2 TAWARIKH 20:1-3
Dalam ayat di atas kita baca bahwa raja Yosafat menerima informasi tentang kedatangan bani Amon dan bani Moab beserta sepasukan orang Meunim untuk berperang melawan orang Israel. Namun dalam keadaan yang terdesak itu, Yosafat mengambil keputusan yang sangat tepat yaitu mencari Tuhan dengan berpuasa.
Sekarang ini kita sedang berada dalam situasi yang sulit. Banyak orang takut, cemas dan bimbang dalam hidupnya. Kita banyak menyaksikan hal-hal yang mengejutkan, yang sebelumnya mungkin tidak pernah terpikirkan. Sebagai contoh, akhir-akhir ini, orang yang tinggal di Jakarta mengalami kekuatiran, sebab menurut para ahli, setiap tahun tanah kota Jakarta turun 5 centimeter. Dan diprediksi bahwa dalam beberapa tahun ke depan kota Jakarta bisa tenggelam. Tetapi sebagai orang percaya kita yakin bahwa apapun dan sebesar apapun ancaman yang menerpa hidup kita, Tuhan pasti memelihara dan melindungi.
Apabila kita takut kepada Tuhan maka Dia pasti meluputkan kita dari segala ancaman dan bahaya. Hal-hal yang terjadi di depan jangan membuat kita menjadi tawar hari, tetapi yakin selalu bahwa dalam segala situasi dan kondisi Tuhan pasti campur-tangan.
Kota Poso merupakan daerah yang rawan untuk dilalui akibat terjadinya konflik beberapa tahun lalu. Padahal kota Poso merupakan sentral propinsi Sulawesi Tengah, yang harus dilewati apabila bepergian dari satu ke lain tempat. Tetapi puji Tuhan bulan Agustus yang lalu, kami berhasil mengadakan perkemahan atau jambore pemuda GPdI se-Sulawesi Tengah yang dilayani Bapak Gembala Pdt. M.D. Wakkary. Dihadiri banyak jiwa dari penjuru Sulawesi Tengah. Ada 186 orang dibaptis. Puji Tuhan! Di Sulteng memang kita termasuk minoritas tetapi perkemahan itu menjadi terobosan yang luar biasa untuk menjangkau orang-orang muda bagi Tuhan. Sebelumnya kami mendapat ancaman, tetapi sampai akhir acara Tuhan melindungi.
Kisah raja Yosafat di atas begitu menarik karena dengan bulat hati Yosafat mencari Tuhan untuk mengatasi masalah negerinya. Padahal Yosafat begitu luar biasa dalam hidupnya ;
1. Kaya dan terhormat. 2 Tawarikh 18:1
Ternyata di samping sebagai raja Israel, Yosafat adalah seorang yang kaya raya dan terhormat. Terhormat berarti orang yang disegani dan punya pengaruh besar. Tetapi kedua hal itu dikesampingkan Yosafat dalam hidupnya, dan mencari Tuhan dengan berpuasa. Kekayaan tidak selamanya bisa menyelesaikan persoalan. Kerapkali kita berpikir bahwa uang bisa mengatur dan menyelesaikan segalanya. Tetapi bagi Yosafat berbeda, Tuhan yang lebih utama dari segala-hdhd2 TAWARIKH 20:1-3
Dalam ayat di atas kita baca bahwa raja Yosafat menerima informasi tentang kedatangan bani Amon dan bani Moab beserta sepasukan orang Meunim untuk berperang melawan orang Israel. Namun dalam keadaan yang terdesak itu, Yosafat mengambil keputusan yang sangat tepat yaitu mencari Tuhan dengan berpuasa.
Sekarang ini kita sedang berada dalam situasi yang sulit. Banyak orang takut, cemas dan bimbang dalam hidupnya. Kita banyak menyaksikan hal-hal yang mengejutkan, yang sebelumnya mungkin tidak pernah terpikirkan. Sebagai contoh, akhir-akhir ini, orang yang tinggal di Jakarta mengalami kekuatiran, sebab menurut para ahli, setiap tahun tanah kota Jakarta turun 5 centimeter. Dan diprediksi bahwa dalam beberapa tahun ke depan kota Jakarta bisa tenggelam. Tetapi sebagai orang percaya kita yakin bahwa apapun dan sebesar apapun ancaman yang menerpa hidup kita, Tuhan pasti memelihara dan melindungi.
Apabila kita takut kepada Tuhan maka Dia pasti meluputkan kita dari segala ancaman dan bahaya. Hal-hal yang terjadi di depan jangan membuat kita menjadi tawar hari, tetapi yakin selalu bahwa dalam segala situasi dan kondisi Tuhan pasti campur-tangan.
