Banner

PUASA YANG KUDUS

Yoel 1:14, 215.

Banyak orang berpuasa dengan cara yang berlainan ; ada yang puasa karena tidak ada makanan, puasa karena diet, puasa untuk menurunkan kolesterol, puasa karena diharuskan dokter untuk kesehatan. Bahkan ada yang berpuasa karena hemat. Tetapi puasa yang dianjurkan Firman Tuhan adalah puasa yang kudus. Kepada bangsa Yehuda, nabi Yoel menyerukan supaya mengadakan puasa yang kudus, bukan karena diet, bukan karena hemat makanan, bukan karena terpaksa, tetapi puasa yang kudus. Nabi Yoel memperingatkan, bahwa akan ada hari Tuhan, hari yang akan membinasakan. Biasanya, bencana tidak pernah permisi atau memberitahu duluan, melainkan selalu datang mendadak. Tetapi, Tuhan sudah memberitahukan melalui nabi Yoel, bahwa akan ada hari Tuhan yang akan membinasakan Israel-Yehuda. Namun bangsa itu tidak mau dengar. Hari itu benar terjadi, 235 tahun kemudian, Israel ditaklukkan, Yerusalem dihancurkan dan bangsa Israel dibuang ke Asyria serta Yehuda ditawan ke Babelonia.  

Puasa itu adalah perintah atau instruksi dari Tuhan. Tiup sangkakala berarti seruan untuk berkumpul. Perkumpulan raya untuk puasa yang kudus.

Dalam Alkitab, puasa itu dianjurkan, diserukan, hanya tidak dipaksakan. Namun puasa memiliki makna sangat penting.

Puasa Raya. 2 Tawarikh 20:1-4

Yosafat adalah raja di Yehuda yang ibukotanya Yerusalem. Ada tiga bangsa yang bangkit untuk menyerang Yerusalem, yakni pasukan Moab, tentara Amon dan laskar dari Meunim (sering disebut bangsa Edom). Ini satu pasukan besar yang muncul tiba-tiba untuk menghancurkan Yerusalem. Yosafat menjadi takut tetapi ia percaya Tuhan, lalu ia mengambil keputusan untuk mencari Tuhan. Dalam ancaman yang begitu genting, Yosafat menyerukan bangsanya untuk berpuasa, mencari Tuhan.

Sangat besar manfaat dari puasa berjemaah. 2 Tawarikh 20:14,15. Setelah Tuhan melihat bahwa bangsa itu dengan serentak berpuasa, Tuhan berkata : “Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah.” Setelah bangsa Yehuda berpuasa, mereka mendapat kemenangan gilang-gemilang. Tidak perduli dengan pasukan Yosafat yang sedikit dibanding dengan kekuatan tiga bangsa yang akan menyerang, Tuhan karuniakan kemenangan besar. Mereka tidak perlu mengerahkan senjata-senjata perang. Hanya mengerahkan gambus, kecapi, nafiri untuk memuji menyembah Tuhan. Sebab akhirnya ketiga bangsa itu saling berperang dan bunuh-bunuhan.  Kemenangan terjadi karena seluruh bangsa Yehuda kompak mencari Tuhan dengan cara berpuasa dan berdoa.

Kita perlu berpuasa, supaya jemaat kita bertumbuh, berkembang, karena puasa raya besar kuasanya.

Puasa Pribadi. 2 Samuel 12:16.

Ketika Daud berbuat zinah dengan Betsyeba, istri Uria, salah seorang komandan tentaranya, nabi Natan diutus Tuhan memperingatkan Daud, dan memberitahukan bahwa anak dari hasil perselingkuhannya dengan Betsyeba akan meninggal. Mendengar itu Daud syok. Ia berdoa dan berpuasa, minta belas kasihan Tuhan, supaya jangan anak itu menjadi korban dari perbuatan dosanya. Ia berpuasa dan membaringkan / tiarap di lantai supaya anak itu jangan mati. Ternyata setelah tujuh hari Daud berpuasa, anak itu mati (ayat 17). Ketika Daud mengetahui bahwa anak itu sudah mati, ia bangun dari lantai, mandi, bertukar pakaian lalu makan. Orang bingung melihat sikap Daud. Daud tahu bahwa keputusan Tuhan sudah final sebagai ganjaran dosanya. Daud berkata bahwa kalau Tuhan sudah memutuskan anak itu mati, tidak ada yang bisa menolaknya, bahkan tidak bisa dibangunkan dengan puasanya, hanya kelak ia akan bertemu di sorga.

