Banner

HAK KESULUNGAN

KEJADIAN 25:24-34 ; 27:27-29

Setiap orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, menjadi anak-anak Tuhan. Menjadi anak gubernur atau presiden saja sudah bangga, padahal lama masa jabatan ayahnya hanya lima atau sepuluh tahun. Tetapi tahukah Anda bahwa kita semua adalah anak-anak Tuhan, anak-anak dari Allah yang mahakuasa dan Raja di atas segala raja. Jabatan BAPA kita bukan cuma lima tahun tetapi dari kekal sampai kekal. Sebagai anak-anak Tuhan, kita memiliki hak, seperti juga anak-anak pada umumnya.

Tetapi dalam ayat pokok di atas kita menemukan tentang seorang anak yang meremehkan haknya yang istimewa, sebagai anak sulung, yaitu hak kesulungan.

Kita tentu tahu kisah ini, dimana Ishak dan Ribka memperoleh anak kembar. Yang tua namanya Esau dan yang bungsu bernama Yakub. Nama Yakub kemudian diganti menjadi Israel. Esau adalah seorang petualang, suka berburu dan jarang pulang ke rumah. Sebaliknya, Yakub adiknya, suka tinggal di kemah dan sifatnya tenang.

Suatu ketika Esau pulang berburu dengan lelah dan menemukan Yakub sedang memasak sop kacang merah. Aroma sop kacang merah mendorong Esau ingin menikmatinya. Ia meminta kepada Yakub tetapi Yakub memberi syarat yaitu Esau harus menyerahkan hak kesulungannya. Esau berpikir bahwa sebentar lagi ia akan mati, hak kesulungan itu tidak ada lagi artinya. Kemudian, dengan bersumpah, Esau menjual hak kesulungannya kepada Yakub. Dia jual hak kesulungan dengan sepiring sop kacang merah. Sekarang, Yakub memiliki hak anak sulung dan Esau tidak lagi. Esau sama sekali tidak menghargai nilai daripada hak anak sulung.

Dalam Perjanjian Lama kita menemukan hak-hak istimewa anak sulung ; 

Milik Tuhan, dikhususkan bagi Tuhan. Keluaran 22:29. Setiap anak sulung umat Israel harus dipersembahkan kepada Tuhan. Artinya anak sulung adalah miliknya Tuhan.

Dihormati. Kejadian 49:3. Anak sulung adalah yang terutama dalam keluhuran. Kata 'keluhuran' dalam bahasa Inggris disebut 'dignity' artinya kehormatan. Anak sulung mempunyai kehormatan yang lebih daripada anak-anak lainnya.

Mendapat dua bagian warisan. Ulangan 21:17. Anak sulung mendapat dua bagian warisan atau dua kali lipat daripada anak-anak lainnya.

Putra mahkota  pengganti raja. 2 Tawarikh 21:3. Anak sulung raja menjadi putra mahkota, menggantikan raja. Yosafat mempunyai banyak anak, tetapi yang akan menggantikannya sebagai raja adalah Yoram, anak sulungnya. 

Hak melayani Tabernakel. Bilangan 8:14-16. Yakub atau Israel mempunyai 12 anak laki-laki, yang kemudian menjadi cikal bakal seluruh umat Israel. Anak sulung Yakub adalah Ruben. Tetapi Ruben kehilangan hak kesulungannya karena ia pernah tidur dengan gundik ayahnya, bernama Bilha. Hak kesulungan itu kemudian diberikan kepada yang lain. Yang pertama diberikan kepada Lewi, anak ketiga, yakni melayani di kemah pertemuan atau Tabernakel Musa. Tetapi Lewi pun ternyata tidak mendapat hak kesulungan sepenuhnya, sebab Lewi pernah menggunakan alat kekerasan. Kejadian 49:5. Lewi hanya mendapat kekhususan melayani di Tabernakel, tetapi tidak menjadi raja. Yang menjadi raja justru Yehuda anak yang keempat.  Kejadian 49:10. Daud adalah keturunan Yehuda. Yesus juga adalah keturunan Yehuda. Namun masih ada satu orang lagi yang   mempunyai hak istimewa yaitu Yusuf. Kejadian 49:22-25. Ternyata Yusuf menerima berkat double portion warisan anak sulung. Jadi hak sulung untuk melayani di Tabernakel Musa diberikan kepada Lewi. Hak sebagai raja diberikan kepada Yehuda. Dan hak sulung untuk mendapat berkat dua kali ganda diberikan kepada Yusuf.