Kota Poso merupakan daerah yang rawan untuk dilalui akibat terjadinya konflik beberapa tahun lalu. Padahal kota Poso merupakan sentral propinsi Sulawesi Tengah, yang harus dilewati apabila bepergian dari satu ke lain tempat. Tetapi puji Tuhan bulan Agustus yang lalu, kami berhasil mengadakan perkemahan atau jambore pemuda GPdI se-Sulawesi Tengah yang dilayani Bapak Gembala Pdt. M.D. Wakkary. Dihadiri banyak jiwa dari penjuru Sulawesi Tengah. Ada 186 orang dibaptis. Puji Tuhan! Di Sulteng memang kita termasuk minoritas tetapi perkemahan itu menjadi terobosan yang luar biasa untuk menjangkau orang-orang muda bagi Tuhan. Sebelumnya kami mendapat ancaman, tetapi sampai akhir acara Tuhan melindungi.
Kisah raja Yosafat di atas begitu menarik karena dengan bulat hati Yosafat mencari Tuhan untuk mengatasi masalah negerinya. Padahal Yosafat begitu luar biasa dalam hidupnya ;
1. Kaya dan terhormat. 2 Tawarikh 18:1
Ternyata di samping sebagai raja Israel, Yosafat adalah seorang yang kaya raya dan terhormat. Terhormat berarti orang yang disegani dan punya pengaruh besar. Tetapi kedua hal itu dikesampingkan Yosafat dalam hidupnya, dan mencari Tuhan dengan berpuasa. Kekayaan tidak selamanya bisa menyelesaikan persoalan. Kerapkali kita berpikir bahwa uang bisa mengatur dan menyelesaikan segalanya. Tetapi bagi Yosafat berbeda, Tuhan yang lebih utama dari segala-galanya. Tanpa uang kita bisa menyelesaikan masalah. Baca Pengkhotbah 9:13-15 – Salomo mengisahkan bahwa orang miskin pernah menyelamatkan kota walaupun kemudian orang itu tidak diingat. Tuhan bisa memakai orang-orang yang tidak punya harta alias miskin untuk melakukan sebuah tugas yang besar. Mungkin karena 'orang kecil' ia tidak terlalu dihiraukan, tetapi tanpa uang ia telah berhasil melakukan perkara yang besar. Yosafat tahu bahwa uang tidak selalu bisa menyelesaikan masalah, tetapi Tuhan berkuasa atas segala bentuk persoalan.
2. Pasukan tentara yang banyak.
Dalam 2 Tawarikh 17:12-19 kita baca bahwa jumlah pasukan tentara Yosafat sekitar 1.160.000 orang. Ini satu jumlah yang sangat banyak. Namun Yosafat tidak mengandalkan pasukannya yang besar. Ia lebih memilih untuk berharap kepada Tuhan daripada mengandalkan pasukan perangnya.
Apa yang anda miliki dalam hidup ini. Mungkin saja harta anda masih sangat jauh dari kekayaan Yosafat. Tetapi bukan kekayaan yang dilihat Tuhan, melainkan bagaimana respon anda dalam menghadapi masalah. Kadangkala ketika masalah datang, kita berpikir keras untuk mencari pertolongan. Tetapi ingat, segala sesuatu yang ada di dunia ini tidak bisa diandalkan. Kekayaan dan kehormatan tidak bisa diandalkan Yosafat, melainkan mencari Tuhan dengan berpuasa.
Ketika menderita sakit, anda bisa mengeluarkan biaya puluhan juta. Tetapi mari belajar untuk mengandalkan Tuhan, menjadikan Tuhan yang utama dalam hidup ini, yang berkuasa menyembuhkan kita dari segala bentuk penyakit. Ini waktunya kita untuk sungguh-sungguh mencari Tuhan dan berharap kepadaNya dalam segala situasi dan kondisi.
Beberapa tahun terakhir ini kami sedang berusaha untuk masuk ke pedalaman Sulawesi Tengah, menjangkau suku-suku yang belum mendengar Injil. Kami harus mengeluarkan tenaga dan dana yang besar untuk bisa menerobos pedalaman Sulawesi Tengah, tetapi kami selalu berserah dan berharap kepada Tuhan, dan Tuhan yang menolong pelayanan kami.
Kekayaan dan kehormatan tidak bisa diandalkan, tetapi tetaplah berharap kepada Tuhan, pandang terus kepada Tuhan. Puji Tuhan! (Pdt. Ariel Palesse, HP 08134136609)
Ringkasan Khotbah Pdt. Ariel Palese (Luwuk, Sulawesi Tengah), Minggu, 17 Oktober 2010 (Ibadah Raya I)
| BACA JUGA INI : |