Banner

MENGASIHI TUHAN

1 Korintus 16:14-22

“Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih!...... Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata!”

Dua ayat di atas menggunakan tanda seru, artinya memerlukan perhatian yang serius. Kenapa KASIH perlu terus diingatkan? Gereja Efesus yang super aktif dicela Tuhan karena meninggalkan kasih yang mula-mula. Bahkan kalau tidak bertobat, kaki dian akan diambil dari mereka. Kaki dian bicara dari gereja. Status gereja akan dicopot dari jemaat Efesus kalau tidak bertobat. Karena walaupun mereka aktif, tetapi yang utama mereka lupakan yaitu kasih. Karena itu rasul Yohanes menulis : Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan.” Wahyu 2:2-7

Paulus berkata : Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih! Orang yang melayani Tuhan supaya dapat jabatan, supaya namanya dikenal orang, atau melayani karena uang, tidak ada gunanya. Tetapi lebih dari itu, Paulus juga menulis dalam I Koritus 13:1 bahwa segala sesuatu tanpa kasih adalah sama seperti gong yang berkumandang artinya tidak berfaedah. Jadi sangat penting sekali kita memiliki kasih kepada Tuhan. Kalau mau melayani jangan ada motivasi lain selain karena mengasihi Tuhan.

Dalam ayat 22 Paulus menulis : Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata!  Mengapa Paulus menggunakan kata yang keras. Padahal dalam Roma 12:14 ia menulis ; “Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk! Surat ini ditujukan kepada gereja di Korintus. Artinya kalau gereja Korintus tidak mengasihi Tuhan, maka terkutuklah mereka, Maranatha. Maranata artinya mari Tuhan datanglah. Kalau orang terkutuk lalu Tuhan datang, berarti ia pasti tertinggal.

Dengan lain kata, siapa yang tidak mengasihi Tuhan tidak diberkati. Jadi begitu pentingnya kita harus selalu koreksi diri, apakah kita mengasihi Tuhan.

Mengapa mengasihi Tuhan sangat penting ?

Hukum yang paling utama! Markus 12:28-30.

Kita harus memberikan perhatian yang serius dalam hal mengasihi sebab mengasihi Tuhan adalah hukum yang terutama. Mengasihi Tuhan harus dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan segenap kekuatan. Mengasihi Tuhan harus dengan keempat dimensi ini. Kita tidak bisa mengasihi Tuhan setengah-setengah, tetapi harus sepenuhnya. Menyembah Tuhan harus dari hati kita. Memuji Tuhan harus dengan segenap kekuatan kita. Memberi persembahan harus karena dasar kasih kepada Tuhan.

Hukum Kasih adalah peraturan Tuhan nomor satu dan yang paling utama.

Allah lebih dahulu mengasihi kita! I

Yohanes 4:19 – “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa bukan kita yang duluan mengasihi Tuhan tetapi Tuhan yang  lebih dulu mengasihi kita. Sebelum kita percaya kepada Yesus, Tuhan sudah lebih dulu mengasihi kita. Bahkan Tuhan berkorban segala-galanya demi kasihNya kepada kita. Pertanyaan bagi kita, apakah kita juga mengasihi Tuhan seperti Tuhan mengasihi kita.

Dalam keadaan yang sulit atau percobaan yang berat, kita seringkali berkata bahwa Tuhan tidak mengasihi kita. Tetapi ingat, dalam posisi apapun Tuhan mengasihi kita. Kita yang perlu selalu koreksi diri, apakah kita mengasihi Tuhan lebih dari waktu yang lalu. Mengasihi Tuhan adalah soal hidup dan mati, kutuk atau berkat.

Orang yang mengasihi Allah, ia di kenal Allah. I Korintus 8:3.

Ada kalanya terjadi kita mengenal seseorang tetapi belum tentu orang itu mengenal kita. Tetapi Tuhan mengenal setiap orang yang mengasihi Dia. Tuhan tahu siapa milikNya. Tuhan perhatikan dan Tuhan monitor. Dikenal gubernur atau walikota saja kita sudah merasa bangga dan senang. Apalagi kalau dikenal Tuhan, sumber segala berkat dan kehidupan.

Bagaimana caranya kita mengasihi Tuhan? I Yohanes 5:1-5.

Bukti kita mengasihi Allah adalah apabila kita melakukan perintah-perintahNya. Perintah Tuhan itu tidak berat. Tuhan tidak pernah memberikan perintah yang tidak bisa ditanggung anak-anakNya. Persoalannya adalah kita yang lebih dahulu menganggap bahwa perintah Tuhan itu berat. Sebenarnya kalau kita melakukannya karena kasih kepada Tuhan maka perintah Tuhan itu akan terasa ringan dan bisa kita lakukan. Hanya seringkali dari awal kita sudah berkata tidak mau, tidak bisa, sehingga terasa berat. Tetapi kalau kita mengasihi Allah maka perintah-perintahNya itu pasti tidak berat.

Biarlah kita semua memiliki kasih. Kalau kita mengasihi Tuhan, maka semuanya akan berhasil. Galatia 5:22-23. Sembilan buah Roh diawali oleh kasih, kemudian sukacita, damai sejahtera, dan seterusnya. Kalau sudah ada kasih maka yang lain-lain akan mengikut. Puji Tuhan.

(Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 27 September 2009 - Ibadah Raya II)

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...