Banner

PERJAMUAN TUHAN

YOHANES 6:51-60

Waktu Yesus berbicara tentang Roti Hidup, maka murid-murid Yesus berkata : perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya? Perkataan Tuhan akan terasa keras bagi kita jika kita kurang mengerti atau kurang mendalami Firman Tuhan. Karena kurang memahami Firman Tuhan, maka kuasanya juga hanya sedikit saja kita terima. Seperti  makan-minum perjamuan Tuhan ; memang kita ikut makan dan minum perjamuan Tuhan tetapi karena kurang memahami arti perjamuan Tuhan maka kuasanya tidak kita terima sepenuhnya.

Dalam ayat di atas jelas diuraikan Yesus bahwa yang dimaksud dengan tubuh dan darah Kristus atau roti dari surga itu tidak lain tidak bukan adalah pribadi Yesus sendiri. Memang kalau roti disebut daging, dan darah disebut anggur kita sulit mengerti. Apa kita menjadi kannibal atau pemakan manusia? Bukan. Ini berbicara tentang pribadi Yesus. Kalau kita mendengar tentang dagingNya yang harus dimakan, dan juga tentang darahNya yang harus diminum, itu artinya kita harus percaya kepada daging dan darah Kristus. Yohanes 6:54. Kalau kita makan dan minum darah Kristus maka kita mendapat hidup kekal. Jadi makan dan minum dari tubuh dan darah Kristus berarti  suatu sikap iman yaitu kita percaya akan penyaliban dan kematian Yesus di salib Golgota. Kematian Yesus, menebus umat manusia dari kematian, dan dapat memperoleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16). Hidup kekal, itulah janji Tuhan kalau kita percaya kepada tubuh dan darahNya yang telah melalui proses penyaliban di Golgota. Kenapa proses penyaliban ini penting? Sebab waktu Yesus di salib, seluruh darah Yesus tertumpah, mulai dari batok kepala sampai kakiNya. Darah yang bercucuran dari seluruh jaringan tubuhNya memberikan jaminan hidup kekal kepada kita yang percaya. Dan itulah yang dipresentasikan dalam perjamuan Tuhan.

Jadi Perjamuan Tuhan adalah :

Persekutuan dengan tubuh dan darah Kristus. I Korintus 10:16-17. Dalam perjamuan Tuhan kita bersekutu dengan tubuh dan darah Kristus, walaupun yang kita makan adalah roti dan anggur. Makan-minum perjamuan Tuhan harus kita terima dengan iman.  Maknanya adalah persekutuan kita dengan tubuh dan darah Kristus. Yohanes 6:56. Yesus di dalam kita dan kita di dalam Yesus.
Yesaya 53:4-5. Yesus menjadi substitusi/pengganti bagi kita. Dosa manusia diampuni, penyakit kitalah yang ditanggungNya, hukuman kitalah yang dipikulNya, kesengsaraan/kesusahan kitalah yang ditanggungNya. Yesus disalib sebagai orang yang terkutuk, tetapi sebenarnya kutuk kitalah yang ditanggungNya supaya kita mendapat keselamatan. Dan oleh bilir-bilurNya kita menjadi sembuh. Jadi bersekutu dengan Kristus berarti kita bersekutu dengan keselamatan, bersekutu dengan pengampunan, bersekutu dengan kesembuhan, bersekutu dengan kemenangan.

Peringatan akan Tuhan. I Korintus 11:25.

Dari kitab Kejadian sampai Wahyu kita menemukan banyak tema tentang darah. Dan selama 1500 tahun zaman torat semua harus dikuduskan dengan darah. Bahkan sebelum zaman torat ada banyak korban-korban darah di mezbah-mezbah, termasuk persembahan darah Habel (Kejadian 3).  Tetapi setelah Yesus tidak berlaku lagi darah korban binatang. Dalam Perjanjian Baru tidak perlu lagi korban darah binatang untuk penyucian dosa. Keselamatan kita bukan lagi diputuskan oleh darah binatang. Tetapi oleh darah Kristus, darah Perjanjian Baru yang satu kali saja dikorbankan untuk selamanya. Karena itu, setiap kali makan-minum perjamuan Tuhan kita mengingat akan Tuhan yang berkorban bagi keselamatan bagi kita.  Itulah sebabnya Perjamuan Tuhan bukan dilakukan satu kali satu tahun saja tetapi setiap kali atau seringkali (as often). Kita mengenang, mengingat, suatu peringatan abadi.

Memberitakan kematian Tuhan. I Korintus 11:26.

Setiap kita makan dan minum dari tubuh dan darah Kristus, kita memproklamirkan kematian Tuhan.
Dengan berbagai bencana dan krisis yang menghantam seluruh dunia, kita mengetahui bahwa kedatangan Tuhan tidak lama lagi. Karena itu kita harus beritakan terus kematian Yesus sampai Ia datang kembali. Pemberitaan itu penting, sebab Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. (Matius 24:14). Dan Iblis paling benci kepada salib Kristus. Sebab oleh darah Yesus Iblis dikalahkan, dosa dihapuskan dan maut tidak berdaya lagi. Setiap kali kita makan minum perjamuan Tuhan, kita menyatakan, memproklamirkan, memberitakan kematian Yesus, salib Kristus dan darah Yesus, yang telah dan masih terus berkuasa menyelamatkan manusia.

Jadi begitu hebatnya kuasa dari perjamuan Tuhan. Biarlah kita semua mengerti kuasa yang sebenarnya dari makan-minum tubuh dan darah Kristus. Sebab itu perjamuan Tuhan harus kita terima dan hargakan dengan penuh ucapan syukur. Haleluyah!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 6 September 2009

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...