Banner

PELAJARAN ROANI DARI TAHUN-TAHUN YANG SUDAH BERLALU

Mazmur 90:10.-12

Musa hidup selama 120 tahun. Menurut kitab Ulangan 34:7, Musa meninggal sebagai orang yang kuat, matanya tidak menjadi kabur dan kekuatannya belum hilang. Secara alamiah, usia yang semakin bertambah akan berpengaruh kepada penglihatan dan kekuatan yang semakin kabur dan surut. Tetapi itu tidak terjadi kepada Musa. Sebab Musa adalah seorang yang mau belajar menata hidupnya dari pengalaman-pengalaman di masa yang lampau.

Mazmur 90:12 berkata : “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.“ Musa memperhatikan hidupnya bagaimana supaya lebih efektif. Roh Kudus adalah Pengajar kita, yang menyingkapkan kebenaran dan menuntun kepada kebenaran. Karena itu, jika kita tertekan dengan masalah ; bisnis yang merugi, keluarga yang tidak rukun, mintalah hikmat dari Roh Kudus, sehingga Tuhan menunjukkan cara yang lebih baik dalam menata hidup ini. Baca Yakobus 1:5. Tetapi di samping itu, kita juga perlu ketahui bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini bekerja bersama untuk mendatangkan kebaikan kita yang mengasihi Tuhan. Roma 12:28. Dalam keadaan yang sukar sekalipun, Tuhan sedang mengerjakan kebaikan untuk kita.

Dalam hidup ini kita harus selalu belajar. Berhenti belajar berarti anda telah berhenti hidup.

Ada enam garis besar yang saya pelajari dari tahun-tahun yang berlalu ;

Hikmat. Lukas 2:52 – “Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” Kehidupan kita harus semakin bertumbuh dan berkenan di hadapan Allah tetapi juga di hadapan manusia. Kita tidak bisa hanya bertumbuh  dalam hubungan dengan Allah tetapi mengabaikan hubungan dengan orang lain. Orang-orang yang diangkat menjadi penatua pada gereja mula-mula adalah mereka yang penuh Roh dan hikmat serta mempunyai kehidupan yang baik dengan orang lain. Kisah 6:3. Kita perlu mempunyai reputasi yang baik di dalam dan di luar gereja.

Filipi 1:9-10. Kita perlu bertambah dalam pengenalan dan hikmat Allah supaya kita tidak bercacat sampai harinya Kristus. Hidup tidak bercacat berarti tidak ada rasa marah, tidak mau tersinggung, tidak iri hati, dlsb. Bd. Amsal 18:19, Pengkhotbah 7:21. Merupakan tugas yang berat untuk hidup tanpa cacat cela di hadapan Kristus. Tetapi jalanilah hidupmu sebagai bagian dari jawaban permasalahan bukan bagian dari masalah. Yohanes 7:38. Orang Kristen adalah sungai, artinya yang mengalirkan kehidupan ke mana dan di manapun pun ia berada.

Perkataan. Amsal 12:14 – “Setiap orang dikenyangkan dengan kebaikan oleh karena buah perkataan, dan orang mendapat balasan dari pada yang dikerjakan tangannya.” Setiap perkataan yang kita ucapkan adalah seperti buah/hasil, yang kemudian akan kita makan. Amsal 18:20-21. Itu sebabnya kata-kata kita harus menjadi berkat, sebab kelak kita akan tuai.

Efesus 5:26 – “untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman”. Para suami menguduskan istrinya dengan basuhan kata-kata yang mendorong, menguatkan, bukan melemahkan atau mengecilkan. Berkatalah baik kepada suami atau istrimu, dan juga tentang suami atau istri kepada orang lain.

