Banner

Siapa Orang Bodoh

Galatia 3:1

“Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?”

Dalam ayat di atas Paulus dengan keras menegur jemaat Galatia sebab ada satu hal yang sangat prinsip yang harus dikoreksi total di jemaat itu. Dengan otoritas Tuhan Rasul Paulus berkata : Hai orang-orang Galatia yang bodoh! Kenapa Paulus harus begitu keras menegur jemaat Galatia? Sebab mereka sebagai orang percaya telah dipesona dengan keyakinan yang salah. Kata 'mempesona' dalam Alkitab NJKV menggunakan kata 'bewitched' artinya menyihir. Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu? Rupanya ada yang menyihir potret Yesus Kristus yang disalib di mata jemaat Galatia, sehingga kini kuasa salib Kristus menjadi tidak jelas dalam mata jemaat Galatia.

Tahun-tahun terakhir ini orang Kristen menyaksikan film berjudul The Passion of the Christ. Di Film ini sutradara Mel Gibson berhasil membuat satu gambaran yang begitu mengenaskan tentang Yesus yang di salib seperti digambarkan nabi Yesaya dalam kitabnya Pasal 53.

Kenapa jemaat Galatia yang sudah percaya kepada Yesus masih bisa 'disihir'? Padahal orang Kisten yan lahir baru dan sungguh-sungguh bertobat, gambar dan penebusan Yesus Kristus adalah yang paling prinsip dalam kehidupan Kristen. Bahkan Paulus berkata gambar / potret Yesus Kristus sudah terpatri di mata kita. Di jemaat kita di Medan potret salib Kristus selalu dimantabkan melalui perjamuan kudus. Perjamuan Kudus mengingatkan kita akan keselamatan, kesembuhan, kemenangan oleh salib Kristus.

Ternyata di gereja Galatia muncul sebuah pengajaran lain. Awalnya mereka mendapat pengajaran tentang keselamatan hanya oleh Yesus Kristus di salib, tetapi dengan pengajaran yang baru, keselamatan di dalam salib Yesus harus dengan plus-plus atau tambahan-tambahan. Tambahan-tambahan itu adalah torat, sabat, sunat, dll. Sekarang ada juga sebagian gereja mengajar bahwa untuk menerima keselamatan di samping Yesus dapat melalui misalnya bunda Maria, atau Simon Petrus rasul hebat. Ada juga pengajaran berkata bahwa untuk selamat tidak cukup dengan Yesus tetapi harus mengalami pelepasan, harus muntah-muntah dulu, harus ada pengalaman 'aneh-aneh'.

Kalau ada orang percaya kepada Yesus musti ditambah dengan yang lain maka menurut Paulus, orang-orang itu bodoh, tolol, goblok, alias dungu.

Di dunia ini, orang bodoh selalu menjadi budak orang pintar. Amsal 11:29. Karena itu sekarang ini semua orang berusaha untuk meningkatkan SDM (sumber daya manusia). Negara yang kuat ditentukan SDM manusianya. Misalnya, di Indonesia begitu banyak mobil dan sepeda motor. Tetapi sayangnya tidak satu pun dari antara kendaraan itu hasil buatan Indonesia. Semua terdiri dari buatan Jepang, Taiwan, Beijing, Malaysia, Eropah, Amerika.

Iblis juga selalu memakai yang pintar. Kejadian 3:1. Ular merupakan hewan yang paling cerdik dari segala binatang. Karena itu Yesus pernah berkata cerdiklah seperti ular. Iblis bermanifestasi dalam tubuh ular  untuk menipu Adam dan Hawa. Ular itu pintar dan Iblis licik memperalatnya. Iblis punya banyak tipu muslihat. Efesus 6:11. Karena itu anak Tuhan jangan terperangkap dalam siasat Iblis.

