Filipi 3:10-11.
“Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.”
Rasul Paulus mempunyai kerinduan rohani yang luar biasa yaitu ingin mengenal Tuhan. Kata “mengenal” (may know) dalam bahasa Yunani disebut “ginosko” artinya pengetahuan yang empirikal, atau mengetahui dan mengalami. Apa sebenarnya istimewanya kebangkitan Yesus? Pertama, kuasa kebangkitanNya. Kata 'kuasa' (power) dalam bahasa Yunani adalah dunamis. Tetapi dalam ayat Filipi 3:10 digunakan kata 'dunamoo' artinya kekuatan. Paulus hendak mengenal Yesus dengan kekuatan kebangkitanNya. Dia tahu bahwa Yesus mempunyai satu kekuatan yang besar. Bagaimana orang yang sudah mati tiga hari bisa bangkit dan bangkit dalam tubuh yang menakjubkan. Tubuh kebangkitan Yesus bisa menembus tembok. Tidak ada satu unsur alami di dunia ini yang bisa menghambat tubuh kebangkitan Yesus.
Namun Paulus juga tahu bahwa tidak ada kebangkitan tanpa kematian, dan tidak ada kematian tanpa penderitaan. Karena itu Paulus ingin mengenal Yesus secara utuh.
Kata 'kebangkitan' (resurrection) dalam bahasa Yunani disebut 'anastasia' artinya bangkit berdiri kembali, tubuh yang bangkit dari kubur. Sedangkan kata 'persekutuan' (fellowship) dalam bahasa Yunani disebut 'koinonia' artinya bersekutu dengan, berarti bersekutu dengan seseorang, paling tidak ada dua pihak.
Paulus mau bersekutu dengan penderitaan Yesus. Ayat ini tidak boleh ditafsirkan dengan keliru. Sebab kalau tidak orang akan beranggapan bahwa kalau ikut Yesus harus dicambuk dan tersalib di kayu salib. Arti sesungguhnya yaitu proses salib, ada penderitaan yang harus kita lalui. Banyak orang ingin diberkati, ingin dipulihkan, ingin disembuhkan, tetapi tidak mau menempuh jalan salib. Yesus berkata bahwa setiap orang yang mengikut Yesus harus memikul salib. Tetapi salib yang dimaksud bukanlah salib Yesus. Sebab tidak ada yang sanggup memikul salib Yesus. Hanya Yesus yang sanggup memikul salibNya dan dilakukannya satu kali untuk selamanya. Tetapi bersekutu dengan penderitaanNya, berarti kita ikut merasakan sedikit penderitaan Kristus.
Minggu lalu, jemaat kita dianjurkan berpuasa selama dua atau tiga hari. Kita mau merasakan sedikit salib Kristus dengan menyalibkan perut kita. Banyak orang Kristen ingin berkat yang besar, kuasa yang besar tetapi berpuasa satu hari saja berat. Kita harus belajar seperti Paulus, mengenal kuasa kebangkitan Yesus dan juga bersekutu dengan penderitaanNya. Tuhan ijinkan salib atau pencobaan datang supaya kita dekat dengan Yesus. Kalau percobaan datang tentu kita banyak berdoa.
Kata penderitaan (suffering) dalam bahasa Yunani disebut “panthema” artinya penyebab penderitaan. Yesus mati di salib karena untuk menyelamatkan manusia.
Kita diharapkan bisa serupa dengan Dia dalam kematianNya. Serupa (conformable) dalam bahasa Yunani disebut 'summorphos' artinya dibentuk sama. Kita dibentuk sama atau hampir sama atau mirip dengan kematianNya atau salibNya, yaitu menderita untuk orang lain. Dia berkorban supaya orang lain selamat.