Kuatir. Amsal 12:25. Ingat, masa depan kita sungguh cerah di dalam Allah. Yeremia 29:11. Rancangan Tuhan bukanlah rancangan kecelakaan tetapi rancangan damai sejahtera untuk masa depan yang penuh harapan. Tiap orang pernah mengalami kesukaran. Tetapi dalam masa sukar orang percaya bisa memuji Tuhan. I  Tesalonika 5:19. Sebab kita mempunyai Firman Tuhan menjadi kekuatan kita. Mazmur 119:50. Dalam terjemahan bahasa Inggris dikatakan “janji-janiMu menghidupkan aku di tengah kesukaran.” Karena itu kita harus belajar untuk mempercayai Tuhan dan sedikit merasa kuatir.

Matius 6:31-33. Setiap hari kita bergumul bahkan kuatir tentang apa yang kita pakai. Tetapi kunci untuk mengalahkan kekuatiran adalah mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya. Kerajaan Allah artinya pemerintahan Allah dalam hidup kita. Mencari dan meletakkan Kerajaan Allah dalam hidupmu adalah kunci untuk mematahkan kekuatiran.

Penyembahan. Kisah 16:25-26. Paulus dan Silas ketika berada dalam penjara, mereka memuji dan menyembah Tuhan dan pintu-pintu penjara terbuka. Paulus dan Silas menyembah Allah di tengah-tengah masa yang begitu sukar. Ketika hidup kita dalam kesukaran, pergunakan waktu itu untuk menyembah Tuhan. Penyembahan selalu mengubah kesesakan menjadi kelegaan. Mazmur 149:6,9. Pujian dan penyembahan berkuasa mengikat roh-roh jahat di udara. Penyembahan dan pujian akan melahirkan terobosan baru dalam hidupmu.

Senjata Perang. Salah satu senjata perang anak Tuhan adalah pengurapan atau hadirat Allah. 1 Samuel 6:7-12. Dalam kisah ini, orang Filistin berhasil menjarah tabut Allah dari Yerusalem. Tetapi kehadiran Tabut Allah di Filistin telah mendatangkan malapetaka besar di negeri itu. Untuk mengembalikannya ke Yerusalem, mereka mengambil kereta baru dengan dua ekor lembu yang sedang menyusui dan anak-anaknya tinggal di rumah. Kemudian Tabut itu ditaruh di kereta dan dibawa kemana lembu itu pergi. Secara alamiah, induk lembu itu akan kembali kepada anak-anaknya yang ditahan di rumah. Tetapi hadirat Tuhan dalam Tabut Allah mengalahkan naluri alamiah lembu itu. Sehingga dua ekor lembu itu berjalan lurus dan tidak kembali kepada anak-anaknya. Jadi pengurapan Roh Allah mengalahkan keinginan lahiriah kita. Setiap kali kita tergoda untuk melihat yang tidak baik di internet, minta campur tangan Allah. Sebab pengurapan Roh Kudus akan mengalahkan hasratmu untuk tidak melihat pornografi dan bebas dari godaan itu. Rindukanlah selalu kehadiran dan pengurapan Allah dalam hidupmu.

Layak. Tuhan mengajar saya untuk tidak mempertanyakan nilai diri saya di hadapanNya. Kolose 2:9 “Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.” Nilai sebuah mata uang tidak akan pernah dipengaruhi oleh kotornya uang tersebut, atau hal lain yang menimpa uang itu. Demikian juga kita di hadapan Tuhan. Asal-usulmu atau kesalahan-kesalahanmu di waktu yang lampau tidak merubah nilaimu di hadapan Allah. Sekarang nilaimu di pemandangan Allah tetap sama. Yesus sudah mati bagi dosa kita dan kita dipenuhi di dalam dia. Dia mengambil kita dan membasuh kita sepenuhnya. Darahnya menguduskan kita. Oleh kasih karunia kita diselamatkan melalui iman. Jadi, pertanyaan penting dalam hidup ini adalah : bukan siapa saya, tetapi milik siapa saya. 

I Yohanes 4:10 Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.”
Pelajaran terbaik yang kita petik dalam kehidupan ini adalah merendahkan diri dan menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Yesus. Haleluyah!

Ringkasan Khotbah Pdt. Rudy Furlong (Adelide, Australia) Minggu 13 September 2009 (Ibadah Raya II)

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...