Lalu Musa memanggil semua tua-tua Israel serta berkata kepada mereka : “Pergilah, ambillah kambing domba untuk kaummu dan sembelihlah anak domba Paskah............................................
Dan apabila anak-anakmu berkata kepadamu: “Apakah artinya ibadahmu ini? maka haruslah kamu berkata: Itulah korban Paskah bagi TUHAN yang melewati rumah-rumah orang Israel di Mesir, ketika Ia menulahi orang Mesir, tetapi menyelamatkan rumah-rumah kita." Lalu berlututlah bangsa itu dan sujud menyembah. (Keluaran 12:21,26-27)
.............Sebab anak domba Paskah kita yang telah disembelih, yaitu Kristus. (2 Korintus 5:7b)
Tiga ribu lima ratus tahun yang lalu, Umat Israel menyembelih korban Paskah yang pertama di Mesir, yaitu tiap-tiap rumah tangga harus menyembelih seekor anak domba jantan, tidak bercela, berumur setahun. Kemudian darah anak domba yang disembelih itu dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas pintu pada rumah-rumah jemaah Israel.
Darah pada rumah-rumah orang Israel itu menjadi tanda, apabila Tuhan menulahi rumah-rumah di Mesir dan melihat tanda darah tersebut, maka di rumah yang ada tanda darah tidak terjadi kemusnahan, sebaliknya di semua rumah orang Mesir terjadi bencana kematian. (Baca Keluaran 12:1-3).
Seribu lima ratus tahun sesudah Paskah pertama dilakukan orang Israel di negeri perbudakan Mesir, Nabi Yohanes Pembaptis ketika melihat Yesus datang padanya di seberang sungai Yordan berkata :
“Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” (Yohanes 1:29)
Anak domba yang disembelih ketika Paskah dirayakan selama 1500 tahun zaman Torat adalah bayangan dari anak domba Paskah yang sebenarnya yang darahNya bukan saja menyelamatkan orang Israel, tetapi menghapus dosa seluruh umat manusia di planet bumi ini, dialah Tuhan Yesus Kristus.
Di gantung pada salib, Yesus Kristus telah menjadi korban Paskah bagi Tuhan, telah “disembelih” menumpahkan darah, bagaikan anak domba Paskah. Setiap orang yang percaya akan korban Paskah Yesus Kristus dan percaya darahNya, maka dosanya diampuni, dihapuskan dan diselamatkan. Haleluyah!
Sebab itu marilah kita peringati korban Paskah kita Yesus Kristus yang telah mati di salib Golgotha, dengan bersyukur dalam kekudusan dan kebenaran.
| BACA JUGA INI : |