Kalau anda mau menjadi orang Kristen yang mengalami kuasa kebangkitan Yesus jangan takut kalau ada percobaan. Tuhan tahu kekuatan kita. Baca I Korintus 10:13. Justru waktu kita masuk dalam penderitaan, kita menjadi serupa dengan kematianNya. Dan waktu itulah kita bisa mengalami kuasa kebangkitan Yesus.
Filipi 3:11. Orang-orang yang meninggal dalam Tuhan, jiwa dan rohnya ada di sorga, walaupun tubuhnya masih di bumi. Tetapi nanti waktu Yesus datang kembali, tubuh akan bangkit dalam bentuk yang baru di mana unsur-usur dan elemen-elemen alami tidak bisa menahannya. Bahkan menurut 1 Tesalonika 4:16-17, orang yang mati dalam Tuhan akan bangkit dan berkumpul di angkasa. Jadi tubuh itu akan kebal kepada hukum gravitasi bumi. Tubuh kebangkitan adalah tubuh yang tidak bisa dihalangi oleh elemen-elemen bumi ini dan unsur-unsur di angkasa.
Juga, dalam hidup sekarang ini kita perlu semangat kebangkitan, dalam bhs Yunani disebut 'exanastasis' artinya bangkit kembali. Sebab banyak orang yang mati (dead) Filipi 3:11 = nekros (bhs Yunani) yang juga artinya kematian rohani, oleh karena perbuatan dosa, banyak percobaan, penyakit, kekecewaan, sakit hati, ketidakpuasan, dlsb. Banyak orang Kristen tidak beribadah pada hari Minggu. Itu orang sudah mati rohaninya. Tetapi saya percaya, yang mati rohani bisa dibangkitkan oleh kuasa kebangkitan Yesus.
Efesus 1:19-20. Kita harus selalu mengenal kuasa kebangkitan Kristus, sebab kuasa yang dikerjakanNya dalam membangkitkan Kristus ada dalam hidup setiap orang percaya. Jadi kekuatan yang membangkitkan Yesus dari kematian dan mengangkatNya dari kuburan adalah kekuatan atau energi yang hidup di semua orang yang percaya kepada Yesus. Kuncinya adalah percaya atau iman. Semua ditentukan oleh iman kita.
Saya harap di akhir zaman ini gereja mengalami kehebatan kuasa Tuhan, orang-orang datang kepada Yesus. Pada Ibadah malam hari Jumat yang lalu, seseorang datang kepada saya. Katanya ia melihat Seorang berpakaian putih bercahaya dan menyuruhnya untuk beribadah. Saya mendoakannya dan akhirnya ia terima Yesus. Ia beragama bukan Kristen. Perhatikan, orang ini menerima Yesus tanpa ada orang bersaksi kepadanya. Disinilah kita melihat bahwa sekarang ini kuasa Allah sedang bekerja. Kekristenan tanpa kuasa kebangkitan sama saja dengan agama-agama lain.
I Korintus 15:26. Yang paling ditakuti oleh semua lapisan manusia adalah kematian atau maut. Tetapi justru kebangkitan Yesus mengalahkan maut. Karena itu kita selalu rayakan kebangkitan Kristus. Gereja Perjanjian Baru selalu beribadah pada hari Minggu bukan hari Sabtu atau hari ketujuh atau Sabat sebab pada hari pertama minggu itu yaitu hari Minggu Yesus bangkit. Ibadah Minggu adalah ibadah raya. Karena kebangkitan Yesus, musuh terbesar kita yaitu maut telah dikalahkan. I Korintus 15:55-57
Saya mendorong semua jemaat supaya mengalami kuasa kebangkitan Yesus. Kuasa ini yang membuat anda tetap berdiri dan bersemangat ikut Tuhan. Muliakan Yesus dalam segala keadaan, sebab Yesus yang kita sembah sudah bangkit dan orang-orang percaya juga dibangkitkan oleh Tuhan. Puji Tuhan!
Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu 4 April 2010 (Ibadah Raya II)
| BACA JUGA INI : |