Karena itu, kita harus hati-hati, jangan percaya kepada Yesus Kristus tetapi ditambah dengan percaya adat istiadat, tradisi-tradisi, perdukunan, okultisme untuk beroleh selamat. Anak-anak Tuhan harus pandai, cerdas dan cerdik. Kepintaran kita harus didasarkan atas Firman Tuhan.

Setiap orang yang mau mengalami keselamatan dan berkat-berkat Tuhan harus menjaga iman keyakinanmu hanya kepada salib Kristus, tanpa tambahan-tambahan. Kita harus fokus selalu pada Yesus yang disalib. Salib membawa kita kepada keselamatan dan kepada berkat-berkat.

Lukas 24:25 “"Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!”

Ternyata orang yang bodoh menurut Alkitab juga adalah orang yang lamban hatinya percaya kepada Tuhan. Yesus mengatakan ini kepada dua orang muridnya yaitu Kleopas dan istrinya. Suami istri ini percaya kepada Yesus, tetapi Yesus katakan mereka bodoh. Waktu itu Kleopas dan istrinya sedang kebingungan karena tiga hari yang lalu Yesus mati, tetapi baru saja mereka menerima kabar bahwa Yesus sudah bangkit dan hidup (ayat 15). Muka mereka muram padahal ada berita bahwa Yesus hidup (ayat 17). Mereka masih ragu-ragu akan informasi itu dan belum percaya. Karena itu ketika Yesus bersama mereka, Yesus sampaikan bahwa mereka orang bodoh. Disebut bodoh karena hatinya lamban (slow of heart) untuk percaya. Mendengar pengajaran Yesus, melihat mujizat yang dilakukan Yesus, tetapi hatinya lamban untuk percaya kepada janji Tuhan bahwa Yesus akan bangkit hari yang ketiga.

Di dunia sekarang ini semuanya serba cepat. Komunikasi, transportasi, dll. Bahkan ada pepatah berbunyi : 'yang cepat meninggalkan yang lambat.' Di mana-mana terjadi persaingan yang begitu hebat. Tuhan juga mau anak-anak Tuhan supaya menangkap Firman Tuhan dengan cepat. Kita seringkali lambat menerima berkat Tuhan karena lambat percaya, lambat melakukan firman Tuhan. Ini waktunya kita musti merespon Firman Tuhan dengan cepat.

Mazmur 119:60 'Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu.' Kita tidak boleh berlambat lagi, tetapi harus segera berpegang Firman Tuhan. Hidup kita di dunia ini sangat singkat sekali dan segeralah terima firman Tuhan.

Tetapi orang bodoh bisa menjadi pintar. Mazmur 119:130  “Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.” Firman Tuhan yang tersingkap memberikan terang. Firman Tuhan yang tersingkap perlu untuk mengubah yang bodoh menjadi pintar. Sebab Firman Tuhan selalu memberikan jalan keluar.

Beberapa tahun lalu ada beberapa orang ibu di jemaat kita yang buta huruf. Namun kami anjurkan supaya membeli Alkitab. Ternyata waktu dicoba membaca Alkitab, ibu-ibu bisa. Tetapi waktu coba baca koran tidak bisa. Khusus untuk baca Alkitab Tuhan buka matanya. Jadi Firman Tuhan berkuasa membuka mata jasmani apalagi untuk membuka mata rohani. Semua kita bisa dan harus membaca Alkitab sebab Firman Tuhan yang kita baca memproduksi iman.

Efesus 5:17 “Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.” Orang percaya dilarang bodoh. Kita harus pintar yaitu mengerti kehendak Tuhan. Kehendak kita memang banyak sekali, tetapi usahakan selalu untuk melakukan kehendak Tuhan. Sehingga kita bukan menjadi orang-orang bodoh tetapi orang-orang yang diberkati Tuhan dengan kepintaran, dan memahami rahasia Firman Allah. FirmanNya tidak pernah gagal tetapi selalu sukses! Tuhan Yesus memberkati!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu, 31 Oktober 2010 (Ibadah Raya II)

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...