Banner

Mujizat Masih Terjadi Sekarang

2 Raja-raja 5:1

Naaman adalah seorang panglima kerajaan Aram yang selalu berhasil menaklukkan musuh-musuh kerajaan Aram, termasuk kerajaan Israel. Hal itu membuat ia sangat disayangi raja Benhadad. Tetapi di balik prestasinya yang cemerlang, Naaman menderita penyakit kusta. Di dunia ini tidak ada yang sempurna. Setiap manusia selalu ada kelebihan dan kekurangan.

Dalam Alkitab, penyakit kusta adalah penyakit yang timbul karena dosa alias kutukan. Baca Lukas 17:11-12 – orang yang sakit kusta diasingkan dari kelompok masyarakat. Mereka ditempatkan dalam sebuah tempat penampungan. Sebab orang yang kena dengan penderita kusta akan menjadi najis. Karena itulah ketika sepuluh orang kusta memohon kesembuhan dari Yesus, mereka berteriak-teriak dari jauh. Sampai sekarang penyakit ini termasuk penyakit yang sangat ditakuti dan berbahaya. 

Di rumah Naaman ada seorang anak perempuan Israel melayani istri Naaman. Perempuan ini bercerita kepada tuannya tentang nabi besar di Israel yang berkuasa menyembuhkan sakit kusta tuannya. Seorang anak kecil mampu bersaksi tentang kuasa Tuhan kepada keluarga Naaman, non-Yahudi. Di sini kita melihat betapa pentingnya anak-anak kita dididik dan mengenal Firman Tuhan. Om saya di Jakarta bertobat karena anaknya yang paling kecil menyanyikan lagu sekolah minggu di rumah. Roh Kudus menjamah om saya melalui pujian anak kecil itu. Hatinya tersentuh dan bertobat, percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Puji Tuhan! Anak-anak kecil bisa Tuhan pakai menjadi alat kemuliaanNya.

Ketika keluarga Naaman  mendengar berita itu, mereka berdiskusi dan memutuskan untuk bertemu dengan nabi Elisa. Karena Benhadad sayang kepada Naaman, ia mengirim surat kepada  Yoram, raja Israel tentang kedatangan Naaman dan tentu mengharapkan kesembuhan panglimanya itu. 2 Raja-raja 5:7 – Ketika Yoram membaca surat itu, raja mengoyakkan pakaiannya. Sebab menurut Yoram, penyakit itu tidak mungkin sembuh. Kita juga seringkali demikian ; katanya anak Tuhan, orang percaya, tetapi tidak percaya bahwa Tuhan berkuasa menyembuhkan penyakit, tidak percaya bahwa Tuhan berkuasa menyelesaikan segala masalah. Tetapi ingat, percaya kepada Tuhan Yesus mematahkan segala kemustahilan. Markus 9:23 – tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Lukas 1:37 – sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.

Sekitar dua puluh tahun yang lalu muncul benjolan di bagian belakang tubuh saya. Ini disebabkan seorang pemabuk pernah mencubitnya sampai biru dan lama kelamaan mengeras. Setelah diperiksa dokter, tenyata kuku pemabuk itu beracun yang mengakibatkan timbulnya benjolan. Benjolan itu berpotensi menjadi kanker. Bertahun-tahun saya bergumul untuk kesembuhan benjolan ini. Dan suatu saat, ketika makan-minum Perjamuan Kudus, benjolan itu pecah, keluar cairan seperti oli kotor. Selama ini saya bertanya, mungkinkah ini sembuh tanpa operasi. Ternyata mujizat Tuhan terjadi, benjolan itu sembuh tanpa campur-tangan medis. Percaya sepenuhnya kepada Tuhan akan menghasilkan mujizat.

Seorang ibu muda di pelayanan saya divonis dokter mengidap penyakit kusta. Awalnya hanya muncul bintik-bintik merah di kakinya tetapi lama kelamaan bintik itu mengeluarkan nanah. Ia seorang manajer sebuah hotel di Tangerang. Karirnya bagus dan masa depannya masih panjang. Tetapi ajaib, ketika ia makan dan minum Perjamuan Kudus, ia merasakan sesuatu yang hangat mengalir di seluruh tubuhnya. Ternyata itu adalah awal Tuhan menyembuhkannya. Sejak itu, sakit kusta ibu itu berangsur-angsur kering sampai akhirnya sembuh total. Haleluyah.

Ketika Elisa mengetahui kedatangan Naaman, Elisa menyuruhnya untuk mencelupkan dirinya sebanyak tujuh kali di sungai Yordan. 2 Raja-raja 5:9-10. Awalnya Naaman menolak, sebab tidak mungkin seorang Jenderal besar mencelupkan tubuhnya di sungai Yordan. Kenapa tidak disuruh ke sungai Abana dan Parpar, sungai di Damsyik yang lebih layak dari sungai Yordan. Tetapi orang percaya kepada Tuhan harus merendahkan diri. Sebab ketika Naaman tunduk dan melakukan sesuai dengan instruksi Elisa, penyakit Naaman sembuh total. Ketika kita merendahkan diri kepada Tuhan, mujizat pasti terjadi. Doa merupakan salahsatu bentuk dari kerendahan hati kita kepada Tuhan. Berdoa berarti berserah penuh kepada Tuhan.

Saya sangat yakin, bahwa mujizat masih terjadi sampai hari ini. Apabila kita percaya dan merendahkan diri di hadapan Tuhan, maka segala kemustahilan akan menjadi mungkin, dan Tuhan pasti menolong Anda dan menyelesaikan segala persoalan hidupmu. Haleluyah. Tuhan Yesus memberkati kita semua!

Ringkasan Khotbah Pdt. Hanny Rompis (Tangerang, Banten),  19 September 2010 (Ibadah Raya II)

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...