Dalam Keluaran 4:22 dikatakan bahwa Israel adalah anak sulung. Tetapi apa makna rohaninya bagi kita semua gereja Tuhan yang hidup sekarang ini.

Ibrani 12:22-23 “...dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna”. Jemaat atau gereja adalah anak-anak sulungnya Tuhan artinya memiliki hak kesulungan.

Jadi bukan lagi urutan anak tetapi status kita.

Kita adalah anak Raja di atas segala raja. Kita adalah orang-orang yang dikhususkan untuk melayani Tuhan seperti orang Lewi. Baca I Petrus 2:9. Setiap waktu kita bisa melayani Tuhan. Dengan memuji dan menyembah Tuhan kita sudah melayani Tuhan. Kita adalah orang-orang yang bermartabat, bukan karena kita hebat tetapi karena Yesus sudah menebus kita. Dan kita juga mempunyai berkat-berkat seperti yang diberikan kepada Yusuf, sebab kita mempunyai janji Tuhan, berkat dua kali lipat. Di akhir zaman gereja Tuhan akan diberkati luar biasa.

Jadi hak kesulungan ada pada gereja. Itu sebabnya Iblis selalu menggoda  anak Tuhan melalui 'sop kacang merah' supaya kita jatuh dan kehilangan berkat kesulungan.

Ibrani 12:16 – “Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan”. Hanya karena sop kacang merah Esau rela menjual hak kesulungannya. Karena itu hati-hati terhadap godaan dan rayuan Iblis. Jangan pernah menjual iman kita hanya karena jabatan, atau kekayaan, atau karena seks. Setelah kita terima Yesus, kita adalah milik Tuhan. I Korintus 6:19-20. Dunia berusaha menarik kita, tetapi Tuhan sudah peringatkan : jangan menjual keselamatan hanya karena nafsu yang rendah. Memang ada orang-orang yang menjual iman Kristiani karena pangkat, karena wanita cantik, karena harta, dlsb. Tetapi apa yang terjadi ?

Ibrani 12:17 – “Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.” Karena Esau menjual hak kesulungannya, maka Yakub diijinkan Tuhan menggantikannya mendapatkan berkat kesulungan walaupun sepertinya Yakub menggunakan kelicikan. Tetapi sebenarnya Tuhan tidak berkenan lagi kepada Esau yang menganggap remeh nilai hak kesulungan. Ketika Esau datang kepada Ishak, ternyata berkat kesulungan itu sudah diberikan kepada Yakub. Hanya ada satu pesan kepada Esau, bahwa ia akan menjadi hamba kepada Yakub adiknya, kecuali dia hidup sungguh-sungguh maka kutuk itu akan lepas. Esau tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya walaupun ia mencucurkan air mata. Karena itu, janganlah kita seperti Esau yang tidak menghargai hak kesulungan dan tidak beroleh kesempatan untuk bertobat. Ingat, ada suatu saat dimana Tuhan tidak memberikan kesempatan kepada kita untuk bertobat. Sebab itu kita diingatkan supaya jangan pernah menjual hak kesulungan hanya karena perkara dunia ini.

Saya juga anjurkan agar seluruh jemaat mempertahankan hak kesulungan dari Tuhan. Jangan pernah beri kesempatan kepada Iblis untuk merebut hak kesulungan itu. Kita musti teguh di dalam Tuhan.    I Korintu 15:58, Ibrani 12:28.

Status kita sebagai anak Tuhan jangan goyah, tetapi pertahankan habis-habisan. Kita adalah anak Raja di atas segala raja. Kita adalah imam-imam yang melayani Tuhan. Kita adalah orang yang bermartabat karena ditebus oleh darah Yesus. Dan kita pasti menerima berkat dua kali lipat dari janji Tuhan. Saya berharap hak kesulungan ini tetap melekat kepada kita semua. Hak kesulungan itu kita terima di dunia ini bahkan sampai kekekalan sebab nama kita terdaftar di sorga. Haleluyah!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, 15 November 2009  (Ibadah Raya II)
BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...