Hosea 4:6
“Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.”
HOSEA adalah seorang nabi yang melayani Tuhan pada zaman lima raja. Empat raja di kerajaan Yehuda dan satu raja di kerajaan Israel, bernama Yerobeam, anak raja Yosia. Raja Yerobeam memerintah di Israel selama 41 tahun. Pada zaman Yosia ayahnya, kerajaan Israel makmur. Tetapi pada zaman Yerobeam, tahun 720 Sebelum Yesus Kristus, kerajaan Israel dibinasakan oleh kerajaan Asyria, dan bangsa Israel ditawan ke negara Asyria. Juga kerajaan di Selatan, yaitu kerajaan Yehuda ditawan ke kerajaan Babelonia. Namun 70 tahun kemudian, orang-orang Yehuda kembali ke Yerusalem. Tetapi kerajaan Israel atau bangsa Israel yang terdiri dari 10 suku Israel tidak pernah kembali ke Israel. Yang kembali hanya bangsa Yehuda yang terdiri dua suku yaitu Yehuda dan Benyamin.
Kenapa bangsa Israel dibinasakan ? Hosea 4:6 – NKJV : “My people are destroyed for lack of knowledge” (UmatKu dibinasakan karena tiada pengetahuan). Umat Israel dibinasakan karena tidak memiliki pengetahuan, yakni pengetahuan tentang Tuhan. Bahkan dalam kalimat selanjutnya dijelaskan bahwa mereka telah menolak pengetahuan, dan melupakan/mengabaikan pengajaran Tuhan.
Zaman sekarang ini kita lihat bahwa bangsa-bangsa yang tidak berpengetahuan akan ketinggalan dan tidak maju. Hal ini juga bisa terjadi kepada jemaat Tuhan kalau tidak memiliki pengetahuan tentang Tuhan. Satu kali dia bisa goyah dan binasa. Karena itu penting sekali kita mempunyai pengetahuan tentang Tuhan ; tentang keselamatan, tentang Tritunggal Allah, Roh Kudus, Karunia-karunia Roh Kudus, Akhir Zaman, dll.
Israel dibinasakan karena tidak berpengetahuan. Mereka menjalankan ibadahnya seenaknya saja, dan tidak mau tau tentang hukum Tuhan. Mereka tidak pernah memiliki pengetahuan yang benar tentang Tuhan.
Dewasa ini, hampir di semua hotel-hotel besar di Indonesia ada gereja. Puji Tuhan! Namun, orang-orang yang bergereja di tempat yang serba bagus ; musik bagus, AC bagus, nyanyiannya bagus, sound-systemnya bagus, lightingnya bagus, parkirnya luas, dll, tidak boleh terlena dengan kenyamanan tersebut lantas lupa mengetahui rencana Tuhan dalam hidup kita.
Berikut adalah akibat dari kebodohan dan ketidakdisiplinan bangsa Israel :
Hosea 5:6 ,15 “Dengan korban kambing domba dan lembu sapinya mereka akan pergi untuk mencari TUHAN, tetapi tidak akan menjumpai Dia; Ia telah menarik diri dari mereka.” Ini hal yang sangat tragis ; (1) Tuhan tidak dapat dijumpai. Berusaha mencari Tuhan tetapi tidak pernah mendapati Tuhan. Artinya berdoa tetapi Tuhan tidak dengar. (2) Tuhan telah menarik diri. Tidak ada lagi hadirat Tuhan. (3) Tuhan pergi (ayat 15). Di kebaktian tidak ada Tuhan. Perlu Tuhan tetapi Tuhan tidak muncul karena Ia sudah pergi. Kenapa hal tragis ini terjadi? Karena mereka tidak punya pengetahuan tentang Tuhan.
Karena itu kita musti mempunyai pengetahuan tentang Tuhan. Kita perlu tahu apa kehendak Tuhan, apa maunya Tuhan, apa rencana Tuhan. Kalau tidak tahu maka ibadah kita bisa salah, doa kita bisa salah, korban kita bisa salah, dan akhirnya kita dibinasakan Tuhan.
Tetapi sebelum Tuhan membinasakan, Ia memberikan kesempatan. Hosea 6:1 - "Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita, yang telah memukul dan yang akan membalut kita.” Berbalik artinya bertobat. Apabila kita bertobat maka Tuhan akan sembuhkan dan ampuni kita. Namun tidak cukup hanya bertobat, tetapi juga harus berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan. Hosea 6:3. NKJV : “Let us pursue the knowledge of the Lord.” (Marilah kita mengejar pengetahuan tentang Tuhan). Mengejar berarti berlari. Kita jangan ketinggalan dari dunia yang mengejar pengetahuan. Kita harus mengejar pengetahuan tentang Tuhan. Jangan sampai kita dijuluki sebagai umat yg tidak punya pengetahuan. Berusaha sungguh-sungguh artinya ada usaha yang serius untuk mengenal Tuhan sebab Tuhan juga selalu serius dengan kita. Ia korbankan Putra-Nya untuk keselamatan kita, sebagai bukti keseriusan Tuhan dengan kita. Waktu kita sungguh-sungguh belajar dari Tuhan, kekuatan baru dan hikmat yang baru pasti kita terima.
Upah bagi orang-orang yang serius berusaha mengenal Tuhan. Hosea 6:3 “......Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi." Upah yang pertama, Tuhan pasti muncul seperti fajar. Dalam Hosea 5:6,15 kita membaca bahwa Tuhan tidak dapat dijumpai, Tuhan menarik diri, Tuhan pergi. Tetapi sekarang Ia pasti muncul seperti fajar. Tanpa kita pikirkan fajar pasti muncul. Dan begitulah Tuhan pasti muncul kepada orang-orang yang sungguh-sungguh mengenal Tuhan. Waktu kita berdoa Tuhan pasti hadir. Dia selalu ada bagi kita. Yang kedua, Ia akan datang seperti hujan. Dalam Alkitab, hujan selalu berbicara tentang berkat. Berkat keselamatan, berkat kebangunan rohani, dan juga berkat jasmani. Menarik, di Israel ada dua musim hujan yaitu hujan awal terjadi sekitar bulan September-Oktober, lalu kemudian bulan April-Mei hujan besar. Jadi Tuhan janjikan berkat rohani dan jasmani dalam dua kadar : pertama hujan awal, kedua hujan akhir. Hujan pada akhir musim adalah hujan yang lebat. Nah, kalau kita berusaha mengenal Tuhan, maka Tuhan janjikan hujan pada akhir musim. Hujan akhir musim ini adalah hujan yang melimpah. Mazmur 68:10, Yehezkiel 34:26. Tuhan akan mengirimkan hujan berkat bagi orang yang sungguh-sungguh mengenal Tuhan.
Jadi pengetahuan tentang Tuhan menjamin berkat. Karena itu apa yang sudah kita dengar harus diajarkan kepada lain orang. 2 Timotius 2:2. Kita harus menjadi murid tetapi juga memuridkan orang lain. Jaminan berkat akan menjadi milik kita apabila kita berusaha mengenal Tuhan. Saya percaya bahwa umat Tuhan di zaman ini akan menjadi jemaat yang sungguh-sungguh berusaha mengenal Tuhan dan mengejar pengetahuan Tuhan. Haleluyah!
Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 1 November 2009 (Ibadah Raya II)
| BACA JUGA INI : |