Pertanyaannya, apakah puasa Daud berarti gagal sebab anaknya akhirnya meninggal? 2 Samuel 12:24-25. Sekitar satu tahun kemudian, Tuhan mengganti dengan seorang anak yang lain. Anak itu sehat, kuat dan sangat cerdas, namanya Salomo. Nabi Natan memberi nama anak itu Yedija, artinya oleh karena Tuhan. Anak itu kemudian menjadi raja Israel menggantikan Daud. Dan daerah kekuasaannya mulai dari Laut Tengah sampai ke Sungai Efrat atau mulai dari Palestina sampai ke Irak. Dialah raja yang paling kaya yang pernah ada di kolong langit ini.

Jadi doa puasa Daud untuk anaknya yang lahir karena perselingkuhan, Tuhan tidak kabulkan. Tetapi Tuhan lihat pertobatan Daud. Baca Mazmur 51. Setahun kemudian Tuhan pulihkan hidup Daud. Jadi jangan cepat-cepat menyalahkan orang lain apalagi menyalahkan Tuhan apabila doa puasa anda belum tercapai. Tuhan pasti jawab dan memberi yang terbaik.

Puasa Sukacita. Zakaria 8:18-19.

Sekitar tahun 538 Sebelum Kristus, oleh dekrit dari Kaisar Persia, sebagian besar orang Yahudi diijinkan pulang ke Yerusalem. Selama 70 tahun di Babelonia, bani Yehuda mempunyai tradisi berpuasa 4 kali setahun, yakni pada bulan keempat, bulan kelima, bulan ketujuh dan bulan kesepuluh. Puasa ini adalah hari memperingati tentara Nebukadnezar menghancurkan Yerusalem, hari tentara Nebukadnezar mengepung Yerusaelm, hari mereka ditawan ke Babelonia dan hari Yerusalem dibakar. Jadi empat kali puasa itu adalah hari peringatan dukacita. Itu dilakukan selama 70 tahun, puasa mengenang kehancuran Yerusalem. Tetapi sekarang mereka sudah kembali ke Yerusalem. Dan Zakharia berkata, sekarang bukan lagi puasa karena empat peringatan itu. Puasa sekarang harus menjadi puasa sukacita, puasa kegirangan, bukan puasa dukacita.

Puasa sekarang yang diminta oleh Tuhan kepada kita bukan puasa karena terpaksa, atau karena didorong-dorong untuk berpuasa. Puasa harus sukacita, puasa dengan rela hati.

Ada tiga alasan kenapa kita harus dengan sukacita berpuasa :

a) Damai sejahtera. Zakharia 8:12. Kita berpuasa dengan sukacita karena Tuhan sekarang sedang menabur kesejahteraan. Pertanian akan maju kembali, bisnis akan bangkit, ekonomi akan pulih, dlsb.

b)  Keselamatan dan jadi berkat. Zakhari 8:13. Dulu bangsa Israel-Yehuda terkutuk, tetapi sekarang menjadi bangsa yang diberkati dan menjadi berkat karena Tuhan sudah selamatkan.

c)   Kebaikan Tuhan. Zakharia 8:15. Kita berpuasa karena sekarang adalah kebaikan Tuhan tercurah. Itu sebabnya berpuasa sekarang bukan puasa terpaksa atau dipaksa. Tetapi kalau anda menerima kebaikan Tuhan, maka kita patut untuk berdoa dan berpuasa dengan sukacita supaya berkat itu berkesinambungan.

Matius 6:16. Yesus mengajar bahwa kalau berpuasa wajah kita jangan muram. Orang yang demikian seperti orang munafik. Setiap orang yang berpuasa ada upah dari Tuhan. Matius 6:17-18. Tetapi kalau puasa munafik, puasa terpaksa, tidak dengan sukacita, ia sudah mendapat upahnya, dengan mendapat penghormatan dari orang lain. Jangan pandang enteng berpuasa, sebab setiap puasa kita dilihat oleh Bapa di surga, dan akan membalasnya kepadamu. Ada upah, ada balasan berkat

Seringkali berkat kita kecil-kecilan, tidak sememadai apa yang kita butuhkan. Mungkin perlu kita menambah doa kita dengan puasa. Jangan pandang enteng doa puasa. Doa puasa besar kuasanya. Doa puasa membuat yang mustahil menjadi mungkin.Tuhan memberkati

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 20 September 2009 (Ibadah Raya II)
BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...