Banner

Ketakutan

Mazmur 56:4-5

Ketakutan bisa dialami oleh semua manusia. Tidak ada posisi atau keadaan tertentu yang bisa menjamin untuk bebas dari ketakutan. Orang kaya, orang miskin, orang pintar, orang bodoh, semuanya bisa mengalami ketakutan.  Bahkan di akhir zaman akan banyak orang yang mati karena ketakutan (Lukas 21:26).

Beberapa fakta tentang ketakutan :

1.   Rasa takut adalah sesuatu yang secara natural ada pada setiap manusia yang normal. Rasa takut adalah sesuatu yang Tuhan berikan untuk kebaikan kita. Sangat berbahaya kalau anda tidak memiliki rasa takut lagi ; anda tidak akan hati-hati di jalan sebab tidak takut tertabrak kendaraan, tidak takut mendekati binatang buas yang siap menerkam anda, dlsb. Orang yang tidak mempunyai rasa takut berarti ada dalam keadaan tidak normal atau sakit. Contoh orang yang rasa takutnya hilang adalah orang yang mabuk alkohol, obat bius atau sedang dikuasai oleh kesombongan. Ia ingin memamerkan kehebatannya sampai  hilang rasa takutnya.

2.   Ketakutan bisa menyebabkan penyakit. Seorang penulis buku di Amerika mencatat bahwa ketakutan bisa menimbulkan berbagai penyakit, seperti kanker, stroke, jantung, dll. Dalam 2 Samuel 25 kita membaca tentang kisah Nabal yang mengalami serangan jantung, lalu stroke, dan meninggal karena diliputi ketakutan ketika mendengar cerita istrinya tentang Daud dan pasukannya yang hendak membunuh Nabal karena kesombongan dan keangkuhannya. Oleh sebab itu jangan mau diintimidasi ketakutan, sebab ketakutan bisa mendatangkan penyakit bahkan kematian.

3.   Ketakutan bisa menular. Apabila anda berjalan malam hari dengan beberapa orang, maka begitu satu orang berlari karena ketakutan maka yang lain pasti ikut berlari. Sebab ketakutan satu orang bisa menular kepada orang lain. Apabila suami atau salah satu dari anggota keluarga sudah diintimidasi dengan rasa ketakutan maka seluruh anggota keluarga bisa diikat oleh ketakutan. Karena itu hati-hati dengan ketakutan.

4.   Ketakutan mengganggu objektivitas kita akan sebuah persoalan. 10 dari 12 pengintai yang mengintai tanah Kanaan kembali dengan ketakutan yang luar biasa. Mereka berkata bahwa penduduk tanah Kanaan adalah keturunan raksasa, dan kami melihat diri kami seperti belalang. Saya yakin, bahwa sebesar apa pun manusia, tidak mungkin manusia lainnya seperti belalang. Mengapa mereka bisa salah menilai ? Karena mereka sudah dikuasai oleh ketakutan. Apabila kita sudah takut atau ditekan oleh ketakutan maka kita tidak bisa lagi objektif menilai sebuah persoalan. Sesuatu yang kecil bisa kita besar-besarkan dan yang besar kita abaikan. Tidak objektif karena sudah diikat dan dipengaruhi oleh katakutan.  

5.   Ketakutan itu sama dengan ateisme. Apabila anda dikuasai ketakutan maka sebenarnya anda sama dengan tidak mempercayai Tuhan yang berkuasa dalam hidup anda. Karena itu jangan biarkan ketakutan menguasai hidup anda.

Beberapa penyebab dasar manusia dikuasai ketakutan :

1.   Karena dosa sudah merambat ke seluruh manusia. Roma 3:23. Sebelum Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, hubungan mereka sangat intim dengan Tuhan. Tetapi setelah berdosa, mereka bersembunyi dari Tuhan. Adam dan Hawa tidak berani bertemu dengan Tuhan. Apabila orang hidup di dalam dosa, ketakutan akan menekan hidupnya. Tidak ada orang yang berbuat dosa merasa bebas dalam hidupnya. Firman Tuhan berkata bahwa di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera (Yesaya 32:17). Karena itu, apabila anda diikat oleh ketakutan, hiduplah dalam kebenaran. Firman Tuhan adalah kebenaran. Orang yang hidup di dalam kebenaran tidak akan mengalami ketakutan, sebab ia tahu ada Tuhan yang membela dan menolong dan tidak pernah meninggalkan.

