadapan Tuhan, untuk mengetahui apa yang harus kita perbuat. Tuhan memberkati
Ringkasan Khotbah Pdt. Nurhaida Sitompul (Las Vegas, USA), Minggu 24 Mei 2009 (Ibadah Raya IV)
| BACA JUGA INI : |