2.   Karena manusia tidak berkuasa menentukan jalannya sendiri. Yeremia 10:23. Sehebat apapun manusia, tetap manusia itu adalah manusia yang bergantung. Manusia tidak berkuasa menentukan jalannya sendiri. Manusia masih tergantung kepada situasi, keadaan, cuaca, ekonomi, dlsb.  Amsal 27:1. Kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi besok. Ini yang membuat kita menjadi manusia yang tergantung. Untuk itu, bergantunglah kepada hal yang benar dan pasti. Yeremia berkata bahwa biarlah kita bermegah karena kita mengenal dan percaya kepada Tuhan. Yeremia 29:23-24. Jangan bergantung kepada pengetahuan, kekuatan, kekayaan, tetapi bergantunglah sepenuhnya kepada Tuhan. Tuhan tidak melarang anda menjadi kaya, pintar dan kuat, justru Tuhan memberkati kita supaya kita menjadi kaya, pandai dan kuat.  Tetapi yang Tuhan tidak ingini adalah apabila kita berpegang kepada semuanya itu. Karena itu, apabila ketakutan datang, berpeganglah kepada Tuhan.

3.   Karena manusia adalah mahluk yang berubah. Yohanes 21:18. Ada masanya kita muda, kuat, sehat dan banyak hal lainnya yang baik dalam hidup kita. Tetapi jangan lupa bahwa ada waktu di mana kita menjadi tua dan tak berdaya. Segala sesuatu yang kita banggakan tidak selamanya bertahan demikian. Ada yang namanya perubahan. Karena perubahanlah maka banyak orang menjadi takut. Segala sesuatu di dunia ini bisa berubah. Kesehatan bisa berubah, tubuh kita bisa berubah, jabatan bisa berubah, dll. Segala sesuatu dalam dunia ini bisa berubah, tetapi Yesus Kristus tetap sama dulu, kemarin dan sampai selama-lamanya. Ibrani 13:8. Langit dan bumi ini bisa berlalu bahkan lenyap tetapi Firman Tuhan kekal selamanya. Karena itu selama Yesus tidak berubah kita tidak usah takut.

4.   Karena manusia adalah makluk yang terbatas. Ayub 14:1-5. Dunia seringkali berkata bahwa manusia itu adalah mahluk tak terbatas. Tetapi Akitab berkata bahwa manusia adalah mahluk yang terbatas. Karena itu ketika situasi, masalah, persoalan sudah di luar batas kemampuan, kita menjadi takut. Kemampuan dokter terbatas untuk menyembuhkan. Kemampuan orang berhikmat juga terbatas. Tetapi ada satu oknum yang tidak terbatas yaitu Tuhan Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang mahakuasa, maha tahu dan maha hadir. Karena itu tidak ada sesuatu pun persoalan yang tidak bisa diselesaikan oleh Tuhan. Tidak ada satu pun kebutuhan kita yang tidak bisa dicukupkan oleh Tuhan. Tidak ada satu pun yang salah dalam hidup kita yang tidak dapat dibetulkan oleh Tuhan. Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu karena Tuhan Yesus tidak terbatas.

Pemazmur berkata : “Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu; kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut...” Mazmur 56:4-5. Ketika kita takut percayalah kepada Tuhan, percayalah kepada FirmanNya.  Ketika perubahan datang, bergantunglah kepada Tuhan yang tidak berubah. Tuhan pasti menolong dan memberikan kemenangan kepada kita. Amen.

Ringkasan Khotbah Pdt. Edwin Katuuk (San Fransisco, Amerika), Minggu 2 Oktober 2011 (Ibadah Raya IV)

BACA JUGA INI :

Kirim Tanggapan Anda


Banner
image
Image
Sekilas tentang GPdI Maranatha Medan
Senin, 26 Juli 2010
Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan... Baca Selengkapnya...
Image
Sembuh oleh Kuasa DOA
Senin, 16 Januari 2012
Pada hari Sabtu yang lalu, 29 Oktober 2011, saya diserang penyakit yang membuat tubuh saya sebelah kanan (tangan dan kaki) lumpuh. Walaupun dalam keadaan... Baca Selengkapnya...
Image
Firman Tuhan Penuntun Hidupku
Minggu, 30 Januari 2011
Shalom! Saya bergembira mendapat kesempatan baik ini untuk menyaksikan kemurahan Tuhan dan pimpinan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 1992 saya mengalami masalah... Baca Selengkapnya...
Image
DIPILIH DAN DIKASIHI TUHAN
Jumat, 12 November 2010
Tahun 1985 saya sudah melayani bersama beberapa hamba Tuhan di kota Medan. Kemudian saya berangkat Sekolah Alkitab. Setelah lulus Sekolah Alkitab, saya berdoa... Baca Selengkapnya...
Image
Maksimalkan Kekuatan Anti Kanker Brokoli
Sabtu, 13 November 2010
Cara pemasakan brokoli yang salah bisa menyebabkan kandungan pelawan kanker yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini hilang. Namun, kini ada cara yang... Baca Selengkapnya...